Ganti Oli Gardan Mobil, Kapan Dilakukan?

Ganti oli gardan mobil, Sumber: kompas.com

Tidak hanya oli mesin, oli gardan juga memiliki fungsi yang cukup vital dalam rangkaian komponen mobil. Gardan sendiri adalah komponen yang akan meneruskan tenaga putar dari mesin ke poros penggerak serta membedakan gerakan putar poros ban saat berbelok. Fungsi inilah yang menjadi alasan pentingnya ganti oli gardan mobil. Beberapa pengendara barangkali tidak menyadari pentingnya mengganti oli gardan. Pasalnya, mereka lebih familiar dengan oli mesin sehingga penggantian hanya pada oli mesin dianggap sudah cukup.  Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal terkait oli gardan mobil serta akibat jika oli gardan tak kunjung diganti. Simak ulasannya! Masalah Jika Oli Gardan Tidak Diganti Sebagaimana disinggung sebelumnya, oli gardan adalah bagian sistem penggerak yang penting. Selain itu, seperti oli mesin, seiring berjalannya waktu, kualitas oli akan menurun sehingga ganti oli gardan mobil perlu dilakukan. Pertanyaannya, apa yang akan terjadi jika oli gardan ini tidak diganti meskipun sudah waktunya? Suhu mesin yang terlalu panas hingga menyebabkan overheating menjadi dampak pertama yang akan terjadi. Dengan kualitas oli yang sudah menurun, pelumasan tidak bisa dilakukan dengan maksimal. Ketika komponen gardan terus bergesek, maka suhu akan meningkat dan lambat laun suhu akan terlalu tinggi yang menjadi sebab mesin mobil overheat. Tidak hanya itu, penggantian oli gardan mobil yang urung dilakukan juga akan menimbulkan suara bising. Seperti yang diketahui, gardan berisi rangkaian gear yang bergesekan. Nah, jika pelumasan tidak maksimal, suara gesekan akan terdengar dan selain merusak komponen, bunyi yang muncul juga membuat kenyamanan berkendara berkurang.  Ciri Oli Gardan Mobil Harus Segera Diganti Sebenarnya, ada semacam alarm yang bisa dijadikan patokan terkait waktu ganti oli gardan mobil. Beberapa tanda umum yang menjadi ciri oli gardan harus segera diganti agar performa mobil kembali optimal diantaranya adalah: 1. Roda Mobil Susah Dikendalikan Fungsi utama gardan adalah membantu pengendalian mobil, terutama ketika berbelok. Nah, ketika Anda menemukan kasus di mana roda mobil lebih susah dikendalikan, maka Anda perlu peka sekaligus waspada. Bisa jadi, masalah ini muncul karena adanya ketidakberesan di bagian gardan, termasuk oli. Pasalnya, oli dengan kualitas yang buruk tidak bisa melumasi komponen gardan dengan maksimal sehingga poros penggerak tidak optimal dalam bekerja. 2. Muncul Suara Bising Adanya suara bising yang muncul dari kotak gardan juga menjadi ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti dengan segera. Suara bising ini muncul dari gesekan gear dan komponen lain di dalam gardan. Perlu diketahui bahwa selain menjaga suhu yang muncul karena gesekan komponen, oli juga berfungsi untuk meredam suara gesekan. Nah, ketika oli yang berfungsi meredam tadi sudah buruk dan encer, maka suara gesekan komponen transmisi manual mobil tidak teredam dengan baik sehingga terdengar oleh pengendara. 3. Muncul Aroma seperti Terbakar Ciri lain dari oli gardan yang harus segera diganti adalah adanya aroma seperti terbakar yang muncul dari bagian gardan. Bisa jadi, awalnya, aroma yang tercium hanya sesaat saja. Namun, jika tidak segera ditindaklanjuti, aroma terbakar yang muncul akan semakin pekat dengan bau yang tidak enak. Sebenarnya, aroma terbakar ini adalah efek dari suhu yang meningkat di box gardan akibat gesekan komponen poros putar. Dikarenakan oli sudah tidak bisa menurunkan suhu dengan optimal, maka suhu gardan cenderung tinggi dan menyebabkan aroma terbakar muncul. Kondisi ini harus segera ditangani agar komponen gardan nantinya tidak memuai. 4. Stabilitas Mobil Berkurang Dikarenakan pelumasan pada bagian gardan tidak maksimal, stabilitas mobil pun akan berkurang. Ini adalah kondisi yang harus diperhatikan dengan seksama dan harus segera disadari.  Nantinya, ketika stabilitas berkurang, mobil bisa saja berbelok sendiri ketika dikendarai. Alih-alih mendapatkan kenyamanan ketika berkendara, resiko terjadinya masalah saat berkendara termasuk terjadinya kecelakaan pun malah justru meningkat.  Oleh karenanya, ketika Anda merasa stabilitas mobil berkurang terutama mobil yang susah atau sering belok sendiri, segera cek bagian gardan. Bisa jadi, oli gardan yang digunakan sudah tidak layak, berwarna hitam kelam dan cenderung lebih encer.  Beberapa poin di atas adalah ciri umum oli gardan mobil harus segera diganti. Sebagai tambahan, Anda juga sebaiknya segera melakukan ganti oli gardan mobil ketika menemukan gear ratio yang tidak bekerja sebagaimana mestinya terutama untuk mobil dengan transmisi otomatis.  Tips Memilih Oli Gardan Mobil Ketika permasalahan gardan muncul, Anda sebaiknya segera melakukan cek oli gardan mobil kemudian melakukan penggantian. Hanya saja, terkait penggantian, bukan hanya memilih bengkel tune up mobil Jogja yang bisa diandalkan untuk mengembalikan performa mobil, Anda juga harus memilih oli gardan yang tepat. Ada beberapa tips mendasar yang perlu dipertimbangkan ketika hendak memilih oli gardan. Beberapa diantaranya adalah: Dengan beberapa tips di atas, memilih oli gardan akan cenderung lebih mudah. Sebagai tambahan, hindari tergiur dengan harga oli gardan yang terlalu murah. Bisa saja, dengan harga murah yang tidak masuk akal, Anda akan mendapatkan oli yang tidak berkualitas dan bisa merusak komponen gardan.  OJC Auto Service, Solusi Masalah Mobil Anda! Dengan fungsinya yang penting, penggantian oli gardan mutlak perlu dilakukan secara berkala. Hanya saja, karena posisi gardan yang berada di kolong mobil dan perlunya kunci khusus untuk membukanya, tidak setiap pemilik mobil bisa melakukan penggantian oli gardan sendiri. Nah, tak perlu bingung, OJC Auto Service hadir memberikan solusi yang tepat untuk Anda. Kami adalah penyedia layanan servis mobil yang siap membantu berbagai masalah terkait mobil. Tidak hanya melakukan penggantian oli gardan saja, kami pun juga siap untuk memperbaiki berbagai kerusakan pada mobil yang terjadi. Dengan biaya ganti oli gardan mobil serta perbaikan yang terjangkau, Anda tidak perlu menyiapkan budget yang terlalu banyak. Selain itu, ditunjang dengan mekanik berpengalaman yang bisa diandalkan, tentu saja, kami bisa menyelesaikan berbagai pekerjaan terkait perbaikan mobil dengan lebih cepat. Anda pun akan mendapatkan garansi pada setiap pengerjaan untuk memastikan kepuasan. Jadi, tunggu apalagi, segera hubungi CS kami dan mobil Anda akan langsung digarap dengan cermat!

Wajib Tahu! Ini Ciri Busi Mobil Lemah dan Harus Segera Diganti

Ciri busi mobil lemah, Sumber: hondaanugerahsejahtera.co.id

Sedang bingung kenapa mobil yang biasanya mudah di-starter tiba-tiba susah nyala terutama di pagi hari saat hendak menghidupkan pertama kali? Bisa jadi, itu adalah ciri busi mobil lemah dan menjadi biang masalah kenapa mesin mobil tak kunjung nyala. Anda tentu sudah tahu bahwa busi menjadi salah satu komponen penting terkait mesin mobil. Tanpa adanya komponen ini, mesin tidak akan menyala dan mobil pun tidak bisa dikendarai. Hanya saja, seiring waktu pemakaian, busi akan mulai aus dan fungsinya pun akan melemah. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa ciri busi mobil lemah. Dengan mengetahui ciri yang dimaksud, tentu Anda nantinya akan terhindar dari masalah mesin mobil brebet saat digas ataupun mesin mobil yang susah dinyalakan. Pentingnya Fungsi Busi pada Mobil Pengendara awam mungkin hanya mengetahui fungsi busi sekadar untuk menyalakan mesin mobil saja. Padahal, lebih dari itu, busi sebenarnya memiliki fungsi lain yang tidak kalah penting serta berpengaruh pada bagaimana performa mobil akan tercipta. Salah satu fungsi penting busi terkait performa adalah menjaga kestabilan mesin mobil. Ketika busi masih berfungsi baik, maka laju mobil pun akan cenderung lebih stabil. Misalnya, ketika mesin mobil dihidupkan, maka deru mesin pun akan langsung terdengar. Ini juga umumnya berlaku pada mesin motor hingga mesin bus. Tak hanya itu, ketika mobil dijalankan, maka mesin bisa berfungsi dengan sangat baik. Berbagai masalah mesin mobil seperti mesin yang tersendat ataupun mesin yang brebet ketika digas tidak akan terjadi. Anda sebagai pengendara pun bisa mengendarai mobil dengan lebih nyaman.  Ciri Busi Mobil Lemah yang Perlu Diketahui Seperti disinggung sebelumnya, ketika busi sudah digunakan dalam waktu yang cukup lama, maka secara umum kondisinya pun akan menurun dan busi akan melemah. Hanya saja, terkadang, pengendara tidak mengindahkan ciri busi mobil lemah dan ketika sadar, permasalahan yang terjadi jauh lebih rumit. Ada beberapa hal yang sebenarnya menjadi ciri umum busi mobil mulai melemah. Beberapa diantaranya adalah: 1. Akselerasi yang Terhambat Ciri busi mobil lemah yang pertama adalah akselerasi yang terhambat. Bahkan, tak hanya itu, jalannya mobil pun terasa lebih lambat terutama ketika Anda mengendarai mobil kesayangan melewati jalanan yang cenderung menanjak. Akselerasi yang terasa berat meskipun Anda tidak memiliki muatan yang terlalu banyak harus dijadikan patokan. Apabila kondisi ini terus saja berulang dan tenaga mobil ngempos saat digas, maka Anda harus melakukan pengecekan terutama pada busi. Sebelumnya sudah dibahas bahwa busi berpengaruh pada performa mobil secara umum. Nah, efek busi lemah pada mobil ini bisa terjadi karena kondisi busi yang memang sudah tidak prima karena termakan usia pemakaian. 2. Bahan Bakar yang Lebih Boros Ciri lain dari busi mobil yang melemah adalah bahan bakar yang lebih boros. Memang, secara langsung, busi tidak menjadi sebab utama masalah bahan bakar yang lebih cepat habis ini. Pasalnya, ada sebab lain yang lebih umum seperti filter udara yang sudah kotor, mesin yang bermasalah atau bahkan adanya kebocoran pada sistem bahan bakar. Nah, kondisi inilah yang terkadang membuat pengendara tidak sadar akan kondisi busi yang ada di dalam kap mobil mereka. Atau, bisa jadi, pengendara juga menganggap masalah busi mobil mati satu bukanlah hal yang urgen. Padahal, apabila kondisi ini tidak segera ditangani, efek yang lebih buruk bisa terjadi. Bukan hanya bahan bakar yang akan jauh lebih boros, performa mobil pun akan menurun dan efeknya komponen mesin mobil bisa terkena imbas. 3. Mobil Susah Dihidupkan Mobil yang susah dihidupkan juga menjadi tanda busi mobil harus diganti. Terlebih, ketika Anda hendak menghidupkan mobil pertama kali di pagi hari. Kondisi mesin yang lebih dingin karena semalaman tidak dipakai juga menjadi sebab kenapa mesin mobil lebih susah menyala. Seperti diketahui, fungsi busi adalah menghasilkan percikan api yang akan bercampur dengan bahan bakar sehingga pembakaran di bagian mesin mobil akan terjadi. Tentu, terjadinya pembakaran inilah yang membuat mesin mobil menyala dan mobil siap untuk dikendarai. Ketika busi mobil lemah, maka bunga atau percikan api akan muncul dengan intensitas dan ukuran yang rendah. Kondisi inilah yang membuat pembakaran urung terjadi dan mesin lebih susah menyala.  Selain beberapa poin di atas, ciri busi mobil lemah lainnya adalah mobil yang kurang responsif sehingga tarikan mobil pun akan terasa lebih berat. Juga, warna busi yang cenderung lebih gelap merupakan tanda jika busi harus segera diganti.  Memilih Busi yang Tepat, Apa Pertimbangannya? Ketika menemukan ciri busi mobil lemah dan mengganggu performa mesin mobil, tak ada cara lain yang bisa dilakukan kecuali melakukan penggantian busi. Dengan penggantian yang dilakukan, permasalahan pengapian mobil akan teratasi dan performa mobil pun akan kembali lancar. Hanya saja, Anda perlu selektif dalam memilih busi yang tepat agar manfaat yang didapatkan pun juga optimal.  Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika hendak memilih produk busi yang tepat untuk mobil kesayangan. Beberapa diantaranya adalah: Sebagai tambahan, ada baiknya jika Anda juga memilih produk busi dengan brand yang terkenal untuk mendapatkan jaminan kualitas. Serta, terkait penggantian, ada baiknya jika Anda melakukan penggantian busi sekaligus, bukan satu per satu. Perbaikan Mobil Berkualitas Hanya di OJC Auto Service Masalah busi yang lemah tidak bisa dianggap sepele. Jika Anda tidak mengindahkan kondisi ini, bisa jadi kerusakan mobil akan menjalar dan Anda pun nantinya harus mempersiapkan dana perbaikan yang jauh lebih banyak. Bahkan, perbaikan pun mungkin akan selesai dalam waktu berhari-hari. Nah, berbincang tentang masalah mobil, OJC Auto Service hadir sebagai solusi yang tepat. Kami adalah penyedia layanan perbaikan kerusakan mobil yang bisa diandalkan. Tak hanya membantu Anda mengganti busi yang aus, kami juga siap melakukan berbagai kerusakan mobil lainnya tanpa terkecuali. Dikenal sebagai penyedia layanan tune up mobil Jogja terpercaya, kami senantiasa mengutamakan kepuasan pelanggan dalam setiap pelayanan. Selain menawarkan layanan perbaikan mobil dengan harga terjangkau, kami juga memberikan garansi yang mudah diklaim pada setiap pelanggan. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi CS kami dan lakukan perbaikan mobil sesegera mungkin sebelum kerusakan semakin parah!

Tanda Radiator Mobil Bocor, Harus Diwaspadai!

Radiator mobil bocor, Sumber: moservice.id

Memang, masalah radiator mobil bocor menjadi permasalahan mobil yang kerap terjadi. Sayangnya, tidak sedikit pengemudi yang tidak menyadari masalah ini. Mereka tidak bisa membaca tanda-tanda radiator yang bocor dan terkesan membiarkannya hingga efek yang lebih buruk pun terjadi. Sebagaimana diketahui, radiator termasuk salah satu bagian mesin mobil yang cukup penting. Komponen yang berisi water coolant ini berfungsi untuk membantu menurunkan suhu mesin ketika mesin bekerja. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa tanda radiator mobil bocor yang perlu diperhatikan dengan seksama. Tentu, ketika Anda mengetahui beberapa tanda bocornya radiator, Anda bisa melakukan tindakan yang cermat dengan lebih cepat. Sebab Umum Kenapa Radiator Mobil Bocor Layaknya komponen mobil pada umumnya, radiator pun akan mengalami penurunan kondisi seiring waktu penggunaan. Hanya saja, perihal radiator yang bocor, ada beberapa hal yang menjadi biang masalah ini.  Adapun beberapa sebab umum dari masalah kebocoran radiator diantaranya adalah: 1. Terjadinya Korosi Korosi menjadi sebab pertama kenapa radiator mobil bocor. Perlu disadari bahwa radiator terbuat dari logam. Selain itu, dalam fungsinya, komponen yang satu ini akan mengalami kontak dengan air dan udara dalam waktu yang lama. Nah, kondisi ini lambat laun akan menyebabkan korosi. Nantinya, apabila tidak ditanggulangi dengan segera, korosi yang terjadi akan merusak dinding bagian dalam radiator dan kebocoran radiator tak bisa dihindarkan. 2. Saluran Output yang Tersumbat Hal lain yang menjadi biang masalah radiator adalah tersumbatnya saluran output. Debu dan kotoran yang menumpuk terlalu lama bisa menyumbat saluran radiator sehingga nantinya bisa menyebabkan kebocoran. Terkait hal ini, saluran yang tersumbat akan membuat cairan radiator tertahan. Jika hal ini terus terjadi, maka cairan radiator akan rembes ke komponen lainnya yang menyebabkan kebocoran. Bahkan, dalam kondisi yang lebih parah, radiator bisa meledak. 3. Kualitas Water Coolant yang Buruk Satu lagi penyebab radiator mobil bocor adalah water coolant atau air radiator yang buruk. Tidak sedikit pengemudi yang tak mengindahkan hal ini dan menggunakan air radiator asal-asalan. Bahkan, air biasa saja.  Padahal, perlu dipahami bahwa kualitas air radiator akan berpengaruh pada kondisi radiator mobil. Pasalnya, air radiator dengan kualitas yang buruk tidak mampu menyerap suhu panas mesin dengan optimal. Hal inilah yang membuat suhu panas akan merembet dan pada nantinya akan membuat radiator menjadi lebih rapuh. Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi biang masalah radiator mobil bocor. Sebagai tambahan, masalah ini juga bisa saja terjadi karena adanya benturan pada mobil yang menyebabkan bagian radiator penyok atau rusak. Tanda Radiator Mobil Bocor yang Perlu Diperhatikan Masalah radiator mobil bocor sebenarnya muncul disertai tanda-tanda. Sayangnya, sebagaimana yang disinggung sebelumnya, pengemudi kerap kali tidak menyadari tanda yang muncul. Terkait tanda radiator mobil yang bocor, ada beberapa tanda umum yang kerap muncul. Beberapa tanda yang dimaksud diantaranya adalah: 1. Mobil Kerap Mengalami Overheating Kondisi mesin mobil overheat berulang kali menjadi tanda umum masalah radiator mobil bocor. Ini merupakan kondisi di mana mesin mobil mengalami panas yang berlebihan terutama ketika Anda berkendara dalam jarak yang cukup jauh. Ketika mesin mobil terlalu panas, bisa jadi mesin mobil akan mengalami masalah bahkan tiba-tiba macet. Oleh karenanya, ketika mengalami masalah ini, Anda sebaiknya segera melakukan pengecekan karena radiator mobil bocor di jalan yang tak segera diperbaiki akan merepotkan nantinya. 2. Air Radiator yang Kerap Habis Sebenarnya, apabila radiator mobil berfungsi optimal, air radiator atau water coolant bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama. Namun, apabila Anda mengalami air radiator yang cenderung cepat habis meskipun belum lama diisi, maka Anda perlu waspada dan melakukan pengecekan pada kondisi radiator. Adanya kebocoran yang terjadi pada bagian radiator akan membuat air radiator rembes. Ditambah dengan suhu mesin mobil yang tinggi dan memerlukan pendinginan, air radiator yang menyusut akan menguap sehingga habis lebih cepat. 3. Tetesan Air di Bawah Bumper Adanya tetesan air di bagian bawah bumper juga menjadi tanda kebocoran yang terjadi pada radiator. Beberapa pengemudi kerap salah sangka dan mengira bahwa air tersebut berasal dari AC mobil. Padahal, air AC umumnya berada di bawah dashboard. Jika Anda menemukan air di bawah bumper, cek kondisi radiator mobil Anda. Bisa jadi, ada bagian radiator yang bocor sehingga air yang seharusnya tertahan di dalam radiator dan berfungsi untuk mendinginkan suhu mesin yang panas akan keluar dari lubang kebocoran tersebut. Beberapa tanda di atas perlu diperhatikan dengan seksama agar nantinya Anda bisa melakukan penanganan dengan tepat dan cepat. Perlu diingat bahwa permasalahan radiator ini juga menjadi penyebab mobil boros bahan bakar karena suhu mesin yang cenderung panas dan tidak bisa diinginkan.  Apa yang Harus Dilakukan saat Radiator Bocor? Ketika menyadari tanda radiator mobil bocor ketika berkendara, tidak sedikit pengemudi yang merasa panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Kondisi ini sebenarnya wajar saja, terutama ketika menemukan mesin mobil yang sangat panas dan performa mobil yang turun drastis. Nah, pertanyaan yang muncul kemudian adalah apa yang harus dilakukan ketika menyadari radiator mobil bocor? Jika Anda menemukan masalah radiator mobil bocor di jalan, maka solusi awal yang bisa dilakukan adalah berkendara secara perlahan. Mengurangi kecepatan mobil bisa menjadi solusi yang cukup tepat agar kebocoran setidaknya tidak menjadi semakin parah. Serta, air radiator pun bisa tertahan dan tidak segera habis. Hanya saja, tentu, Anda tidak boleh berlama-lama dengan kondisi ini. Pasalnya, cara mengatasi radiator mobil bocor yang bisa dilakukan adalah melakukan perbaikan. Ibarat ban tubeless yang bocor, meskipun ban tersebut bisa menahan udara namun tetap saja harus segera ditambal. Perbaikan pada radiator yang bocor memerlukan waktu yang berbeda-beda tergantung kerusakan yang terjadi. Oleh karenanya, ada baiknya jika Anda memilih bengkel perbaikan dengan selektif agar perbaikan yang dilakukan bisa lebih cepat dengan hasil yang optimal. OJC Auto Service, Solusi Masalah Radiator Mobil Anda! Jika Anda hendak melakukan perbaikan kebocoran radiator mobil, OJC Auto Service siap membantu Anda dengan segera. Berbekal pengalaman bertahun-tahun dan ditunjang dengan mekanik yang handal di bidangnya, kami siap memperbaiki kerusakan radiator mobil Anda dengan cepat dan tuntas. Tidak hanya itu, dikenal sebagai penyedia layanan tune up mobil Jogja terpercaya, kami senantiasa memberikan garansi pada setiap pengerjaan perbaikan. Dengan garansi yang diberikan, Anda bisa melakukan komplain jika menemukan perbaikan yang optimal dan kami akan memperbaikinya tanpa perlu tambahan biaya. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi CS OJC Auto Service dan … Read more

Penting Diketahui, Ini Tanda Power Steering Bermasalah!

Power steering bermasalah, Sumber: astra.co.id

Berbincang tentang kemudi mobil. power steering menjadi komponen penting yang tidak bisa dinafikan. Hadirnya power steering akan memudahkan pengemudi memutar setir dan menggerakkan roda. Oleh karenanya, pentingnya komponen ini membuat pengetahuan tentang tanda power steering bermasalah juga menjadi penting. Layaknya komponen mobil lainnya, seiring waktu penggunaan, power steering pun akan bermasalah. Hanya saja, jika Anda sebagai pengemudi mampu membaca tanda-tanda kerusakan sejak awal, maka kerusakan power steering yang parah pun tidak akan terjadi. Anda nantinya juga terhindar dari biaya perbaikan yang membengkak. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa tanda power steering bermasalah yang perlu dicermati. Apa saja? Simak ulasannya! Tanda Umum Power Steering Mobil Bermasalah Sebagaimana disinggung sebelumnya, bisa dikatakan jika power steering cukup berpengaruh pada kenyamanan berkendara. Dengan power steering yang bekerja dengan baik, tentu Anda akan merasakan perjalanan yang lebih menyenangkan dan tak terlalu melelahkan. Terkait kerusakan pada power steering, ada beberapa tanda umum yang bisa dijadikan peringatan awal untuk melakukan pengecekan. Beberapa tanda yang dimaksud diantaranya adalah: 1. Kemudi yang Terasa Lebih Berat Salah satu tanda power steering bermasalah yang paling awal muncul adalah kemudi mobil yang terasa lebih berat. Kita tahu bahwa hadirnya power steering adalah untuk meringankan proses kemudi sehingga mobil bisa dikendalikan dengan baik.  Nah, jika suatu hari Anda mendapati kemudi yang terasa lebih berat dari biasanya, Anda perlu memperhatikan kondisi power steering. Pada sistem kemudi hidrolik, bisa jadi ada bagian dari sistem hidrolik yang bocor seperti tabung reservoir. Sedangkan pada kemudi elektrik, bisa jadi kerusakan terjadi pada bagian motor listrik.  2. Posisi Setir yang Miring Selain masalah power steering berat, tanda power steering bermasalah lainnya adalah posisi setir mobil yang lebih miring daripada sebelumnya. Tentu saja, kondisi ini akan membuat mobil cenderung lebih susah untuk dikendalikan. Bahkan, di sisi lain kondisi ini akan meningkatkan resiko terjadinya masalah termasuk kecelakaan saat berkendara.  Awalnya, bisa jadi ada kerusakan pada bagian fan belt dan pengemudi tidak menyadarinya. Komponen fan belt yang rusak dan tidak segera diganti bisa menyebabkan power steering bermasalah dan akhirnya rusak. Hanya saja, perlu diperhatikan pula bahwa posisi setir yang miring juga menjadi tanda adanya masalah pada sumbu roda atau kaki-kaki. Apabila hal ini terjadi, maka melakukan spooring ban mobil menjadi solusi yang sebaiknya dilakukan. 3. Munculnya Suara Apabila ketika berkendara Anda mendengar suara yang aneh berasal dari roda kemudi, bisa jadi hal tersebut adalah tanda adanya masalah pada power steering. Pasalnya, ketika power steering bermasalah, akan terjadi gesekan antar komponen. Hal inilah yang membuat suara aneh muncul disertai dengan decit yang semakin keras ketika roda kemudi dibelokkan.  Memang, beberapa pengemudi kerap tidak mempersoalkan hal ini. Pasalnya, mereka mengira bahwa hal tersebut adalah rem mobil bunyi dikarenakan kondisi sistem roda yang basah karena air hujan. Padahal, keduanya merupakan hal yang berbeda. Oleh karenanya, ada baiknya jika Anda melakukan cek dan ricek secara mendalam untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. 4. Ban Tepos Tidak Rata Hal lain yang juga menjadi tanda power steering bermasalah adalah ban mengalami tepos atau gundul dengan kondisi yang tidak rata. Memang, dikarenakan gesekan dengan jalan selama kurun waktu tertentu, pada masanya ban akan terkikis dan gundul. Hanya saja, jika kerusakan ban terjadi hanya pada satu sisi atau tidak rata, maka hal tersebut perlu diteliti. Kondisi ban yang tepos dan tidak rata ini adalah indikasi adanya ketidakseimbangan pada tekanan roda yang tidak seimbang. Nah, tekanan yang tidak rata ini bisa terjadi karena adanya kerusakan pada power steering. Biasanya, bagian ban yang akan habis duluan adalah bagian tepi luar ban. 5. Adanya Kebocoran Oli di Ruang Mesin Satu lagi tanda power steering bermasalah yang perlu diperhatikan adalah adanya kebocoran oli power steering yang terjadi di ruang mesin. Kondisi ini tentu merupakan tanda yang jelas jika ada permasalahan yang cukup serius pada komponen power steering. Bisa jadi, ada salah satu komponen yang retak sehingga oli keluar dari celah-celah. Terkait hal ini, apabila Anda menemukan oli power steering yang rembes, maka segera lakukan pengecekan dan perbaikan. Pasalnya, jika tidak dilakukan, kerusakan yang terjadi akan semakin parah dan biaya perbaikan power steering yang harus dikeluarkan pun akan cenderung meningkat. Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi tanda umum power steering yang bermasalah. Sebagai tambahan, kerusakan power steering juga bisa diketahui ketika Anda merasa jika tingkat responsif kemudi cenderung menurun meskipun Anda berkendara di jalanan yang relatif lurus.  Apa yang Menyebabkan Power Steering Bermasalah? Masalah yang terjadi pada power steering tentu tidak bisa dianggap remeh. Kerusakan yang dibiarkan tidak hanya akan mengurangi kenyamanan saat berkendara saja, melainkan juga meningkatkan resiko terjadinya permasalahan di jalan.  Ada beberapa penyebab power steering rusak yang menjadi biang masalah dan terkadang tidak disadari. Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah: Selain beberapa poin di atas, masalah pada power steering terkadang juga diakibatkan oleh pembiaran yang dilakukan pada rak kemudi yang rusak. Padahal, rak kemudi merupakan bagian utama yang terhubung secara langsung dengan power steering. Lakukan Perbaikan Power Steering di OJC Auto Service Apabila tanda power steering bermasalah muncul dan diketahui, maka langkah tepat yang harus Anda ambil adalah melakukan perbaikan. Dengan perbaikan yang dilakukan sesegera mungkin, kerusakan yang terjadi tentu bisa ditanggulangi dan tidak akan semakin parah. Nah, untuk perbaikan kerusakan power steering Anda, OJC Auto Service siap memberikan bantuan dengan maksimal. Dengan peralatan lengkap dan mekanik yang berpengalaman di bidangnya, berbagai kerusakan power steering Anda bisa ditangani dengan cermat, tepat dan cepat. Tidak hanya itu, sebagai salah satu service mobil Jogja, tentu kami senantiasa berorientasi pada kepuasan pelanggan. Untuk setiap pelayanan, kami akan berusaha menyelesaikannya dalam waktu singkat. Serta, kami senantiasa berusaha menghadirkan layanan terbaik dengan harga terjangkau dan garansi kepuasan. Jadi, tunggu apalagi, segera hubungi CS OJC Auto Service dan kami siap melayani Anda sepenuh hati!

Mesin Diesel Mobil Masuk Angin, Apa Gejalanya?

Mesin diesel, Sumber: megainsurance.co.id

Pernahkah Anda merasa tiba-tiba mobil diesel di rumah susah dinyalakan ketika hendak dipanasi di pagi hari? Bisa jadi, mesin diesel mobil tersebut mengalami masuk angin. Tentu saja, masuk angin hanyalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mesin yang tiba-tiba ngadat tersebut. Seperti diketahui, mesin diesel memiliki karakteristik yang berbeda dengan mesin bensin. Oleh karenanya, tidak hanya penggunaan jenis bahan bakar saja yang dibedakan, permasalahan dan cara mengatasi masalah pada mesin diesel mobil pun juga berbeda. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas apa yang membuat mesin diesel mobil masuk angin dan bagaimana cara untuk mengatasi masalah ini. Simak ulasan selengkapnya! Penyebab Mesin Diesel Mobil Masuk Angin Istilah masuk angin pada permasalahan mesin diesel mobil sebenarnya mengacu pada adanya angin yang masuk dan bercampur dalam tangki bahan bakar. Angin inilah yang secara tidak langsung membuat mesin mobil susah menyala. Tidak hanya itu, ketika mobil dikendarai, masalah ini akan membuat performa mobil cenderung loyo dan tidak optimal. Ada beberapa hal yang menjadi biang masalah mesin diesel mobil ini, diantaranya: 1. Tangki Bahan Bakar yang Kosong Masalah mesin diesel yang masuk angin bisa jadi diawali hal yang sepele, yaitu tangki bahan bakar yang kosong. Dalam hal ini, indikator bahan bakar pada panel di dashboard mungkin sudah menunjukkan bahan bakar kurang dari setengah. Hanya saja, pengendara membiarkan hal tersebut karena menyangka masih aman saja. Nah, kondisi ruang bahan bakar yang kosong ini akan terisi angin. Semakin lama, angin yang mengisi akan semakin banyak. Nantinya, ketika angin tersedot oleh pompa injeksi, angin tersebut akan menghambat proses pembakaran dan membuat mesin mobil masuk angin. 2. Kesalahan Penggantian Komponen Sistem Bahan Bakar Memang, komponen mesin diesel memiliki waktu pemakaian dan harus diganti ketika mengalami kerusakan, termasuk komponen pada sistem bahan bakar. Ketika ada komponen dari sistem ini yang rusak, bisa jadi proses pembakaran di mesin tidak akan stabil dan performa mobil diesel pun akan menurun cukup drastis. Tidak hanya itu, penggantian komponen sistem bahan bakar yang serampangan pun menjadi sebab kenapa mesin diesel mobil masuk angin. Misalnya saja, Anda melakukan penggantian pada salah satu komponen. Namun, dalam proses penggantian tersebut Anda tidak melepas komponen lainnya seperti injektor, selang nozzle ataupun filter bahan bakar. Kesalahan penggantian ini juga menjadi salah satu penyebab mobil boros bahan bakar. Padahal, jika dibandingkan, seharusnya mobil dengan mesin diesel memiliki pemakaian bahan bakar yang lebih irit.   3. Membuang Air pada Water Sedimenter Satu lagi hal yang menjadi biang masalah mesin diesel mobil masuk angin adalah Anda membuang air yang terdapat dalam penampungan atau water sedimenter. Bisa jadi, hal tersebut terjadi karena ketidaktahuan. Perlu dipahami bahwa komponen yang satu ini pada dasarnya harus senantiasa penuh dengan air. Tidak hanya itu, ketika Anda menemukan jumlah air di bak penampungan ini berkurang cukup drastis, maka Anda harus segera mengisinya untuk memastikan mesin mobil diesel bisa bekerja dengan baik. Beberapa poin di atas adalah sebab umum kenapa mesin mobil diesel bisa masuk angin dan efeknya susah untuk dinyalakan. Perlu diingat bahwa perbedaan cara kerja mesin diesel membuat perawatan mesin mobil ini juga berbeda.  Cara Mencegah Mesin Diesel Mobil Masuk Angin Masalah mesin diesel mobil masuk angin memang akan sangat mengganggu. Terlebih, jika Anda hendak menggunakan mobil tersebut untuk perjalanan dalam jarak yang cukup jauh dan durasi mengendara yang lama. Oleh karenanya, melakukan pencegahan masalah ini adalah langkah tepat untuk dilakukan agar nantinya mesin mobil tidak terkendala dan tetap bekerja dengan optimal. Adapun beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan diantaranya adalah: 1. Melakukan Penggantian Filter Bahan Bakar secara Berkala Langkah awal yang cukup efektif untuk mencegah masalah masuk angin pada mesin diesel mobil Anda adalah melakukan penggantian filter bahan bakar secara berkala. Perlu dicermati bahwa filter bahan bakar memiliki fungsi penting untuk menyaring debu dan kotoran lainnya agar tidak masuk dalam ruang pembakaran. Jika filter bahan bakar kotor, maka debu atau kotoran lainnya akan masuk dalam ruang pembakaran. Hasilnya, ada sumbatan aliran bahan bakar di dalam mesin yang menyebabkan mesin diesel tidak mau menyala. 2. Melakukan Bleeding Seperti yang disinggung sebelumnya, masalah mesin diesel yang masuk angin disebabkan karena adanya udara yang masuk di dalam sistem pembakaran. Nah, pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana cara mengeluarkan udara tersebut agar mesin mobil bisa bekerja dengan optimal lagi? Jawabannya adalah dengan melakukan bleeding. Dalam pengertian singkat, bleeding adalah upaya yang dilakukan dengan cara memompa nozzle untuk mengeluarkan udara. Dengan proses ini, udara yang ada di dalam sistem akan terlepas dan Anda bisa melakukan perbaikan lanjutan jika diperlukan. Hanya saja, memang, untuk melakukan bleeding, ada beberapa peralatan khusus yang diperlukan. Serta, perlu ketelitian untuk membuka dan memasang kembali nozzle mesin diesel.  3. Melakukan Servis Berkala Agar mesin mobil diesel Anda tidak masuk angin dan tetap bekerja dengan optimal, melakukan servis secara berkala adalah opsi yang harus Anda ambil. Ya, servis berkala secara umum akan memastikan bahwa mobil Anda tidak mengalami masalah ketika hendak digunakan. Tidak hanya itu, fungsi tune up mobil juga cukup krusial untuk memastikan setiap komponen mobil, terutama mesin bekerja sebagaimana mestinya. Dengan pemeriksaan yang mendalam, mekanik nantinya bisa mengetahui bagaimana kondisi riil mesin mobil Anda dan menemukan apakah ada komponen tertentu yang harus segera diganti.  Beberapa hal di atas bisa menjadi tindakan pencegahan awal yang perlu Anda lakukan. Dengan melakukan tindakan pencegahan, bisa dikatakan Anda berada di langkah yang tepat untuk mengantisipasi kerusakan. Pun ketika terjadi kerusakan, perbaikan yang perlu dilakukan tidak terlalu masif.  Lakukan Perbaikan Mesin Diesel di OJC Auto Service Proses perbaikan mesin diesel yang memerlukan kecermatan dan pengetahuan membuat pengerjaan masalah ini tidak bisa dilakukan setiap orang. Nah, OJC Auto Service hadir sebagai solusi dari setiap permasalahan Anda terkait otomotif, termasuk masalah mesin mobil diesel yang masuk angin. Berbekal mekanik yang handal di bidangnya dan pengalaman selama bertahun-tahun, kami siap membantu Anda memperbaiki setiap kerusakan mobil. Tentu saja, setiap pengerjaan perbaikan akan dilakukan dengan cermat dan teliti untuk memastikan hasil yang maksimal. Tidak hanya itu, sebagai penyedia layanan tune up mobil Jogja terpercaya, kami memberikan garansi pengerjaan pada setiap konsumen. Artinya, jika Anda mengalami kendala yang sama setelah proses pengerjaan, kami bersedia melakukan perbaikan ulang tanpa adanya tambahan biaya. Jadi, tunggu apalagi, segera booking layanan … Read more

Tak Boleh Dianggap Remeh, Ini 5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis!

Kampas kopling habis, Sumber: qoala.app

Mengetahui tanda kampas kopling mobil habis bagi seorang pengendar sebenarnya adalah hal yang cukup krusial. Pasalnya, kampas kopling akan sangat berpengaruh padpa kenyamanan berkendara baik pada mobil dengan tipe transmisi manual maupun otomatis. Hanya saja, terkadang pengendara abai terkait hal ini. Dikarenakan pemahaman tentang komponen mobil yang terbatas atau prasangka bahwa penggantian oli lebih penting daripada kampas kopling, kondisi kampas kopling yang habis tidak dipikirkan. Padahal, jika kampas kopling habis, ada banyak kendala yang akan terjadi saat berkendara.  Sekilas Tentang Kampas Kopling dan Fungsinya Dalam pengertian singkat, kampas kopling merupakan komponen dalam sistem kopling yang akan menghubungkan atau memutuskan transmisi daya antara mesin dan transmisi pada mobil. Sistem ini memungkinkan pengendara untuk mengganti gigi atau juga menghentikan aliran daya dari transmisi saat berkendara. Letak kampas kopling ada di antara mesin dan transmisi. Seperti disinggung sebelumnya, prinsip kerja komponen ini adalah menghubungkan dan memutus aliran daya.  Saat pedal kopling ditekan, maka cakram kopling terlepas satu sama lain sehingga aliran daya mesin ke transmisi terputus. Sebaliknya, ketika pedal kopling dilepas, maka cakram kopling akan menyatu kembali dan daya mesin ke transmisi akan terhubung. Perlu disadari bahwa semakin lama pemakaian, maka kampas kopling juga akan habis. Hal inilah yang menjadi alasan pentingnya mengetahui tanda kampas kopling mobil habis agar penggantian bisa segera dilakukan.  Tanda Kampas Kopling Habis, Apa Saja? Sebagaimana disinggung sebelumnya, gesekan yang terjadi pada kampas kopling lambat laun akan membuatnya aus dan habis. Oleh karenanya, penggantian ketika kampas kopling habis perlu segera dilakukan agar performa mobil tetap optimal. Berbincang tentang ciri-ciri kampas kopling habis, beberapa tanda umum yang bisa dijadikan patokan diantaranya adalah: 1. Posisi Pedal Kopling Lebih Tinggi Salah satu ciri umum kampas kopling yang mulai habis adalah posisi pedal kopling yang cenderung lebih tinggi. Ini merupakan tanda yang paling mudah untuk diketahui bagi setiap pengendara. Posisi pedal kopling yang lebih tinggi nantinya akan membuat jarak injak pedal kopling menjadi lebih pendek. Tentu saja, risiko yang terjadi adalah kenyamanan berkendara yang berkurang dan kontrol pada kendaraan menjadi lebih susah. Coba Anda cek bagaimana posisi pedal kopling mobil. Jika ternyata cenderung lebih tinggi dan jarak injak lebih pendek, maka tandanya kampas kopling mobil tersebut sudah habis.  2. Akselerasi Mesin mulai Menurun Tanda lain dari kondisi kampas kopling yang mulai habis adalah akselerasi mesin mobil yang mulai menurun. Memang, risiko kampas kopling mobil habis adalah performa mobil yang tidak optimal, terutama ketika pengendara mulai melakukan akselerasi di jalanan yang relatif lurus. Perlu diketahui bahwa ketika kampas kopling mulai habis, tenaga yang dihasilkan dari proses putaran mesin tidak bisa disalurkan secara optimal pada transmisi. Oleh karenanya, ketika pengendara menginjak pedal gas untuk akselerasi, apa yang terjadi adalah mesin akan berdecit atau bahkan juga meraung. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian. Pasalnya, jika tidak segera ditangani, bisa jadi akan membahayakan pengendara seperti halnya masalah rem mobil bunyi yang bisa berdampak rem mobil blong. 3. Adanya Bau Hangus yang Tercium Adanya bau hangus yang tiba-tiba muncul juga bisa menjadi tanda kampas kopling mobil habis. Hal ini dikarenakan kampas kopling yang aus dan terus bergesekan dengan komponen lainnya akan terbakar serta menimbulkan bau yang tidak sedap.  Bau hangus ini awalnya memang tidak tercium dari kabin mobil. Hal inilah yang membuat banyak pengendara tidak menyadarinya. Namun, jika terus dibiarkan, maka bau hangus akan lebih pekat dan tercium dari kabin mobil. Anda yang mengalaminya tentu harus segera melakukan perbaikan. Membawa mobil ke bengkel untuk perbaikan tentu menjadi opsi yang tepat agar kinerja transmisi tetap optimal. 4. Mesin yang Cepat Panas Hal lain yang juga menjadi tanda kampas kopling mobil habis adalah mesin yang lebih cepat panas. Memang, kondisi mesin mobil yang panas sebenarnya adalah hal yang biasa, terlebih jika mobil digunakan untuk berkendara dalam jarak yang jauh dan waktu yang lama. Namun, tentu, akan tidak wajar jika mesin mobil panas saat mobil digunakan secara normal.  Terkait hal ini, saat kampas kopling mulai habis, maka rotasi mesin akan cenderung meningkat. Hal inilah yang membuat mesin bekerja lebih keras daripada biasanya dan akan cenderung lebih panas. Jika dibiarkan, masalah serius seperti mesin yang overheating akan terjadi.  5. Bahan Bakar yang Lebih Boros Meskipun tidak terkait secara langsung, kampas kopling yang mulai habis juga bisa dicek dari penggunaan bahan bakar yang lebih boros. Dalam hal ini, tentu Anda harus peka ketika merasakan penggunaan bahan bakar yang lebih cepat habis dibandingkan sebelumnya. Apa yang membuat bahan bakar lebih boros adalah kerja mesin mobil yang bertambah berat. Seperti disinggung di atas, ketika kampas kopling mulai habis, maka mesin akan menderu dan berputar lebih keras karena daya mesin tidak tersalurkan dengan optimal melalui transmisi. Dikarenakan putaran mesin memerlukan bahan bakar, kondisi di atas akan membuat suplai bahan bakar bertambah. Inilah kenapa mobil Anda bisa jadi akan semakin boros.  Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi tanda kampas kopling habis. Sebagai tambahan, kampas kopling yang mulai habis juga bisa ditebak dari perpindahan persneling mobil yang terasa lebih berat. Kondisi ini selain mengakibatkan ketidaknyamanan berkendara, juga membuat stabilitas mobil terganggu seperti halnya saat ciri kaki-kaki mobil bermasalah muncul. Lakukan Penggantian Kampas Kopling Hanya di OJC Auto Service! Ketika tanda kampas kopling habis muncul, tentu Anda harus segera melakukan tindakan. Penggantian adalah satu-satunya opsi yang bisa dilakukan karena kampas kopling yang aus tidak mungkin bisa digunakan lagi. Hanya saja, terkadang, pengendara enggan melakukan penggantian sebelum kerusakan terlihat parah. Ya, harga kampas kopling mobil yang dianggap mahal kadang menjadi alasan. Dengan menunda penggantian, maka setidaknya ada cukup waktu untuk mengumpulkan uang penggantian. Padahal, hal tersebut merupakan keputusan yang salah. Jika kampas kopling mobil yang aus tidak segera diganti, kerusakan akan menjalar ke komponen lainnya. Bukan tidak mungkin Anda nantinya akan memerlukan biaya yang lebih banyak lagi. Jika Anda ingin melakukan penggantian kampas kopling mobil yang mulai habis, OJC Auto Service bisa menjadi pilihan yang tepat. Tentu, tidak hanya sigap dalam pengerjaan, kami juga senantiasa berusaha untuk memberikan layanan terbaik dengan harga yang terjangkau. Ditunjang dengan peralatan rutin yang lengkap dan mekanik yang berpengalaman, seluruh pengerjaan perbaikan mobil bisa dikerjakan dengan maksimal. Tak hanya itu, kami pun juga memberikan garansi pengerjaan sebagai jaminan kepuasan.Nah, apabila Anda mencari … Read more

Merawat Transmisi Manual Mobil Agar Senantiasa Optimal, Ini yang Harus Dilakukan!

Transmisi manual pada mobil, Sumber: .drive.com.au

Berbincang tentang perawatan mobil, cukup banyak pakar mengatakan bahwa mobil dengan transmisi manual cenderung lebih mudah dalam perawatan dibandingkan dengan transmisi otomatis. Bisa jadi, hal tersebut dikarenakan transmisi manual mobil memiliki sistem dan juga komponen yang lebih simple. Namun, perlu diperhatikan bahwa kemudahan dalam perawatan bukan berarti Anda boleh sekenanya saja dalam perawatan. Pasalnya, transmisi merupakan salah satu komponen yang sangat krusial. Artinya, apabila komponen ini mengalami masalah, bukan tidak mungkin keseluruhan sistem mobil juga akan bermasalah. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa cara efektif untuk merawat transmisi manual mobil agar senantiasa bekerja dengan optimal. Penasaran? Simak ulasannya! Sekilas Tentang Transmisi Manual Sebelum membahas tentang perawatan transmisi manual, ada baiknya jika Anda juga memahami apa yang sebenarnya dimaksud dengan transmisi manual. Hal ini cukup beralasan agar nantinya Anda bisa melakukan perawatan dengan lebih optimal.  Dalam pengertian singkat, transmisi manual merupakan komponen pada mesin yang berfungsi untuk mengubah kecepatan serta tenaga mobil yang berasal dari mesin menuju roda. Seperti namanya, komponen ini bekerja secara manual. Bisa dikatakan bahwa transmisi manual termasuk teknologi yang sudah lama. Namun, meskipun saat ini kendaraan dengan transmisi otomatis lebih banyak diproduksi, tidak sedikit pengendara yang lebih memilih kendaraan dengan transmisi manual. Hal ini salah satunya disebabkan adanya beberapa kelebihan dari sistem transmisi ini. Adapun beberapa kelebihan dari sistem transmisi mobil manual diantaranya adalah: Selain itu, mobil dengan transmisi manual juga lebih baik perihal penggunaan oli. Artinya, oli mesin yang digunakan akan memiliki rentang pemakaian dan penggantian yang lebih lama.  Masalah yang Kerap Terjadi pada Transmisi Manual Mobil Layaknya komponen mobil pada umumnya, transmisi manual mobil pun tidak lepas dari masalah yang bisa terjadi. Tentu saja, permasalahan pada transmisi ini sedikit banyak akan berpengaruh pada performa mobil dan juga kenyamanan berkendara.  Suara mendengung menjadi salah satu masalah yang kerap muncul. Ini adalah tanda jika transmisi mobil tidak sedang baik-baik saja karena adanya komponen yang beradu. Hal ini tentu akan membuat kinerja transmisi menjadi lebih lambat dan bisa jadi ada kerusakan komponen yang muncul.  Selain itu, transmisi manual yang telat merespons juga kerap terjadi. Masalah pada transmisi manual ini biasanya muncul dikarenakan adanya komponen transmisi yang aus, terutama komponen kopling. Hal ini bisa menjadi penyebab mobil mogok mendadak saat mobil dikendarai.  Adanya bau terbakar menjadi masalah transmisi manual mobil lain yang tidak dianggap sepele. Bau yang tercium hingga ke dalam kabin ini biasanya terjadi karena transmisi yang overheating sebab kurangnya pelumasan. Bisa jadi, ada pula kebocoran oli transmisi yang membuat pelumasan tidak maksimal.  Perawatan Penting pada Transmisi Manual Mobil Seiring fungsi transmisi manual yang begitu krusial, melakukan perawatan pada bagian mobil ini tentu bisa dikatakan sangat penting. Dengan perawatan yang tepat, tentu bukan hanya masalah pada transmisi yang tidak terjadi, tetapi juga kinerja transmisi yang akan lebih optimal. Adapun beberapa perawatan penting yang bisa Anda lakukan diantaranya adalah: 1. Mengganti Oli Transmisi secara Teratur Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah melakukan penggantian oli secara teratur. Seperti yang disinggung sebelumnya, pelumasan pada transmisi berpengaruh pada bagaimana komponen transmisi akan bekerja. Selain itu, oli pun semakin lama akan semakin keruh dan menurun secara kualitas. Layaknya manfaat servis berkala yang akan membuat performa mobil stabil, penggantian oli akan membuat komponen transmisi juga bekerja secara optimal. Terkait hal ini, idealnya, oli transmisi diganti maksimal setelah menempuh jarak 50.000 kilometer. 2. Menyetel Kopling yang Tepat Agar transmisi manual mobil bekerja dengan optimal, Anda juga sebaiknya menyetel kopling mobil dengan tepat. Ini adalah langkah yang cukup penting dan akan berpengaruh pada kenyamanan ketika menginjak pedal transmisi. Perlu diketahui bahwa jarak pedal yang terlalu tinggi bisa merenggangkan jarak kopling dengan transmisi. Inilah kenapa terkadang pengendara merasakan penggantian gigi transmisi yang terasa berat dan juga kasar.  Selain itu, perlu diketahui bahwa kopling transmisi akan aus seiring waktu digunakan. Inilah kenapa penyetelan ulang kopling perlu dilakukan. Untuk Anda yang berada di Jogja, ada cukup banyak tempat service mobil Jogja yang bisa diandalkan untuk membantu penyetelan kopling ini. 3. Menggunakan Suku Cadang Asli Sebagaimana disinggung sebelumnya, semakin lama digunakan komponen transmisi akan aus dan perlu diganti. Beberapa kalangan kerap mengabaikan pemilihan suku cadang dan tak jarang mereka menggunakan suku cadang abal-abal karena alasan irit dan hemat biaya. Padahal, tentu, mutu dari suku cadang abal-abal tidak terjamin. Oleh karenanya, untuk penggantian suku cadang transmisi yang aus, pastikan jika Anda menggunakan suku cadang asli. Ya, selain cenderung lebih pas dari segi struktur, kualitas suku cadang asli tentu saja lebih baik dan bisa bertahan dalam waktu yang lebih lama.  4. Mengoper Gigi dengan Tepat Hal lain yang juga perlu diperhatikan terkait perawatan transmisi manual mobil adalah terkait pemindahan gigi. Seperti namanya, transmisi ini dikendalikan secara manual sehingga proses pemindahan gigi akan berpengaruh pada kondisi transmisi. Oleh karenanya, Anda perlu memperhatikan bagaimana Anda melakukan pemindahan gigi. Pastikan adanya suara ‘klek’ yang terdengar di mana menandakan jika gigi transmisi sudah berpindah secara tepat. Selain itu, hindari memindah gigi yang tergesa-gesa dan meloncat dari skema kecepatan gigi mobil. Beberapa hal di atas adalah apa yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk perawatan transmisi manual pada mobil Anda. Tentu, ada baiknya jika Anda segera melakukan perbaikan ketika menemukan masalah sekecil apapun agar transmisi bisa kembali bekerja dengan baik dan kerusakan tidak menjalar. OJC Auto Service, Solusi Perbaikan Transmisi Mobil Anda Dengan struktur yang cukup rumit, perbaikan transmisi manual pada mobil memang cukup susah dilakukan sendiri. Terutama jika Anda tidak memiliki pengetahuan mendasar tentang transmisi dan juga alat yang lengkap. Tak perlu khawatir, untuk perbaikan mobil Anda, Bengkel Mobil OJC hadir sebagai solusi yang tepat. Dengan peralatan lengkap yang dimiliki serta mekanik handal di bidangnya, kami siap membantu memperbaiki berbagai masalah transmisi manual Anda dan membuat kinerjanya optimal kembali. Juga, kami menyediakan suku cadang yang cukup lengkap untuk memudahkan penggantian jika diperlukan. Tentu saja, suku cadang yang kami sediakan adalah produk asli dengan harga yang lebih terjangkau. Nah, jika Anda ingin melakukan perbaikan pada transmisi manualatau kerusakan lain pada kendaraan Anda, hubungi CS kami dan Anda bisa berkonsultasi dulu secara gratis!

Suspensi Mobil Keras, Apa Solusinya?

Suspensi mobil, Sumber: cloudinary.com

Layaknya komponen mobil pada umumnya, suspensi juga termasuk komponen mobil yang perlu perawatan. Kasus suspensi mobil keras memang termasuk hal yang umum terjadi pada mobil. Hanya saja, tentu, masalah ini harus ditangani dengan tepat dan cepat agar tidak merembet ke masalah selanjutnya. Perlu diketahui bahwa kerasnya suspensi mobil bisa berdampak pada kenyamanan berkendara. Ya, ketika suspensi yang seharusnya bekerja sebagai peredam getaran, tidak mampu berfungsi dengan baik sehingga getaran karena medan jalan terasa lebih keras. Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika mendapati masalah suspensi mobil keras ini pada mobil yang biasa kita pakai? Sekilas Tentang Suspensi Mobil Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan suspensi mobil? Dalam pengertian singkat, suspensi mobil adalah sebuah sistem yang terdiri dari berbagai komponen berbeda dan berfungsi untuk menyangga bobot mobil dan juga mengontrol gerakan roda sehingga kenyamanan berkendara akan terasa. Tidak hanya itu, suspensi juga memiliki peran penting terkait keselamatan pengendara. Pasalnya, sebagaimana disinggung sebelumnya, dengan adanya suspensi, maka getaran mobil karena medan yang tidak rata akan diredam sehingga guncangan di dalam mobil akan berkurang. Artinya, mobil bisa melaju dengan lebih stabil. Kenapa Suspensi Mobil Terasa Keras? Ketika guncangan mobil terasa lebih bergetar dari biasanya, bisa jadi hal tersebut adalah ciri dari kaki-kaki mobil bermasalah ataupun suspensi mobil keras. Tentu saja, selain kenyamanan yang berkurang, stabilitas mobil saat melaju pun tidak akan optimal. Memang, masalah ini menjadi hal umum terkait kondisi mobil. Namun, ada beberapa penyebab suspensi mobil menjadi keras yang perlu diketahui agar nantinya Anda bisa melakukan pencegahan dengan lebih baik. Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah: 1. Terlalu Sering Melintas di Jalan yang Rusak Berkaitan dengan masalah suspensi mobil keras, terlalu sering melintasi jalanan yang rusak adalah salah satu sebabnya. Pasalnya, ketika mobil melewati jalanan yang bergelombang, terutama tanpa mengurangi kecepatan, maka suspensi akan bekerja lebih keras untuk menahan guncangan. Hal inilah yang nantinya akan membuat komponen suspensi lebih cepat rusak dan akhirnya suspensi mobil menjadi lebih keras. Tidak hanya itu, usia pemakaian suspensi pun bisa jadi akan cenderung berkurang. 2. Suspensi Kotor Masalah kebersihan juga menjadi penyebab kenapa komponen mobil ini menjadi keras dan juga rawan rusak. Perlu diketahui bahwa suspensi yang kotor nantinya tidak akan bekerja secara optimal. Kotoran berupa debu yang menempel pun akan mengisi celah-celah suspensi yang membuatnya lebih keras. Para pakar otomotif bahkan mengatakan jika suspensi yang kotor nantinya akan memicu kerusakan pada komponen lain. Pasalnya, beberapa komponen terhubung dengan suspensi ini. 3. Muatan yang Berlebihan Hal lain yang menjadi penyebab suspensi mobil keras adalah seringnya mobil memiliki muatan yang berlebihan dari seharusnya. Biasanya, kasus ini terjadi pada mobil yang memang difungsikan sebagai mobil angkut, seperti mobil bak terbuka atau lainnya. Perlu diketahui bahwa sebenarnya setiap mobil angkut memiliki kapasitas tersendiri sebagai batasan. Hanya saja, terkadang karena urusan efisiensi, seseorang memaksakan muatan meskipun sebenarnya sudah over kapasitas. Kondisi ini akan membuat suspensi bekerja lebih keras. Pada titik tertentu, bisa jadi komponen suspensi menjadi aus dan suspensi menjadi keras. Bahkan, muatan berlebihan bisa membuat umur ban lebih pendek dan ban harus diganti karena sudah rusak.  Beberapa poin di atas adalah sebab umum suspensi mobil keras yang kerap terjadi. Sebagai tambahan, umur suspensi yang sudah uzur dan juga pemasangan upper mounting yang tidak pas juga menjadi penyebab dari masalah ini. Suspensi Mobil Keras, Apa yang Bisa Dilakukan? Seperti yang dibahas sebelumnya, efek suspensi mobil keras yang muncul adalah mobil terasa berguncang dan berkendara menjadi tidak nyaman. Oleh karenanya, untuk mengembalikan kenyamanan berkendara, Anda harus segera melakukan tindakan pada suspensi mobil tersebut. Adapun beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini diantaranya adalah: 1. Mengganti Komponen Suspensi Melakukan penggantian komponen adalah salah satu cara mengatasi suspensi mobil keras yang bisa Anda lakukan. Terutama, untuk komponen suspensi yang memang sudah lama digunakan atau kadaluwarsa.  Beberapa komponen seperti peredam kejut, per, bushing dan lainnya memang memiliki masa pakai tertentu. Pada waktunya, komponen tersebut harus diganti dengan komponen baru. Nah, jika Anda berada di Jogja, ada cukup banyak layanan service mobil Jogja yang siap membantu. 2. Membersihkan Bagian Komponen Suspensi Apabila penyebab suspensi mobil keras adalah karena komponen suspensi yang kotor, maka solusinya adalah Anda harus membersihkannya. Kotoran yang menempel terlalu lama akan menjadi kerak hingga nantinya menghambat gerakan suspensi dan suspensi pun akan mengeras. Hanya saja, terkait pembersihan komponen suspensi, Anda harus berhati-hati. Selain memastikan tidak ada air yang masuk ke dalam komponen suspensi, hindari penggunaan alat seperti jet air yang justru bisa merusak bagian suspensi yang cenderung lunak. Oleh karenanya, sebelum melakukan pembersihan komponen suspensi, ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari terlebih dahulu. Termasuk, memilih sabun atau alat pembersih yang tepat dan aman untuk berbagai komponen suspensi tersebut. 3. Mengganti Oli Suspensi Meskipun memiliki pegas sebagai komponen, namun perlu dipahami bahwa suspensi juga bekerja dengan pelumas atau oli. Tentu saja, oli menjadi komponen yang cukup penting untuk diperhatikan agar suspensi bisa bekerja dengan baik. Nah, jika Anda mendapati masalah suspensi mobil keras, melakukan penggantian oli suspensi bisa dijadikan solusi yang tepat. Seperti diketahui, seiring waktu berjalan, oli yang digunakan akan semakin keruh dan tidak bisa bekerja secara optimal. Dengan mengganti oli suspensi, maka suspensi bisa kembali optimal dan terasa empuk lagi. Selain beberapa solusi di atas, mengurangi kecepatan mobil saat melalui jalanan berlubang juga bisa dilakukan untuk menjaga kondisi suspensi. Juga, ada baiknya jika Anda secara rutin melakukan balancing dan spooring mobil terutama saat penggantian komponen suspensi untuk menyetel ulang suspensi agar lebih stabil. Perbaikan Suspensi Mobil Terpercaya Hanya di OJC Auto Service Kondisi suspensi yang keras tentu menjadi biang berkendara yang tidak nyaman dan kestabilan mobil yang tidak optimal. Oleh karenanya, mengecek dan melakukan perbaikan suspensi perlu dilakukan dengan maksimal agar masalah berkendara tak lagi terjadi. Terkait perbaikan pada suspensi mobil, Bengkel Mobil OJC siap menjadi mitra Anda yang terpercaya. Dengan mekanik yang berdedikasi dan berpengalaman, segala jenis kerusakan suspensi mobil bisa ditangani dengan optimal.  Tidak hanya itu, kami juga memiliki layanan balancing dan spooring mobil dengan peralatan modern untuk memastikan setiap suspensi tersetel dengan baik. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi OJC Auto Service untuk keperluan perbaikan mobil. Tak perlu khawatir, ada garansi yang senantiasa diberikan untuk setiap … Read more

Mesin Mobil Overheat, Apa yang Harus Dilakukan?

Mesin mobil overheat, Sumber: evalube.com

Apakah Anda pernah menemukan kondisi mesin mobil yang terlalu panas saat berkendara? Memang, kondisi ini cukup umum terjadi terutama ketika berkendara dengan jarak tempuh yang jauh. Namun, meskipun sering terjadi, masalah mesin mobil overheat tetap saja membuat pengendara panik, was-was dan juga bingung. Secara singkat, overheating sendiri adalah kondisi ketika mobil mengalami kenaikan suhu yang terlampau tinggi. Jika tidak ditanggulangi, kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab mobil mogok mendadak dan masalah mesin lainnya. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa hal termasuk penyebab overheating pada mobil dan juga apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Penasaran? Simak ulasannya! Penyebab Umum Mesin Mobil Overheat Seperti dibahas sebelumnya, mesin mobil overheat sebenarnya memang merupakan hal yang umum terjadi, terutama ketika Anda berkendara dalam jarak yang jauh. Namun, tetap saja, hal ini adalah masalah yang cukup serius dan harus diatasi dengan tepat agar tidak merembet dan menjadi sebab masalah lainnya. Ada beberapa hal umum yang menyebabkan masalah mesin mobil overheating ini. Beberapa diantaranya adalah: 1. Cairan Radiator Habis Salah satu penyebab umum masalah mesin mobil overheat adalah cairan radiator atau water coolant yang habis. Seperti namanya, cairan radiator ini berfungsi untuk turut menurunkan suhu mesin saat mobil dikendarai. Jika ditelaah, sebenarnya usia cairan radiator ini cukup panjang. Dalam penggunaan standar, cairan ini mampu bertahan hingga jarak 20.000 kilometer. Hanya saja, bukan berarti tidak perlu adanya pengecekan sama sekali. Terkadang, perjalanan yang cukup jauh membuat penggunaan air radiator lebih boros. Inilah kenapa water coolant bisa lebih cepat habis. 2. Kerusakan pada Radiator Kerusakan yang terjadi pada radiator juga turut menyebabkan masalah mesin mobil overheat. Ketika radiator rusak artinya komponen ini tidak bisa berperan untuk membantu menurunkan suhu mesin mobil saat bekerja. Akhirnya, mesin mobil pun akan semakin panas dan kemungkinan besar mengalami overheating. Terkait masalah radiator, ada beberapa kerusakan yang umum terjadi. Masalah kebocoran radiator menjadi hal yang paling sering terjadi. Biasanya, kebocoran ini muncul karena kondisi selang radiator yang sudah getas ataupun penggunaan air radiator yang asal-asalan dan tidak sesuai standar.  3. Thermostat yang Rusak Hal lain yang juga menjadi penyebab mesin mobil overheat adalah kerusakan pada thermostat. Thermostat sendiri adalah inti dari radiator yang berfungsi untuk mengetahui suhu pada mesin mobil. Misalnya saja, ketika suhu mobil terbaca rendah, maka thermostat akan menahan water coolant tetap berada di radiator. Namun, ketika suhu meningkat, thermostat akan terbuka dan cairan akan mengaliri water jacket yang ada di mesin mobil. Lantas, bagaimana jika thermostat rusak? Apa yang terjadi adalah water coolant tidak akan mengalir ke water jacket meskipun mesin panas. Akibatnya, mesin mobil pun mengalami overheating. Beberapa hal di atas adalah apa yang menjadi sebab umum mesin mobil overheat. Sebagai tambahan, masalah ini juga bisa terjadi ketika pengendara menggunakan oli mesin abal-abal yang cenderung tidak berkualitas. Tanda Mesin Mobil Mengalami Overheating Ada beberapa tanda umum yang muncul ketika mesin mobil overheat. Tentu saja, ciri-ciri mobil overheat ini bisa menjadi patokan bagi pengendara untuk segera melakukan penanganan agar kondisi mesin mobil segera stabil. Adapun beberapa ciri overheating pada mesin mobil yang terjadi diantaranya adalah: Selain beberapa ciri di atas, mesin mobil overheat juga ditandai dengan adanya keretakan pada blok mesin. Hanya saja, kondisi ini terjadi terutama ketika air radiator habis dan suhu panas mesin terjadi berulang kali.  Mengatasi Mesin Mobil Overheat, Apa yang Harus Dilakukan?  Sebenarnya, masalah mesin mobil overheat bisa dicegah dari awal jika Anda secara rutin melakukan servis mesin. Ya, salah satu manfaat servis berkala adalah kondisi mesin yang lebih terjaga dan penyebab mesin overheating bisa ditangani sejak awal. Namun, ketika mesin mobil mengalami masalah ini dan Anda baru menyadarinya, ada beberapa tindakan awal yang bisa Anda lakukan, diantaranya: 1. Mematikan Mesin Mobil Jika Anda mendapati mesin mobil overheat di tengah perjalanan, maka ada baiknya jika Anda menepi dan mematikan mesin mobil terlebih dahulu. Ini adalah salah satu solusi awal yang cukup efektif untuk mengatasi masalah ini. Ketika Anda mematikan mesin mobil, maka setidaknya suhu mesin mobil akan menurun. Nah, saat suhu menurun, mesin mobil tidak lagi mengalami overheating dan risiko mobil mogok pun akan berkurang. 2. Membuka Kap Mesin Sejalan dengan poin sebelumnya, Anda juga bisa membuka kap mesin untuk menurunkan suhu mesin mobil Anda. Dengan cara ini, udara di sekitar akan masuk ke dalam kap mesin yang bisa juga menjadi senjata menurunkan suhu mesin mobil.  Poin ini sekaligus juga bisa menjadi opsi cara mengatasi mesin mobil overheat terutama ketika radiator rusak dan tidak bisa bekerja. Dengan membuka kap mesin selama beberapa waktu, bisa jadi suhu mesin mobil akan turun cukup signifikan. 3. Melakukan Pengecekan pada Radiator Untuk mengatasi masalah mesin mobil overheat, Anda juga bisa melakukan pengecekan pada radiator. Pengecekan ini cukup penting terutama untuk memastikan tidak ada kebocoran pada radiator mobil Anda. Nantinya, ketika ternyata ada kebocoran selang radiator, perbaikan bisa segera dilakukan. Pun demikian juga ketika komponen radiator seperti thermostat rusak, Anda bisa segera melakukan penggantian.  Beberapa poin di atas bisa menjadi langkah awal untuk melakukan perbaikan pada masalah mesin mobil overheat. Hanya saja, untuk langkah lanjutan, Anda bisa saja perlu melakukan tune up untuk memastikan mesin mobil tidak bermasalah. Perbaikan Mobil Profesional Hanya di Bengkel Mobil OJC Perbaikan mesin dan komponen lain perlu dilakukan terutama ketika masalah mesin mobil overheat terlalu sering terjadi sedangkan Anda harus bepergian jauh. Nah, sebagai penyedia tune up mobil Jogja, Bengkel Mobil OJC siap membantu Anda memperbaiki mesin mobil dengan maksimal.  Ditunjang dengan mekanik yang handal dan berpengalaman di bidangnya, berbagai masalah mesin mobil bisa diatasi dengan baik, termasuk mesin mobil yang kerap overheating. Tak hanya itu, Bengkel Mobil OJC pun menyediakan layanan panggilan untuk membantu Anda yang mengalami masalah mobil di tengah perjalanan. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi CS kami dan dapatkan penawaran layanan perbaikan mesin mobil berikut komponen lainnya dengan harga terjangkau dan jaminan garansi!

Rekomendasi Mobil Keluarga Murah, Kabin Ekstra Luas!

Mobil keluarga, Sumber: drive.com.au

Diantara variasi tipe mobil yang ada, bisa dikatakan jika mobil keluarga termasuk yang paling diminati. Terlebih, ada cukup banyak rekomendasi mobil keluarga murah yang tersedia di pasaran dan menawarkan kenyamanan saat berkendara. Seperti namanya, mobil tipe ini memang didesain secara khusus untuk bepergian bersama keluarga. Oleh karenanya, umumnya, produk mobil yang ada memiliki ukuran kabin yang cukup luas dengan jumlah kursi yang lebih banyak guna menampung anggota keluarga.  Nah, berbincang tentang mobil keluarga, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa rekomendasi tipe mobil ini yang bisa dijadikan pertimbangan untuk dipilih. Terlebih, untuk Anda yang memiliki budget cenderung terbatas. Tips Memilih Mobil Keluarga yang Tepat Adanya banyak rekomendasi mobil keluarga murah memang akan memudahkan Anda untuk memilih mobil keluarga ternyaman sesuai keinginan. Hanya saja, tentu, Anda harus selektif saat memilih agar tidak ada penyesalan yang muncul di belakang. Terkait memilih variasi mobil keluarga yang ada di pasaran, ada beberapa tips mendasar yang perlu diperhatikan diantaranya: 1. Pastikan Jumlah Kursi Penumpang  Mobil keluarga terkenal karena jumlah kursi yang lebih banyak. Namun, seiring perkembangan dunia otomotif, variasi mobil keluarga seremakin beragam dengan konsep yang berbeda-beda. Sebelum memilih salah satu dari rekomendasi mobil keluarga murah, cek dan pastikan terlebih dahulu jumlah kursi penumpang yang ada. Kebanyakan mobil keluarga memiliki tujuh kursi penumpang. 2. Cek Kapasitas Mesin Selain mengecek kapasitas penumpang, jangan lupa untuk mengecek kapasitas mesin mobil keluarga yang Anda inginkan. Ini adalah poin yang cukup krusial karena berhubungan langsung dengan performa mobil.  Terkait hal ini, umumnya mobil keluarga memiliki mesin dengan kapasitas lebih dari 1000 cc. Kapasitas mesin ini sudah cukup bagus untuk menghasilkan tenaga prima yang menunjang perjalanan jauh. Hanya saja, Anda perlu memahami bahwa semakin besar kapasitas mesin, kebutuhan bahan bakar juga akan semakin banyak. 3. Bandingkan Sistem Transmisi Hal lain yang tidak boleh ketinggalan saat mencari variasi mobil keluarga adalah memperhatikan sistem transmisi yang digunakan. Ya, sistem transmisi berpengaruh pada kebutuhan mengemudi dan juga kenyamanan berkendara. Secara umum, ada dua jenis transmisi mobil yang tersedia yaitu manual dan matic. Anda bisa membandingkan jenis transmisi tersebut dan memilih mana yang menurut Anda lebih tepat dan pas dengan gaya mengemudi dan kebutuhan. Selain ketiga poin di atas, ada baiknya jika Anda juga memperhatikan fitur keselamatan dan kenyamanan yang ditambahkan pada produk mobil tersebut. Serta, cek layanan maintenance yang ada agar nantinya Anda mendapatkan manfaat servis berkala secara optimal.  Rekomendasi Mobil Keluarga Nyaman dan Terjangkau Sebagaimana disinggung di awal, ada cukup banyak rekomendasi mobil keluarga yang ada di pasaran dengan fitur dan spesifikasi berbeda-beda. Nah, untuk memudahkan memilih, beberapa opsi mobil keluarga yang cocok untuk dijadikan pilihan diantaranya: 1. Toyota Innova Opsi mobil keluarga pertama yang bisa dijadikan pertimbangan memilih adalah Toyota Innova. Bisa dikatakan jika Innova termasuk salah satu mobil keluarga terbaik dan banyak diburu oleh masyarakat. Tak mengherankan memang karena mobil ini memiliki kombinasi ciamik antara desain dan performa.  Untuk kapasitas, Innova cenderung lega dengan kapasitas kabin hingga 8 penumpang. Selain itu, ada fitur lengkap di dalamnya termasuk LCD 8 inch yang akan memudahkan navigasi dan juga membuat tampilan interior cenderung mewah. Dengan kemudahan spare part, perawatan mobil ini juga cenderung lebih mudah. Nah, di pasaran mobil ini tersedia dengan harga 350 jutaan. 2. Mitsubishi Xpander Mitsubishi Xpander juga menjadi variasi mobil keluarga yang cukup populer. MPV yang satu ini bahkan masuk dalam list mobil keluarga terbaik dengan performa istimewa dan mampu menjelajah berbagai medan tanpa hambatan. Hadir dengan kabin yang luas dan nyaman, Mitsubishi Xpander memberikan jaminan kenyamanan maksimal bagi setiap penumpang. Ditambah, ada inovasi menarik dari mobil ini termasuk sensor parkir di bagian belakang. Untuk performa, Mitsubishi Xpander hadir dengan mesin 1,5L MIVEC DOHC yang akan menghasilkan tenaga hingga 105 PS. Untuk ukuran MPV, mesin ini sudah cukup bandel. Asal tidak telat ganti oli mobil, masalah mesin tidak akan terjadi. Mobil ini tersedia dengan harga mulai 250 jutaan.  3. Daihatsu Sigra Daihatsu tak mau ketinggalan dari kompetitornya. Di kelas MPV atau mobil keluarga, ada produk Daihatsu Sigra yang dirilis. Masuk di kelas MPV low edition, mobil ini memang disiapkan untuk keluarga yang mencari MPV dengan harga terjangkau. Apa yang menarik dari Daihatsu Sigra adalah body mobil yang terkesan lebih ramping. Meskipun, tentu, mobil ini tetap memberikan kenyamanan berupa kabin yang luas dan kapasitas yang cukup besar. Selain itu, Daihatsu Sigra terkenal dengan inovasi teknologi di dalamnya. Mobil yang dibanderol dengan harga 120 jutaan ini memiliki fitur touchscreen pada sistem multimedia yang digunakan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengendara. 4. Honda Mobilio Opsi rekomendasi mobil keluarga selanjutnya yang juga menarik untuk dibahas adalah Honda Mobilio. Menawarkan kabin yang luas dengan performa mesin yang istimewa, mobil ini menjelma menjadi MPV terbaik yang bisa diandalkan untuk bepergian jarak jauh. Untuk masalah performa, Honda Mobilio memiliki mesin berkapasitas 1500 cc dengan empat silinder segaris. Paduan spesifikasi mesin yang istimewa menghasilkan tenaga yang cukup besar dan akselerasi yang prima. Terlebih, ground clearance mobil ini lebih rendah dari MPV lainnya sehingga stabilitas Honda Mobilio cenderung lebih baik. Terkait perawatan, Honda Mobilio pun bisa dikatakan cukup mudah karena spare part yang tersedia. Banyak tempat service mobil Jogja yang bisa dijadikan rujukan untuk melakukan perawatan berkala. Untuk harga, mobil ini tersedia dengan harga sekitar 220 jutaan.  Setidaknya, keempat mobil di atas bisa menjadi pilihan awal untuk memilih mobil keluarga yang tepat. Bahkan juga bisa menjadi referensi armada usaha rental mobil. Meskipun, tentu ada variasi mobil lain yang juga bisa dijadikan tambahan pertimbangan. Anda tinggal membandingkan spesifikasi serta harga mobil yang sesuai dengan keinginan. Perawatan Mobil Terjangkau hanya di Bengkel Mobil OJC Selain memilih mobil yang tepat dari rekomendasi mobil keluarga murah yang ada, tentu Anda tidak boleh melupakan perawatan. Hanya dengan perawatan berkala dan profesional, performa mobil akan senantiasa terjaga. Terlebih, jika Anda kerap menggunakan mobil tersebut untuk perjalanan jauh hingga ke luar kota.  Bengkel Mobil OJC hadir sebagai tempat service mobil yang bisa diandalkan. Tak hanya memiliki peralatan yang lengkap, kami juga memiliki mekanik handal dan berpengalaman untuk mengerjakan berbagai perbaikan mobil secara tepat. Selain itu, untuk kemudahan mobilisasi, kami juga menyediakan layanan penjemputan terutama untuk pelanggan yang kesusahan menuju bengkel karena kerusakan mobil yang dialami.  … Read more