Perlu Diwaspadai, Ini 4 Tanda Kampas Rem Mobil Habis!

Kampas rem mobil habis, Sumber: hyundai.com

Bagi pengendara, mengetahui tanda kampas rem mobil habis menjadi hal yang cukup krusial. Pasalnya, seiring rem menjadi salah satu sistem keamanan utama mobil, memastikannya tetap bekerja optimal dengan kampas rem yang tebal adalah sebuah keharusan. Dengan demikian, nantinya, berkendara pun akan semakin nyaman. Hanya saja, masih cukup banyak pengendara yang tidak memahami ciri kampas rem mobil habis. Mereka tetap saja mengendarai mobil seperti biasa hingga suatu ketika rem mobil blong atau bermasalah.  Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa tanda umum yang menunjukkan kampas rem mobil mulai habis dan perlu segera diganti. Simak informasi selengkapnya! 4 Tanda Kampas Rem Mobil Habis Seperti disinggung sebelumnya, seiring pemakaian, kampas rem mobil akan habis pada waktunya. Kampas rem sendiri merupakan komponen rem yang bergesekan dengan cakram untuk menghentikan laju roda. Oleh karenanya, kondisi kampas rem akan sangat menentukan bagaimana kendali pada mobil. Berbincang tentang komponen ini, ada beberapa tanda kampas rem mobil habis yang menjadi semacam alarm waktu penggantian. Beberapa diantaranya adalah: 1. Rem Berdebam Saat Diinjak Salah satu tanda kampas rem mobil habis yang perlu diketahui adalah kondisi rem yang berdebam ketika Anda menginjak pedal. Bunyi debam ini muncul utamanya dikarenakan adanya kerusakan yang terjadi pada komponen rem, Kerusakan tersebut misalnya saja rotor rem mobil yang mengalami deformasi. Atau, bunyi tersebut juga bisa muncul karena pad rem yang terlalu tipis atau bahkan hampir habis. Kondisi rem ini nantinya akan mengakibatkan performa pengereman menjadi kurang baik. Bahkan, jarak pengereman menjadi lebih panjang sehingga kendaraan tidak akan langsung berhenti ketika pedal rem diinjak. 2. Pedal Rem Terasa Lebih Lunak Pedal rem yang terasa lebih lunak ketika diinjak juga menjadi tanda kampas rem mobil habis. Tentu, ini adalah pengingat bahwa kampas rem sebaiknya harus segera diganti untuk mengembalikan performa pengereman. Kesan pedal rem yang lebih lunak diakibatkan adanya kerusakan yang terjadi pada sistem hidrolik rem. Misalnya saja, sistem hidrolik yang banjir karena adanya kesalahan pemasangan ataupun rem yang sudah terlalu tipis sehingga gaya pengereman yang tidak cukup. Perlu diketahui bahwa pedal rem yang terasa lebih lunak membuat pengendara lebih susah memprediksi kapan mobil berhenti saat pengereman. Artinya, risiko terjadinya kecelakaan secara tidak langsung akan meningkat. 3. Rem Berasap Saat Digunakan Jika Anda melihat asap yang keluar dari roda ketika melakukan pengereman, maka bisa jadi hal tersebut merupakan tanda kampas rem mobil habis. Kondisi ini adalah tanda bahwa ada suhu yang cukup tinggi di dalam sistem pengereman karena gesekan antara kampas rem dan cakram. Suhu tinggi yang ada pada sistem pengereman akan merusak komponen rem. Tidak hanya itu, kondisi ini juga bisa mempercepat proses penuaan komponen rem lainnya. Bisa jadi, Anda perlu melakukan penggantian beberapa komponen sekaligus jika kondisi ini tidak segera ditanggulangi.  Bahkan, beberapa kalangan mengatakan kondisi ini nantinya bisa membuat kaki-kaki mobil bermasalah. Tentu, jika hal ini terjadi, kestabilan mobil pun akan terganggu.  4. Rem Berbunyi Saat Digunakan Hal lain yang juga menjadi tanda kampas rem mobil habis adalah rem yang berbunyi ketika pedal diinjak. Bunyi grinding yang muncul disebabkan karena kampas rem yang sudah menipis. Juga, masalah ini terjadi karena adanya kerusakan pada rotor rem seperti terjadinya pengereman atau pad rem yang sudah terlalu tipis sehingga pengereman tidak optimal.  Jika menemukan kondisi rem mobil bunyi, ada baiknya jika Anda waspada dan segera melakukan penggantian. Pasalnya, bunyi grinding yang muncul akan membuat pengereman tidak berfungsi optimal dan bisa jadi Anda akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk menghentikan kendaraan meskipun sudah menginjak pedal rem. Beberapa poin di atas adalah tanda umum yang menunjukkan kampas rem mobil sudah mulai habis. Sebagai tambahan, Anda juga bisa mengetahui kampas rem yang habis ketika pedal rem memerlukan tekanan yang lebih besar saat diinjak. Kondisi ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa komponen rem sudah tidak bekerja secara optimal. Tentu, ketika menyadari bahwa kampas rem sudah habis, Anda sebaiknya segera melakukan penggantian agar efek buruk kerusakan yang membahayakan pengendara tidak terjadi.  Bahaya Jika Kampas Rem Habis dan Tak Segera Diganti Perlu diingat bahwa kampas rem adalah komponen penting dalam sistem pengereman. Jika kondisi kampas rem yang habis tidak segera diganti, maka ada bahaya yang mengintai dan bisa jadi akan memberikan dampak kerugian yang lebih banyak. Jarak pengereman yang lebih panjang menjadi efek kampas rem mobil habis yang paling terasa. Karena kampas rem mulai habis, maka rem tidak bisa menghentikan laju mobil secara langsung. Anda pun nantinya akan kesulitan untuk memperkirakan jarak mobil berhenti setelah menginjak pedal pengereman. Selain itu, kampas rem habis yang tak segera diganti akan membuat pengendara kesulitan untuk mengendalikan kendaraan. Terlebih ketika Anda berkendara di jalanan yang berliku atau berkendara pada kondisi yang buruk. Hal inilah yang nantinya secara tidak langsung akan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. Satu lagi dampak dari kampas rem habis yang tak segera diganti adalah kerusakan pada komponen mobil lainnya. Memang, kampas rem hanya bergesekan dengan cakram. Namun, ketika kampas habis tetapi masih dipakai, kerusakan bisa merembet pada komponen lainnya termasuk ban, suspensi dan lainnya. Bisa jadi, kondisi ini akan membuat Anda merogoh kocek lebih dalam untuk perbaikan. Tak hanya itu, mobil Anda pun bisa jadi harus menginap beberapa hari untuk keperluan perbaikan dan rencana yang sudah Anda susun pun bisa berantakan.  Lakukan Penggantian Kampas Rem Mobil di OJC Auto Service! Untuk mengembalikan fungsi pengereman yang optimal, kampas rem yang mulai habis harus segera diganti. Tak hanya menghindarkan risiko kerusakan komponen mobil lainnya, penggantian kampas rem juga akan membuat berkendara menjadi lebih nyaman.  Nah, OJC Auto Service siap membantu Anda untuk mengganti kampas rem mobil yang mulai habis. Dengan biaya ganti kampas rem yang lebih terjangkau, Anda tentu tidak perlu menunda penggantian kampas rem dengan alasan tidak ada dana. Tak hanya penggantian kampas rem saja, kami juga menyediakan layanan perbaikan mobil lainnya. Dikenal sebagai penyedia layanan service mobil Jogja terpercaya, segala kerusakan mobil yang Anda alami bisa kami bantu dengan optimal.  Kami pun juga menyediakan layanan menarik lainnya termasuk penjemputan mobil di tempat. Tak perlu bingung ketika mobil rusak di rumah, Anda hanya tinggal menghubungi kami dan kami siap membawa mobil Anda menuju bengkel. Tunggu apalagi, segera hubungi CS OJC Auto Service dan dapatkan layanan perbaikan mobil terpercaya dengan harga terjangkau!

Mesin Diesel Mobil Masuk Angin, Apa Gejalanya?

Mesin diesel, Sumber: megainsurance.co.id

Pernahkah Anda merasa tiba-tiba mobil diesel di rumah susah dinyalakan ketika hendak dipanasi di pagi hari? Bisa jadi, mesin diesel mobil tersebut mengalami masuk angin. Tentu saja, masuk angin hanyalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mesin yang tiba-tiba ngadat tersebut. Seperti diketahui, mesin diesel memiliki karakteristik yang berbeda dengan mesin bensin. Oleh karenanya, tidak hanya penggunaan jenis bahan bakar saja yang dibedakan, permasalahan dan cara mengatasi masalah pada mesin diesel mobil pun juga berbeda. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas apa yang membuat mesin diesel mobil masuk angin dan bagaimana cara untuk mengatasi masalah ini. Simak ulasan selengkapnya! Penyebab Mesin Diesel Mobil Masuk Angin Istilah masuk angin pada permasalahan mesin diesel mobil sebenarnya mengacu pada adanya angin yang masuk dan bercampur dalam tangki bahan bakar. Angin inilah yang secara tidak langsung membuat mesin mobil susah menyala. Tidak hanya itu, ketika mobil dikendarai, masalah ini akan membuat performa mobil cenderung loyo dan tidak optimal. Ada beberapa hal yang menjadi biang masalah mesin diesel mobil ini, diantaranya: 1. Tangki Bahan Bakar yang Kosong Masalah mesin diesel yang masuk angin bisa jadi diawali hal yang sepele, yaitu tangki bahan bakar yang kosong. Dalam hal ini, indikator bahan bakar pada panel di dashboard mungkin sudah menunjukkan bahan bakar kurang dari setengah. Hanya saja, pengendara membiarkan hal tersebut karena menyangka masih aman saja. Nah, kondisi ruang bahan bakar yang kosong ini akan terisi angin. Semakin lama, angin yang mengisi akan semakin banyak. Nantinya, ketika angin tersedot oleh pompa injeksi, angin tersebut akan menghambat proses pembakaran dan membuat mesin mobil masuk angin. 2. Kesalahan Penggantian Komponen Sistem Bahan Bakar Memang, komponen mesin diesel memiliki waktu pemakaian dan harus diganti ketika mengalami kerusakan, termasuk komponen pada sistem bahan bakar. Ketika ada komponen dari sistem ini yang rusak, bisa jadi proses pembakaran di mesin tidak akan stabil dan performa mobil diesel pun akan menurun cukup drastis. Tidak hanya itu, penggantian komponen sistem bahan bakar yang serampangan pun menjadi sebab kenapa mesin diesel mobil masuk angin. Misalnya saja, Anda melakukan penggantian pada salah satu komponen. Namun, dalam proses penggantian tersebut Anda tidak melepas komponen lainnya seperti injektor, selang nozzle ataupun filter bahan bakar. Kesalahan penggantian ini juga menjadi salah satu penyebab mobil boros bahan bakar. Padahal, jika dibandingkan, seharusnya mobil dengan mesin diesel memiliki pemakaian bahan bakar yang lebih irit.   3. Membuang Air pada Water Sedimenter Satu lagi hal yang menjadi biang masalah mesin diesel mobil masuk angin adalah Anda membuang air yang terdapat dalam penampungan atau water sedimenter. Bisa jadi, hal tersebut terjadi karena ketidaktahuan. Perlu dipahami bahwa komponen yang satu ini pada dasarnya harus senantiasa penuh dengan air. Tidak hanya itu, ketika Anda menemukan jumlah air di bak penampungan ini berkurang cukup drastis, maka Anda harus segera mengisinya untuk memastikan mesin mobil diesel bisa bekerja dengan baik. Beberapa poin di atas adalah sebab umum kenapa mesin mobil diesel bisa masuk angin dan efeknya susah untuk dinyalakan. Perlu diingat bahwa perbedaan cara kerja mesin diesel membuat perawatan mesin mobil ini juga berbeda.  Cara Mencegah Mesin Diesel Mobil Masuk Angin Masalah mesin diesel mobil masuk angin memang akan sangat mengganggu. Terlebih, jika Anda hendak menggunakan mobil tersebut untuk perjalanan dalam jarak yang cukup jauh dan durasi mengendara yang lama. Oleh karenanya, melakukan pencegahan masalah ini adalah langkah tepat untuk dilakukan agar nantinya mesin mobil tidak terkendala dan tetap bekerja dengan optimal. Adapun beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan diantaranya adalah: 1. Melakukan Penggantian Filter Bahan Bakar secara Berkala Langkah awal yang cukup efektif untuk mencegah masalah masuk angin pada mesin diesel mobil Anda adalah melakukan penggantian filter bahan bakar secara berkala. Perlu dicermati bahwa filter bahan bakar memiliki fungsi penting untuk menyaring debu dan kotoran lainnya agar tidak masuk dalam ruang pembakaran. Jika filter bahan bakar kotor, maka debu atau kotoran lainnya akan masuk dalam ruang pembakaran. Hasilnya, ada sumbatan aliran bahan bakar di dalam mesin yang menyebabkan mesin diesel tidak mau menyala. 2. Melakukan Bleeding Seperti yang disinggung sebelumnya, masalah mesin diesel yang masuk angin disebabkan karena adanya udara yang masuk di dalam sistem pembakaran. Nah, pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana cara mengeluarkan udara tersebut agar mesin mobil bisa bekerja dengan optimal lagi? Jawabannya adalah dengan melakukan bleeding. Dalam pengertian singkat, bleeding adalah upaya yang dilakukan dengan cara memompa nozzle untuk mengeluarkan udara. Dengan proses ini, udara yang ada di dalam sistem akan terlepas dan Anda bisa melakukan perbaikan lanjutan jika diperlukan. Hanya saja, memang, untuk melakukan bleeding, ada beberapa peralatan khusus yang diperlukan. Serta, perlu ketelitian untuk membuka dan memasang kembali nozzle mesin diesel.  3. Melakukan Servis Berkala Agar mesin mobil diesel Anda tidak masuk angin dan tetap bekerja dengan optimal, melakukan servis secara berkala adalah opsi yang harus Anda ambil. Ya, servis berkala secara umum akan memastikan bahwa mobil Anda tidak mengalami masalah ketika hendak digunakan. Tidak hanya itu, fungsi tune up mobil juga cukup krusial untuk memastikan setiap komponen mobil, terutama mesin bekerja sebagaimana mestinya. Dengan pemeriksaan yang mendalam, mekanik nantinya bisa mengetahui bagaimana kondisi riil mesin mobil Anda dan menemukan apakah ada komponen tertentu yang harus segera diganti.  Beberapa hal di atas bisa menjadi tindakan pencegahan awal yang perlu Anda lakukan. Dengan melakukan tindakan pencegahan, bisa dikatakan Anda berada di langkah yang tepat untuk mengantisipasi kerusakan. Pun ketika terjadi kerusakan, perbaikan yang perlu dilakukan tidak terlalu masif.  Lakukan Perbaikan Mesin Diesel di OJC Auto Service Proses perbaikan mesin diesel yang memerlukan kecermatan dan pengetahuan membuat pengerjaan masalah ini tidak bisa dilakukan setiap orang. Nah, OJC Auto Service hadir sebagai solusi dari setiap permasalahan Anda terkait otomotif, termasuk masalah mesin mobil diesel yang masuk angin. Berbekal mekanik yang handal di bidangnya dan pengalaman selama bertahun-tahun, kami siap membantu Anda memperbaiki setiap kerusakan mobil. Tentu saja, setiap pengerjaan perbaikan akan dilakukan dengan cermat dan teliti untuk memastikan hasil yang maksimal. Tidak hanya itu, sebagai penyedia layanan tune up mobil Jogja terpercaya, kami memberikan garansi pengerjaan pada setiap konsumen. Artinya, jika Anda mengalami kendala yang sama setelah proses pengerjaan, kami bersedia melakukan perbaikan ulang tanpa adanya tambahan biaya. Jadi, tunggu apalagi, segera booking layanan … Read more

Tak Boleh Dianggap Remeh, Ini 5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis!

Kampas kopling habis, Sumber: qoala.app

Mengetahui tanda kampas kopling mobil habis bagi seorang pengendar sebenarnya adalah hal yang cukup krusial. Pasalnya, kampas kopling akan sangat berpengaruh padpa kenyamanan berkendara baik pada mobil dengan tipe transmisi manual maupun otomatis. Hanya saja, terkadang pengendara abai terkait hal ini. Dikarenakan pemahaman tentang komponen mobil yang terbatas atau prasangka bahwa penggantian oli lebih penting daripada kampas kopling, kondisi kampas kopling yang habis tidak dipikirkan. Padahal, jika kampas kopling habis, ada banyak kendala yang akan terjadi saat berkendara.  Sekilas Tentang Kampas Kopling dan Fungsinya Dalam pengertian singkat, kampas kopling merupakan komponen dalam sistem kopling yang akan menghubungkan atau memutuskan transmisi daya antara mesin dan transmisi pada mobil. Sistem ini memungkinkan pengendara untuk mengganti gigi atau juga menghentikan aliran daya dari transmisi saat berkendara. Letak kampas kopling ada di antara mesin dan transmisi. Seperti disinggung sebelumnya, prinsip kerja komponen ini adalah menghubungkan dan memutus aliran daya.  Saat pedal kopling ditekan, maka cakram kopling terlepas satu sama lain sehingga aliran daya mesin ke transmisi terputus. Sebaliknya, ketika pedal kopling dilepas, maka cakram kopling akan menyatu kembali dan daya mesin ke transmisi akan terhubung. Perlu disadari bahwa semakin lama pemakaian, maka kampas kopling juga akan habis. Hal inilah yang menjadi alasan pentingnya mengetahui tanda kampas kopling mobil habis agar penggantian bisa segera dilakukan.  Tanda Kampas Kopling Habis, Apa Saja? Sebagaimana disinggung sebelumnya, gesekan yang terjadi pada kampas kopling lambat laun akan membuatnya aus dan habis. Oleh karenanya, penggantian ketika kampas kopling habis perlu segera dilakukan agar performa mobil tetap optimal. Berbincang tentang ciri-ciri kampas kopling habis, beberapa tanda umum yang bisa dijadikan patokan diantaranya adalah: 1. Posisi Pedal Kopling Lebih Tinggi Salah satu ciri umum kampas kopling yang mulai habis adalah posisi pedal kopling yang cenderung lebih tinggi. Ini merupakan tanda yang paling mudah untuk diketahui bagi setiap pengendara. Posisi pedal kopling yang lebih tinggi nantinya akan membuat jarak injak pedal kopling menjadi lebih pendek. Tentu saja, risiko yang terjadi adalah kenyamanan berkendara yang berkurang dan kontrol pada kendaraan menjadi lebih susah. Coba Anda cek bagaimana posisi pedal kopling mobil. Jika ternyata cenderung lebih tinggi dan jarak injak lebih pendek, maka tandanya kampas kopling mobil tersebut sudah habis.  2. Akselerasi Mesin mulai Menurun Tanda lain dari kondisi kampas kopling yang mulai habis adalah akselerasi mesin mobil yang mulai menurun. Memang, risiko kampas kopling mobil habis adalah performa mobil yang tidak optimal, terutama ketika pengendara mulai melakukan akselerasi di jalanan yang relatif lurus. Perlu diketahui bahwa ketika kampas kopling mulai habis, tenaga yang dihasilkan dari proses putaran mesin tidak bisa disalurkan secara optimal pada transmisi. Oleh karenanya, ketika pengendara menginjak pedal gas untuk akselerasi, apa yang terjadi adalah mesin akan berdecit atau bahkan juga meraung. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian. Pasalnya, jika tidak segera ditangani, bisa jadi akan membahayakan pengendara seperti halnya masalah rem mobil bunyi yang bisa berdampak rem mobil blong. 3. Adanya Bau Hangus yang Tercium Adanya bau hangus yang tiba-tiba muncul juga bisa menjadi tanda kampas kopling mobil habis. Hal ini dikarenakan kampas kopling yang aus dan terus bergesekan dengan komponen lainnya akan terbakar serta menimbulkan bau yang tidak sedap.  Bau hangus ini awalnya memang tidak tercium dari kabin mobil. Hal inilah yang membuat banyak pengendara tidak menyadarinya. Namun, jika terus dibiarkan, maka bau hangus akan lebih pekat dan tercium dari kabin mobil. Anda yang mengalaminya tentu harus segera melakukan perbaikan. Membawa mobil ke bengkel untuk perbaikan tentu menjadi opsi yang tepat agar kinerja transmisi tetap optimal. 4. Mesin yang Cepat Panas Hal lain yang juga menjadi tanda kampas kopling mobil habis adalah mesin yang lebih cepat panas. Memang, kondisi mesin mobil yang panas sebenarnya adalah hal yang biasa, terlebih jika mobil digunakan untuk berkendara dalam jarak yang jauh dan waktu yang lama. Namun, tentu, akan tidak wajar jika mesin mobil panas saat mobil digunakan secara normal.  Terkait hal ini, saat kampas kopling mulai habis, maka rotasi mesin akan cenderung meningkat. Hal inilah yang membuat mesin bekerja lebih keras daripada biasanya dan akan cenderung lebih panas. Jika dibiarkan, masalah serius seperti mesin yang overheating akan terjadi.  5. Bahan Bakar yang Lebih Boros Meskipun tidak terkait secara langsung, kampas kopling yang mulai habis juga bisa dicek dari penggunaan bahan bakar yang lebih boros. Dalam hal ini, tentu Anda harus peka ketika merasakan penggunaan bahan bakar yang lebih cepat habis dibandingkan sebelumnya. Apa yang membuat bahan bakar lebih boros adalah kerja mesin mobil yang bertambah berat. Seperti disinggung di atas, ketika kampas kopling mulai habis, maka mesin akan menderu dan berputar lebih keras karena daya mesin tidak tersalurkan dengan optimal melalui transmisi. Dikarenakan putaran mesin memerlukan bahan bakar, kondisi di atas akan membuat suplai bahan bakar bertambah. Inilah kenapa mobil Anda bisa jadi akan semakin boros.  Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi tanda kampas kopling habis. Sebagai tambahan, kampas kopling yang mulai habis juga bisa ditebak dari perpindahan persneling mobil yang terasa lebih berat. Kondisi ini selain mengakibatkan ketidaknyamanan berkendara, juga membuat stabilitas mobil terganggu seperti halnya saat ciri kaki-kaki mobil bermasalah muncul. Lakukan Penggantian Kampas Kopling Hanya di OJC Auto Service! Ketika tanda kampas kopling habis muncul, tentu Anda harus segera melakukan tindakan. Penggantian adalah satu-satunya opsi yang bisa dilakukan karena kampas kopling yang aus tidak mungkin bisa digunakan lagi. Hanya saja, terkadang, pengendara enggan melakukan penggantian sebelum kerusakan terlihat parah. Ya, harga kampas kopling mobil yang dianggap mahal kadang menjadi alasan. Dengan menunda penggantian, maka setidaknya ada cukup waktu untuk mengumpulkan uang penggantian. Padahal, hal tersebut merupakan keputusan yang salah. Jika kampas kopling mobil yang aus tidak segera diganti, kerusakan akan menjalar ke komponen lainnya. Bukan tidak mungkin Anda nantinya akan memerlukan biaya yang lebih banyak lagi. Jika Anda ingin melakukan penggantian kampas kopling mobil yang mulai habis, OJC Auto Service bisa menjadi pilihan yang tepat. Tentu, tidak hanya sigap dalam pengerjaan, kami juga senantiasa berusaha untuk memberikan layanan terbaik dengan harga yang terjangkau. Ditunjang dengan peralatan rutin yang lengkap dan mekanik yang berpengalaman, seluruh pengerjaan perbaikan mobil bisa dikerjakan dengan maksimal. Tak hanya itu, kami pun juga memberikan garansi pengerjaan sebagai jaminan kepuasan.Nah, apabila Anda mencari … Read more

Merawat Transmisi Manual Mobil Agar Senantiasa Optimal, Ini yang Harus Dilakukan!

Transmisi manual pada mobil, Sumber: .drive.com.au

Berbincang tentang perawatan mobil, cukup banyak pakar mengatakan bahwa mobil dengan transmisi manual cenderung lebih mudah dalam perawatan dibandingkan dengan transmisi otomatis. Bisa jadi, hal tersebut dikarenakan transmisi manual mobil memiliki sistem dan juga komponen yang lebih simple. Namun, perlu diperhatikan bahwa kemudahan dalam perawatan bukan berarti Anda boleh sekenanya saja dalam perawatan. Pasalnya, transmisi merupakan salah satu komponen yang sangat krusial. Artinya, apabila komponen ini mengalami masalah, bukan tidak mungkin keseluruhan sistem mobil juga akan bermasalah. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa cara efektif untuk merawat transmisi manual mobil agar senantiasa bekerja dengan optimal. Penasaran? Simak ulasannya! Sekilas Tentang Transmisi Manual Sebelum membahas tentang perawatan transmisi manual, ada baiknya jika Anda juga memahami apa yang sebenarnya dimaksud dengan transmisi manual. Hal ini cukup beralasan agar nantinya Anda bisa melakukan perawatan dengan lebih optimal.  Dalam pengertian singkat, transmisi manual merupakan komponen pada mesin yang berfungsi untuk mengubah kecepatan serta tenaga mobil yang berasal dari mesin menuju roda. Seperti namanya, komponen ini bekerja secara manual. Bisa dikatakan bahwa transmisi manual termasuk teknologi yang sudah lama. Namun, meskipun saat ini kendaraan dengan transmisi otomatis lebih banyak diproduksi, tidak sedikit pengendara yang lebih memilih kendaraan dengan transmisi manual. Hal ini salah satunya disebabkan adanya beberapa kelebihan dari sistem transmisi ini. Adapun beberapa kelebihan dari sistem transmisi mobil manual diantaranya adalah: Selain itu, mobil dengan transmisi manual juga lebih baik perihal penggunaan oli. Artinya, oli mesin yang digunakan akan memiliki rentang pemakaian dan penggantian yang lebih lama.  Masalah yang Kerap Terjadi pada Transmisi Manual Mobil Layaknya komponen mobil pada umumnya, transmisi manual mobil pun tidak lepas dari masalah yang bisa terjadi. Tentu saja, permasalahan pada transmisi ini sedikit banyak akan berpengaruh pada performa mobil dan juga kenyamanan berkendara.  Suara mendengung menjadi salah satu masalah yang kerap muncul. Ini adalah tanda jika transmisi mobil tidak sedang baik-baik saja karena adanya komponen yang beradu. Hal ini tentu akan membuat kinerja transmisi menjadi lebih lambat dan bisa jadi ada kerusakan komponen yang muncul.  Selain itu, transmisi manual yang telat merespons juga kerap terjadi. Masalah pada transmisi manual ini biasanya muncul dikarenakan adanya komponen transmisi yang aus, terutama komponen kopling. Hal ini bisa menjadi penyebab mobil mogok mendadak saat mobil dikendarai.  Adanya bau terbakar menjadi masalah transmisi manual mobil lain yang tidak dianggap sepele. Bau yang tercium hingga ke dalam kabin ini biasanya terjadi karena transmisi yang overheating sebab kurangnya pelumasan. Bisa jadi, ada pula kebocoran oli transmisi yang membuat pelumasan tidak maksimal.  Perawatan Penting pada Transmisi Manual Mobil Seiring fungsi transmisi manual yang begitu krusial, melakukan perawatan pada bagian mobil ini tentu bisa dikatakan sangat penting. Dengan perawatan yang tepat, tentu bukan hanya masalah pada transmisi yang tidak terjadi, tetapi juga kinerja transmisi yang akan lebih optimal. Adapun beberapa perawatan penting yang bisa Anda lakukan diantaranya adalah: 1. Mengganti Oli Transmisi secara Teratur Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah melakukan penggantian oli secara teratur. Seperti yang disinggung sebelumnya, pelumasan pada transmisi berpengaruh pada bagaimana komponen transmisi akan bekerja. Selain itu, oli pun semakin lama akan semakin keruh dan menurun secara kualitas. Layaknya manfaat servis berkala yang akan membuat performa mobil stabil, penggantian oli akan membuat komponen transmisi juga bekerja secara optimal. Terkait hal ini, idealnya, oli transmisi diganti maksimal setelah menempuh jarak 50.000 kilometer. 2. Menyetel Kopling yang Tepat Agar transmisi manual mobil bekerja dengan optimal, Anda juga sebaiknya menyetel kopling mobil dengan tepat. Ini adalah langkah yang cukup penting dan akan berpengaruh pada kenyamanan ketika menginjak pedal transmisi. Perlu diketahui bahwa jarak pedal yang terlalu tinggi bisa merenggangkan jarak kopling dengan transmisi. Inilah kenapa terkadang pengendara merasakan penggantian gigi transmisi yang terasa berat dan juga kasar.  Selain itu, perlu diketahui bahwa kopling transmisi akan aus seiring waktu digunakan. Inilah kenapa penyetelan ulang kopling perlu dilakukan. Untuk Anda yang berada di Jogja, ada cukup banyak tempat service mobil Jogja yang bisa diandalkan untuk membantu penyetelan kopling ini. 3. Menggunakan Suku Cadang Asli Sebagaimana disinggung sebelumnya, semakin lama digunakan komponen transmisi akan aus dan perlu diganti. Beberapa kalangan kerap mengabaikan pemilihan suku cadang dan tak jarang mereka menggunakan suku cadang abal-abal karena alasan irit dan hemat biaya. Padahal, tentu, mutu dari suku cadang abal-abal tidak terjamin. Oleh karenanya, untuk penggantian suku cadang transmisi yang aus, pastikan jika Anda menggunakan suku cadang asli. Ya, selain cenderung lebih pas dari segi struktur, kualitas suku cadang asli tentu saja lebih baik dan bisa bertahan dalam waktu yang lebih lama.  4. Mengoper Gigi dengan Tepat Hal lain yang juga perlu diperhatikan terkait perawatan transmisi manual mobil adalah terkait pemindahan gigi. Seperti namanya, transmisi ini dikendalikan secara manual sehingga proses pemindahan gigi akan berpengaruh pada kondisi transmisi. Oleh karenanya, Anda perlu memperhatikan bagaimana Anda melakukan pemindahan gigi. Pastikan adanya suara ‘klek’ yang terdengar di mana menandakan jika gigi transmisi sudah berpindah secara tepat. Selain itu, hindari memindah gigi yang tergesa-gesa dan meloncat dari skema kecepatan gigi mobil. Beberapa hal di atas adalah apa yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk perawatan transmisi manual pada mobil Anda. Tentu, ada baiknya jika Anda segera melakukan perbaikan ketika menemukan masalah sekecil apapun agar transmisi bisa kembali bekerja dengan baik dan kerusakan tidak menjalar. OJC Auto Service, Solusi Perbaikan Transmisi Mobil Anda Dengan struktur yang cukup rumit, perbaikan transmisi manual pada mobil memang cukup susah dilakukan sendiri. Terutama jika Anda tidak memiliki pengetahuan mendasar tentang transmisi dan juga alat yang lengkap. Tak perlu khawatir, untuk perbaikan mobil Anda, Bengkel Mobil OJC hadir sebagai solusi yang tepat. Dengan peralatan lengkap yang dimiliki serta mekanik handal di bidangnya, kami siap membantu memperbaiki berbagai masalah transmisi manual Anda dan membuat kinerjanya optimal kembali. Juga, kami menyediakan suku cadang yang cukup lengkap untuk memudahkan penggantian jika diperlukan. Tentu saja, suku cadang yang kami sediakan adalah produk asli dengan harga yang lebih terjangkau. Nah, jika Anda ingin melakukan perbaikan pada transmisi manualatau kerusakan lain pada kendaraan Anda, hubungi CS kami dan Anda bisa berkonsultasi dulu secara gratis!

Suspensi Mobil Keras, Apa Solusinya?

Suspensi mobil, Sumber: cloudinary.com

Layaknya komponen mobil pada umumnya, suspensi juga termasuk komponen mobil yang perlu perawatan. Kasus suspensi mobil keras memang termasuk hal yang umum terjadi pada mobil. Hanya saja, tentu, masalah ini harus ditangani dengan tepat dan cepat agar tidak merembet ke masalah selanjutnya. Perlu diketahui bahwa kerasnya suspensi mobil bisa berdampak pada kenyamanan berkendara. Ya, ketika suspensi yang seharusnya bekerja sebagai peredam getaran, tidak mampu berfungsi dengan baik sehingga getaran karena medan jalan terasa lebih keras. Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika mendapati masalah suspensi mobil keras ini pada mobil yang biasa kita pakai? Sekilas Tentang Suspensi Mobil Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan suspensi mobil? Dalam pengertian singkat, suspensi mobil adalah sebuah sistem yang terdiri dari berbagai komponen berbeda dan berfungsi untuk menyangga bobot mobil dan juga mengontrol gerakan roda sehingga kenyamanan berkendara akan terasa. Tidak hanya itu, suspensi juga memiliki peran penting terkait keselamatan pengendara. Pasalnya, sebagaimana disinggung sebelumnya, dengan adanya suspensi, maka getaran mobil karena medan yang tidak rata akan diredam sehingga guncangan di dalam mobil akan berkurang. Artinya, mobil bisa melaju dengan lebih stabil. Kenapa Suspensi Mobil Terasa Keras? Ketika guncangan mobil terasa lebih bergetar dari biasanya, bisa jadi hal tersebut adalah ciri dari kaki-kaki mobil bermasalah ataupun suspensi mobil keras. Tentu saja, selain kenyamanan yang berkurang, stabilitas mobil saat melaju pun tidak akan optimal. Memang, masalah ini menjadi hal umum terkait kondisi mobil. Namun, ada beberapa penyebab suspensi mobil menjadi keras yang perlu diketahui agar nantinya Anda bisa melakukan pencegahan dengan lebih baik. Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah: 1. Terlalu Sering Melintas di Jalan yang Rusak Berkaitan dengan masalah suspensi mobil keras, terlalu sering melintasi jalanan yang rusak adalah salah satu sebabnya. Pasalnya, ketika mobil melewati jalanan yang bergelombang, terutama tanpa mengurangi kecepatan, maka suspensi akan bekerja lebih keras untuk menahan guncangan. Hal inilah yang nantinya akan membuat komponen suspensi lebih cepat rusak dan akhirnya suspensi mobil menjadi lebih keras. Tidak hanya itu, usia pemakaian suspensi pun bisa jadi akan cenderung berkurang. 2. Suspensi Kotor Masalah kebersihan juga menjadi penyebab kenapa komponen mobil ini menjadi keras dan juga rawan rusak. Perlu diketahui bahwa suspensi yang kotor nantinya tidak akan bekerja secara optimal. Kotoran berupa debu yang menempel pun akan mengisi celah-celah suspensi yang membuatnya lebih keras. Para pakar otomotif bahkan mengatakan jika suspensi yang kotor nantinya akan memicu kerusakan pada komponen lain. Pasalnya, beberapa komponen terhubung dengan suspensi ini. 3. Muatan yang Berlebihan Hal lain yang menjadi penyebab suspensi mobil keras adalah seringnya mobil memiliki muatan yang berlebihan dari seharusnya. Biasanya, kasus ini terjadi pada mobil yang memang difungsikan sebagai mobil angkut, seperti mobil bak terbuka atau lainnya. Perlu diketahui bahwa sebenarnya setiap mobil angkut memiliki kapasitas tersendiri sebagai batasan. Hanya saja, terkadang karena urusan efisiensi, seseorang memaksakan muatan meskipun sebenarnya sudah over kapasitas. Kondisi ini akan membuat suspensi bekerja lebih keras. Pada titik tertentu, bisa jadi komponen suspensi menjadi aus dan suspensi menjadi keras. Bahkan, muatan berlebihan bisa membuat umur ban lebih pendek dan ban harus diganti karena sudah rusak.  Beberapa poin di atas adalah sebab umum suspensi mobil keras yang kerap terjadi. Sebagai tambahan, umur suspensi yang sudah uzur dan juga pemasangan upper mounting yang tidak pas juga menjadi penyebab dari masalah ini. Suspensi Mobil Keras, Apa yang Bisa Dilakukan? Seperti yang dibahas sebelumnya, efek suspensi mobil keras yang muncul adalah mobil terasa berguncang dan berkendara menjadi tidak nyaman. Oleh karenanya, untuk mengembalikan kenyamanan berkendara, Anda harus segera melakukan tindakan pada suspensi mobil tersebut. Adapun beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini diantaranya adalah: 1. Mengganti Komponen Suspensi Melakukan penggantian komponen adalah salah satu cara mengatasi suspensi mobil keras yang bisa Anda lakukan. Terutama, untuk komponen suspensi yang memang sudah lama digunakan atau kadaluwarsa.  Beberapa komponen seperti peredam kejut, per, bushing dan lainnya memang memiliki masa pakai tertentu. Pada waktunya, komponen tersebut harus diganti dengan komponen baru. Nah, jika Anda berada di Jogja, ada cukup banyak layanan service mobil Jogja yang siap membantu. 2. Membersihkan Bagian Komponen Suspensi Apabila penyebab suspensi mobil keras adalah karena komponen suspensi yang kotor, maka solusinya adalah Anda harus membersihkannya. Kotoran yang menempel terlalu lama akan menjadi kerak hingga nantinya menghambat gerakan suspensi dan suspensi pun akan mengeras. Hanya saja, terkait pembersihan komponen suspensi, Anda harus berhati-hati. Selain memastikan tidak ada air yang masuk ke dalam komponen suspensi, hindari penggunaan alat seperti jet air yang justru bisa merusak bagian suspensi yang cenderung lunak. Oleh karenanya, sebelum melakukan pembersihan komponen suspensi, ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari terlebih dahulu. Termasuk, memilih sabun atau alat pembersih yang tepat dan aman untuk berbagai komponen suspensi tersebut. 3. Mengganti Oli Suspensi Meskipun memiliki pegas sebagai komponen, namun perlu dipahami bahwa suspensi juga bekerja dengan pelumas atau oli. Tentu saja, oli menjadi komponen yang cukup penting untuk diperhatikan agar suspensi bisa bekerja dengan baik. Nah, jika Anda mendapati masalah suspensi mobil keras, melakukan penggantian oli suspensi bisa dijadikan solusi yang tepat. Seperti diketahui, seiring waktu berjalan, oli yang digunakan akan semakin keruh dan tidak bisa bekerja secara optimal. Dengan mengganti oli suspensi, maka suspensi bisa kembali optimal dan terasa empuk lagi. Selain beberapa solusi di atas, mengurangi kecepatan mobil saat melalui jalanan berlubang juga bisa dilakukan untuk menjaga kondisi suspensi. Juga, ada baiknya jika Anda secara rutin melakukan balancing dan spooring mobil terutama saat penggantian komponen suspensi untuk menyetel ulang suspensi agar lebih stabil. Perbaikan Suspensi Mobil Terpercaya Hanya di OJC Auto Service Kondisi suspensi yang keras tentu menjadi biang berkendara yang tidak nyaman dan kestabilan mobil yang tidak optimal. Oleh karenanya, mengecek dan melakukan perbaikan suspensi perlu dilakukan dengan maksimal agar masalah berkendara tak lagi terjadi. Terkait perbaikan pada suspensi mobil, Bengkel Mobil OJC siap menjadi mitra Anda yang terpercaya. Dengan mekanik yang berdedikasi dan berpengalaman, segala jenis kerusakan suspensi mobil bisa ditangani dengan optimal.  Tidak hanya itu, kami juga memiliki layanan balancing dan spooring mobil dengan peralatan modern untuk memastikan setiap suspensi tersetel dengan baik. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi OJC Auto Service untuk keperluan perbaikan mobil. Tak perlu khawatir, ada garansi yang senantiasa diberikan untuk setiap … Read more

Tipe Mobil LCGC, Apa sih Kelebihannya?

Mobil LCGC, Sumber: otosia.com

Pernah mendengar istilah tipe mobil LCGC sebelumnya? Dikenalkan sejak tahun 2013 silam, LCGC menjadi salah satu tipe mobil yang cukup populer hingga saat ini. Mobil ini pun sebenarnya sengaja dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan produk mobil terjangkau yang juga ramah lingkungan. LCGC sendiri merupakan kependekan dari Low Cost Green Car yang secara umum berarti mobil murah yang memiliki inovasi kekinian terkait isu lingkungan. Salah satu poin yang di-highlight dari mobil ini adalah emisi gas yang cenderung lebih rendah dibandingkan tipe mobil lainnya. Berbincang tentang LCGC, pada kesempatan ini akan dibahas apa yang menjadi kelebihan mobil LCGC dan juga rekomendasi produk yang bisa dijadikan opsi. Penasaran? Simak ulasannya! Kelebihan Tipe Mobil LCGC Sebagaimana disinggung sebelumnya, LCGC adalah produk mobil yang secara khusus diproduksi untuk menyediakan kendaraan terjangkau dan canggih bagi masyarakat. Hadir sebagai inovasi yang mengesankan, LCGC menawarkan beberapa kelebihan yang bisa Anda jadikan pertimbangan untuk memilihnya. Beberapa kelebihan dari tipe mobil yang satu ini diantaranya adalah: 1. Harga yang Terjangkau Masalah harga memang menjadi pertimbangan awal ketika seseorang hendak membeli mobil. Terkadang, harga mobil yang terlampau mahal membuat seseorang enggan memilih atau bahkan lantas berpaling membeli mobil bekas.  Nah, LCGC hadir menjawab kegelisahan pelanggan terkait harga. Produk tipe mobil yang satu ini hadir di pasaran dengan harga sekitar 100 hingga 150 jutaan. Tentu saja, range harga tersebut bisa dikatakan cukup terjangkau jika dibandingkan ragam produk mobil lainnya di pasaran. 2. Lebih Ramah Lingkungan  Tidak hanya masalah harga yang lebih terjangkau, mobil LCGC pun bisa dikatakan lebih ramah lingkungan. Sama seperti namanya, tipe mobil LCGC mengusung tema go green dalam produksinya.  Para pakar otomotif mengatakan jika mobil LCGC menerapkan teknologi yang lebih efisien terutama perihal penggunaan bahan bakar. Mobil tipe ini tidak hanya lebih hemat dalam pemakaian bahan bakar, tetapi juga memiliki emisi gas buang yang lebih rendah. Inilah kenapa mobil LCGC dianggap menjadi salah satu kendaraan masa depan. 3. Desain yang Lebih Modern Apakah Anda termasuk seseorang yang mempertimbangkan desain sebagai salah satu aspek pertimbangan saat memilih mobil? Jika ya, tipe mobil LCGC adalah pilihan yang cukup tepat. Memang, mobil LCGC hadir dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, tipe mobil ini tetap memiliki desain yang tidak bisa diremehkan. Desain yang istimewa kombinasi dari konsep mobil modern dan inovasi terbaru otomotif membuat produk mobil LCGC terlihat begitu elegan. Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi kelebihan dari tipe mobil LCGC. Sebagai tambahan, mobil LCGC cenderung lebih mudah terkait perawatan terutama karena penerapan teknologi yang lebih sederhana. Anda tentu akan mendapatkan manfaat servis berkala secara maksimal tanpa harus membayar biaya perawatan yang begitu mahal.  Rekomendasi Produk Mobil LCGC, Murah dan Mewah! Seiring popularitas tipe mobil LCGC yang terus meningkat, banyak produsen mobil yang memproduksi mobil tipe ini. Adanya banyak tipe mobil ini tentu akan memudahkan Anda untuk memilih mana LCGC favorite yang cocok dengan keinginan.  Nah, untuk memudahkan upaya memilih mobil LCGC terbaik, ada beberapa produk mobil LCGC yang bisa dijadikan opsi, diantaranya: 1. Toyota Agya Toyota mengeluarkan Agya untuk variasi LCGC yang cukup menarik. Mobil yang hadir dengan body gagah ini siap menemani perjalanan panjang di berbagai medan yang berbeda. Salah satu hal menarik dari mobil ini adalah spesifikasi mesin yang hadir dengan kapasitas 1.000 cc kode 1KR-DE 3 silinder. Mesin ini tidak hanya cukup powerful, tetapi juga sangat efisien dalam penggunaan bahan bakar.  Tidak hanya itu, Agya hadir dengan fitur entertainment yang cukup lengkap. Anda akan merasakan perjalanan yang menyenangkan dan berkesan dengan berbagai sarana hiburan yang ada di dalam kabin. 2. Honda Brio Satya Honda tidak mau ketinggalan terkait produk LCGC dengan mengeluarkan Brio Satya. Bahkan, bisa dikatakan bahwa Brio Satya termasuk salah satu mobil LCGC murah yang cukup ciamik di kelasnya. Bagaimana tidak, tipe mobil LCGC ini hadir dengan mesin 1,2 L dan dilengkapi dengan transmisi CVT terbaru di kelasnya. Mesin mobil ini pun cukup istimewa karena sudah menggunakan teknologi i-VTEC yang akan membuat penggunaan bahan bakar selama berkendara menjadi lebih irit. Hal lain yang menarik dari mobil ini adalah tampilannya. Honda tampak cukup serius dalam mengembangkan mobil ini terlihat dari konsep Brio Satya yang begitu mewah dan gagah. 3. Datsun Go Rekomendasi tipe mobil LCGC lain yang tak kalah menarik adalah Datsun Go. Mobil besutan Nissan ini menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya. Menawarkan mesin dengan kapasitas 1.200 cc, Datsun Go mampu menghasilkan kinerja mesin yang cukup mengesankan. Ditambah, penggunaan bahan bakar untuk mobil ini pun cukup efisien dengan perhitungan rata-rata 20,3 kilometer per liter bahan bakar.  Juga, Datsun Go sudah dilengkapi dengan CVT yang akan memberikan kenyamanan lebih saat berkendara. Sayangnya, mobil ini discontinued. Oleh karenanya, Anda yang ingin memilikinya bisa mencari varian bekasnya.  4. Daihatsu Ayla Terkenal sebagai salah satu pabrikan mobil terbaik, Daihatsu menghadirkan Ayla sebagai variasi LCGC menarik untuk dipertimbangkan. Kombinasi antara desain yang mentereng dengan kenyamanan yang maksimal menjadi gambaran betapa mobil ini istimewa.  Untuk urusan mesin, Ayla memiliki dua varian mesin dengan kapasitas 1.000 cc dan 1.200 cc. Meskipun berbeda, namun kedua mesin ini menawarkan kinerja optimal dan konsumsi bahan bakar yang cukup efisien. Kabarnya, jarak tempuh mobil ini per liter bahan bakar bisa mencapai hingga 20 kilometer.  Sayangnya, Ayla memiliki fitur yang cukup terbatas. Memang, jika ditelaah, keterbatasan fitur adalah upaya Daihatsu untuk menghadirkan LCGC yang lebih terjangkau.  Beberapa produk di atas bisa dijadikan referensi awal untuk memilih tipe mobil LCGC yang tepat. Tentu, selain ketiga produk mobil tersebut, masih ada variasi LCGC lain yang tak kalah menarik seperti Daihatsu Sigra, Suzuki Karimun Wagoon dan juga Toyota Calya. Jaga Performa Mobil LCGC di OJC Auto Service Selain memilih tipe mobil LCGC yang tepat, melakukan perawatan adalah hal yang tak boleh ketinggalan. Permasalahan umum seperti telat ganti oli mobil akan mengakibatkan masalah yang cukup serius. Terkait perawatan mobil LCGC, OJC Auto Service siap membantu Anda sebaik mungkin. Tak hanya sebagai penyedia layanan service AC mobil Jogja, kami juga siap memperbaiki berbagai kerusakan mobil dan mengembalikan performa mobil yang lebih optimal. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan layanan penjemputan untuk memudahkan mobilitas pelanggan yang kesulitan membawa mobil ke bengkel. Tak perlu repot, Bengkel Mobil OJC siap hadir dan … Read more

Mesin Mobil Overheat, Apa yang Harus Dilakukan?

Mesin mobil overheat, Sumber: evalube.com

Apakah Anda pernah menemukan kondisi mesin mobil yang terlalu panas saat berkendara? Memang, kondisi ini cukup umum terjadi terutama ketika berkendara dengan jarak tempuh yang jauh. Namun, meskipun sering terjadi, masalah mesin mobil overheat tetap saja membuat pengendara panik, was-was dan juga bingung. Secara singkat, overheating sendiri adalah kondisi ketika mobil mengalami kenaikan suhu yang terlampau tinggi. Jika tidak ditanggulangi, kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab mobil mogok mendadak dan masalah mesin lainnya. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa hal termasuk penyebab overheating pada mobil dan juga apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Penasaran? Simak ulasannya! Penyebab Umum Mesin Mobil Overheat Seperti dibahas sebelumnya, mesin mobil overheat sebenarnya memang merupakan hal yang umum terjadi, terutama ketika Anda berkendara dalam jarak yang jauh. Namun, tetap saja, hal ini adalah masalah yang cukup serius dan harus diatasi dengan tepat agar tidak merembet dan menjadi sebab masalah lainnya. Ada beberapa hal umum yang menyebabkan masalah mesin mobil overheating ini. Beberapa diantaranya adalah: 1. Cairan Radiator Habis Salah satu penyebab umum masalah mesin mobil overheat adalah cairan radiator atau water coolant yang habis. Seperti namanya, cairan radiator ini berfungsi untuk turut menurunkan suhu mesin saat mobil dikendarai. Jika ditelaah, sebenarnya usia cairan radiator ini cukup panjang. Dalam penggunaan standar, cairan ini mampu bertahan hingga jarak 20.000 kilometer. Hanya saja, bukan berarti tidak perlu adanya pengecekan sama sekali. Terkadang, perjalanan yang cukup jauh membuat penggunaan air radiator lebih boros. Inilah kenapa water coolant bisa lebih cepat habis. 2. Kerusakan pada Radiator Kerusakan yang terjadi pada radiator juga turut menyebabkan masalah mesin mobil overheat. Ketika radiator rusak artinya komponen ini tidak bisa berperan untuk membantu menurunkan suhu mesin mobil saat bekerja. Akhirnya, mesin mobil pun akan semakin panas dan kemungkinan besar mengalami overheating. Terkait masalah radiator, ada beberapa kerusakan yang umum terjadi. Masalah kebocoran radiator menjadi hal yang paling sering terjadi. Biasanya, kebocoran ini muncul karena kondisi selang radiator yang sudah getas ataupun penggunaan air radiator yang asal-asalan dan tidak sesuai standar.  3. Thermostat yang Rusak Hal lain yang juga menjadi penyebab mesin mobil overheat adalah kerusakan pada thermostat. Thermostat sendiri adalah inti dari radiator yang berfungsi untuk mengetahui suhu pada mesin mobil. Misalnya saja, ketika suhu mobil terbaca rendah, maka thermostat akan menahan water coolant tetap berada di radiator. Namun, ketika suhu meningkat, thermostat akan terbuka dan cairan akan mengaliri water jacket yang ada di mesin mobil. Lantas, bagaimana jika thermostat rusak? Apa yang terjadi adalah water coolant tidak akan mengalir ke water jacket meskipun mesin panas. Akibatnya, mesin mobil pun mengalami overheating. Beberapa hal di atas adalah apa yang menjadi sebab umum mesin mobil overheat. Sebagai tambahan, masalah ini juga bisa terjadi ketika pengendara menggunakan oli mesin abal-abal yang cenderung tidak berkualitas. Tanda Mesin Mobil Mengalami Overheating Ada beberapa tanda umum yang muncul ketika mesin mobil overheat. Tentu saja, ciri-ciri mobil overheat ini bisa menjadi patokan bagi pengendara untuk segera melakukan penanganan agar kondisi mesin mobil segera stabil. Adapun beberapa ciri overheating pada mesin mobil yang terjadi diantaranya adalah: Selain beberapa ciri di atas, mesin mobil overheat juga ditandai dengan adanya keretakan pada blok mesin. Hanya saja, kondisi ini terjadi terutama ketika air radiator habis dan suhu panas mesin terjadi berulang kali.  Mengatasi Mesin Mobil Overheat, Apa yang Harus Dilakukan?  Sebenarnya, masalah mesin mobil overheat bisa dicegah dari awal jika Anda secara rutin melakukan servis mesin. Ya, salah satu manfaat servis berkala adalah kondisi mesin yang lebih terjaga dan penyebab mesin overheating bisa ditangani sejak awal. Namun, ketika mesin mobil mengalami masalah ini dan Anda baru menyadarinya, ada beberapa tindakan awal yang bisa Anda lakukan, diantaranya: 1. Mematikan Mesin Mobil Jika Anda mendapati mesin mobil overheat di tengah perjalanan, maka ada baiknya jika Anda menepi dan mematikan mesin mobil terlebih dahulu. Ini adalah salah satu solusi awal yang cukup efektif untuk mengatasi masalah ini. Ketika Anda mematikan mesin mobil, maka setidaknya suhu mesin mobil akan menurun. Nah, saat suhu menurun, mesin mobil tidak lagi mengalami overheating dan risiko mobil mogok pun akan berkurang. 2. Membuka Kap Mesin Sejalan dengan poin sebelumnya, Anda juga bisa membuka kap mesin untuk menurunkan suhu mesin mobil Anda. Dengan cara ini, udara di sekitar akan masuk ke dalam kap mesin yang bisa juga menjadi senjata menurunkan suhu mesin mobil.  Poin ini sekaligus juga bisa menjadi opsi cara mengatasi mesin mobil overheat terutama ketika radiator rusak dan tidak bisa bekerja. Dengan membuka kap mesin selama beberapa waktu, bisa jadi suhu mesin mobil akan turun cukup signifikan. 3. Melakukan Pengecekan pada Radiator Untuk mengatasi masalah mesin mobil overheat, Anda juga bisa melakukan pengecekan pada radiator. Pengecekan ini cukup penting terutama untuk memastikan tidak ada kebocoran pada radiator mobil Anda. Nantinya, ketika ternyata ada kebocoran selang radiator, perbaikan bisa segera dilakukan. Pun demikian juga ketika komponen radiator seperti thermostat rusak, Anda bisa segera melakukan penggantian.  Beberapa poin di atas bisa menjadi langkah awal untuk melakukan perbaikan pada masalah mesin mobil overheat. Hanya saja, untuk langkah lanjutan, Anda bisa saja perlu melakukan tune up untuk memastikan mesin mobil tidak bermasalah. Perbaikan Mobil Profesional Hanya di Bengkel Mobil OJC Perbaikan mesin dan komponen lain perlu dilakukan terutama ketika masalah mesin mobil overheat terlalu sering terjadi sedangkan Anda harus bepergian jauh. Nah, sebagai penyedia tune up mobil Jogja, Bengkel Mobil OJC siap membantu Anda memperbaiki mesin mobil dengan maksimal.  Ditunjang dengan mekanik yang handal dan berpengalaman di bidangnya, berbagai masalah mesin mobil bisa diatasi dengan baik, termasuk mesin mobil yang kerap overheating. Tak hanya itu, Bengkel Mobil OJC pun menyediakan layanan panggilan untuk membantu Anda yang mengalami masalah mobil di tengah perjalanan. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi CS kami dan dapatkan penawaran layanan perbaikan mesin mobil berikut komponen lainnya dengan harga terjangkau dan jaminan garansi!

Plus Minus Modifikasi Mobil Ceper, Wajib Diketahui!

Modifikasi mobil ceper, Sumber: rumahmodifikasi.com

Diantara berbagai ide modifikasi mobil, bisa dikatakan bahwa modifikasi mobil ceper adalah salah satu ide yang cukup populer. Ya, cukup banyak pemilik mobil yang berkeinginan memodifikasi mobil mereka menjadi lebih ceper. Bahkan, tak sedikit komunitas mobil ceper yang eksis di berbagai wilayah. Tampilan mobil yang lebih pendek dan unik mungkin menjadi daya tarik utama ide modifikasi ini. Namun, bagi Anda yang memiliki keinginan untuk memodifikasi mobil bergaya ceper, penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan ide modifikasi ini. Setidaknya, Anda nantinya memiliki pertimbangan yang matang sehingga tidak ada sesal yang muncul. Lantas, apa saja plus dan minus dari ide modifikasi mobil ceper ini? Simak ulasannya! Kelebihan Modifikasi Mobil Ceper Seperti disinggung sebelumnya, modifikasi mobil ceper memang menjadi tren terutama di kalangan anak muda. Terlebih, bagi mereka yang ingin memiliki mobil dengan tampilan yang cenderung unik dan tak biasa. Perlu diketahui bahwa selain dari tampilan mobil ceper yang ciamik dan berbeda dari mobil kebanyakan, ide modifikasi mobil ini juga memiliki kelebihan lain cukup mengejutkan. Beberapa kelebihan mobil ceper diantaranya:  1. Kesan yang Lebih Gagah Jika Anda ingin memiliki mobil dengan tampilan yang lebih keren dan terkesan gagah, modifikasi mobil ceper bisa menjadi ide yang tepat untuk diaplikasikan. Tak salah memang karena jarak aspal dan body mobil yang lebih rendah membuat mobil terlihat lebih tangguh. Tidak hanya itu, mobil ceper pun memiliki kesan mobil dengan mesin yang lebih bertenaga. Untuk memaksimalkan tampilan mobil, Anda bisa menggunakan velg tapak lebar. Kombinasi velg yang digunakan dan body yang rendah membuat tampilan mobil begitu mengesankan dan membuat orang lain yang memandangnya kagum. 2. Mobil yang Lebih Aerodinamis Hal lain yang menjadi nilai plus dari ide modifikasi mobil ceper adalah ide modifikasi ini akan membuat mobil cenderung lebih aerodinamis. Sebelumnya, sebagaimana diketahui, mobil yang biasanya memiliki body yang aerodinamis adalah mobil sport. Tentu, harganya begitu mahal.  Terkait mobil yang lebih aerodinamis, mobil ceper memiliki ground clearance yang lebih rendah. Dengan hal ini, aliran angin ke kolong mobil pun nantinya akan menjadi lebih rendah. Sekilas, hal tersebut tidak menimbulkan efek apa-apa. Namun, jika ditelaah lebih jauh, ground clearance yang lebih rendah akan membuat mobil bisa mencengkram aspal dengan lebih baik sehingga performa mobil secara tidak langsung akan lebih optimal.  3. Stabilitas Mobil yang Lebih Baik Sejalan dengan poin sebelumnya, kondisi ground clearance yang lebih rendah akan membuat stabilitas mobil cenderung lebih baik. Ya, hal ini dikarenakan posisi body mobil yang lebih dekat dengan jalan atau tanah. Dengan stabilitas mobil yang lebih baik, laju mobil akan lebih optimal. Ketika Anda mengendarai mobil di jalan yang halus dan cenderung lurus, kecepatan mobil pun bisa lebih dimaksimalkan. Juga, mobil cenderung lebih kuat sehingga tidak mudah terguling. Setidaknya, beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi nilai plus dari ide modifikasi mobil ceper. Sebagai tambahan, ide modifikasi ini juga cukup efektif untuk mengurangi hambatan udara saat mobil melaju.  Hasilnya, selain performa mobil meningkat, penggunaan bahan bakar selama perjalanan pun akan lebih efisien. Hanya saja, Anda perlu mencari tahu terkait tips modifikasi mobil agar hasil pengerjaan lebih maksimal.  Kekurangan Modifikasi Mobil Ceper Meskipun memiliki cukup banyak kelebihan dan juga menjadi tren modifikasi mobil saat ini, perlu diperhatikan bahwa ide modifikasi mobil ceper juga memiliki kekurangan. Tentu saja, kekurangan ini penting untuk dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk menerapkannya. Beberapa kekurangan mobil ceper ini diantaranya adalah: 1. Lebih Susah untuk Didongkrak Hal pertama yang menjadi kekurangan dari ide modifikasi mobil ceper adalah mobil yang cenderung lebih susah didongkrak. Seperti diketahui, mobil ceper memiliki jarak body dan tanah yang lebih rendah daripada mobil pada umumnya. Di sisi lain ukuran dongkrak pun memiliki standar sendiri. Dengan kondisi tersebut, menemukan titik tumpu untuk melakukan dongkrak seperti ketika mobil pecah ban atau rem mobil bunyi menjadi lebih susah. Inilah kenapa diperlukan setidaknya dongkrak khusus untuk memudahkan pengerjaan perbaikan mobil jika diperlukan. 2. Risiko Mobil Lebih Rawan Rusak Dari segi tampilan, ground clearance yang lebih rendah memang menyajikan tampilan mobil yang lebih gagah dan menarik. Namun, dari sisi yang lain kondisi ini juga meningkatkan risiko kerusakan pada bagian body mobil. Ya, jika pengendara tidak berhati-hati saat mengendarai mobil mereka, terutama ketika berada di jalan yang berlubang atau memiliki polisi tidur, maka body mobil lebih rawan terkena gesekan, terutama bagian bumper depan dan juga side skirt. Juga, tanda kelistrikan mobil bermasalah akan lebih sering muncul karena gesekan komponen kelistrikan dengan komponen lainnya.  Kondisi ini tentu perlu diperhatikan dengan saksama. Alih-alih memiliki mobil yang istimewa, bisa jadi Anda justru harus lebih sering merogoh kocek untuk melakukan perbaikan body mobil.  3. Mobil yang Kurang Nyaman Jika Anda mendambakan mobil yang nyaman untuk dikendarai dalam jarak yang jauh dan medan yang beragam, bisa jadi modifikasi mobil ceper bukanlah ide yang tepat. Ya, kenyamanan memang menjadi isu dari ide modifikasi ini. Memang,mobil ceper akan terasa nyaman dikendarai di jalanan yang rata, terlebih mobil ini memiliki stabilitas yang lebih baik. Namun, ketika ‘diajak’ berpetualang ke jalanan yang kurang rata, mobil akan jauh lebih sensitif terhadap guncangan yang diakibatkan suspensi mobil yang lebih pendek.  Selain itu, bisa jadi, Anda tidak bisa menggunakan suspensi bawaan mobil melainkan harus custom. Hal ini tentu mengharuskan Anda untuk menyiapkan budget tambahan untuk proses pengerjaan modifikasi.  Dengan beberapa kekurangan di atas, tentu Anda perlu mempertimbangkan lagi keinginan Anda untuk melakukan modifikasi mobil ceper. Sebagai tambahan, banyak mekanik yang mengatakan jika ide modifikasi ini akan memperpendek usia suspensi. Bengkel Mobil OJC, Sobat Modifikasi Mobil Terpercaya! Modifikasi memang menjadi jalan untuk memiliki mobil yang lebih keren dan tangguh. Hanya saja, terkait modifikasi mobil ceper, tentu Anda perlu menyerahkannya pada ahlinya untuk mendapatkan hasil pengerjaan yang maksimal dan mobil ceper yang tetap nyaman. Untuk pengerjaan modifikasi, Bengkel Mobil OJC menyediakan layanan modifikasi yang bisa Anda jadikan opsi. Tak hanya mengerjakan mobil ceper saja, kami juga siap melakukan berbagai ide modifikasi lain sesuai permintaan pelanggan. Tidak hanya itu, sebagai salah satu tempat service mobil Jogja terbaik, kami pun siap mengatasi berbagai permasalahan mobil dan mengembalikan performa mobil yang optimal. Dengan mekanik handal dan berpengalaman, segala kerusakan pada mobil bisa diatasi dengan baik. Tertarik dengan layanan kami? Chat CS kami segera dan dapatkan tawaran perbaikan mobil … Read more

Tak Perlu Panik! Ini Penyebab Mesin Mobil Brebet saat Digas dan Solusinya

Mesin mobil brebet saat digas, Sumber: hyundai.com

Apakah Anda pernah menemukan kondisi mesin mobil brebet saat digas baik di RPM rendah maupun tinggi? Memang, mesin yang terkesan tersendat saat mobil melaju merupakan hal yang kerap terjadi pada mobil. Namun, bukan berarti kondisi ini bisa dibiarkan karena secara langsung akan mengganggu kenyamanan berkendara.  Beberapa pengendara mungkin menganggap enteng permasalahan ini. Mereka berpikir bahwa mesin mobil yang brebet terjadi karena mesin yang belum panas. Nantinya, ketika mesin mobil sudah panas, maka masalah ini akan hilang sendirinya. Tentu saja, pendapat tersebut adalah pernyataan yang salah. Meskipun mobil brebet saat baru dinyalakan, kondisi ini bisa jadi akan tetap bertahan saat mesin mobil sudah panas. Bahkan, bisa jadi mesin mobil justru akan mengalami kerusakan yang tidak bisa dianggap sepele. Sebab Umum Mesin Mobil Brebet saat Digas dan Solusinya  Beberapa pengendara mungkin merasa panik ketika mendapati mesin mobil mereka tersendat terutama saat melaju dalam kecepatan cukup tinggi. Alasannya pun sebenarnya masuk akal bahwa ada kekhawatiran mesin yang brebet menjadi penyebab mobil mogok mendadak. Sebenarnya, Anda tak perlu panik ketika mendapati mesin mobil brebet saat digas. Hanya saja, memang, Anda perlu mengetahui penyebabnya agar bisa melakukan penanganan sesuai yang diperlukan. Ada beberapa sebab umum kenapa mesin mobil cenderung brebet saat digas. Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah: 1. Kondisi Busi yang Mulai Rusak Salah satu penyebab masalah mesin mobil brebet saat digas adalah kondisi busi yang mulai aus dan juga rusak. Seperti diketahui, busi menjadi salah satu komponen yang sangat penting dalam pengapian.  Hanya saja, seiring penggunaan, kondisi busi akan terus menurun. Bahkan, bisa jadi, busi tidak akan berfungsi ketika pemercik api habis dan memang sudah masuk waktu penggantian. Tentu, efeknya, pengapian mesin mobil tidak akan optimal yang efeknya mesin mobil akan cenderung brebet saat digas. Terkait masalah ini, penggantian busi menjadi hal pokok yang harus dilakukan. Tentu, pastikan Anda menggunakan busi baru sesuai standar pabrikan agar kinerjanya juga optimal. Jika memang diperlukan, Anda bisa saja melakukan penggantian busi secara keseluruhan. 2. Bahan Bakar yang Hampir Habis Volume bahan bakar yang minim atau bahkan hampir habis juga menjadi sebab mesin mobil brebet saat digas. Umumnya, masalah ini terjadi ketika pengendara lupa mengisi bahan bakar sebelum bepergian. Atau, pengendara menyadari bahan bakar hampir habis tetapi masih mencari SPBU untuk melakukan pengisian ulang. Anda tentu paham bahwa volume bahan bakar sangat krusial terkait performa mesin. Adanya suplai bahan bakar yang cukup akan membuat mesin mobil bisa bekerja maksimal. Sebaliknya, bahan bakar yang minim membuat mesin tidak bisa bekerja optimal sehingga masalah mesin brebet pun bisa terjadi. Untuk mengatasinya, tentu Anda perlu segera melakukan pengisian ulang terutama jika Anda mengendarai mobil dengan mesin injeksi. Selain itu, Anda bisa juga menyediakan bahan bakar cadangan jika hendak melakukan perjalanan jauh ke tempat yang minim SPBU. 3. Kerusakan pada Filter Bahan Bakar Hal lain yang menjadi biang masalahnya adalah kerusakan pada filter bahan bakar. Secara umum, filter bahan bakar berfungsi untuk menyaring bahan bakar agar bahan bakar yang mengalir ke ruang bakar bebas dari kotoran. Perlu dipahami bahwa bahan bakar yang terkontaminasi dengan kotoran sehingga kurang bersih akan membuat pembakaran di ruang bakar mesin mobil kurang optimal. Inilah sumber masalah kenapa mesin mobil tidak bekerja maksimal sehingga mesin brebet saat digas. Selain itu, perlu diketahui pula bahwa filter bahan bakar yang rusak juga menjadi penyebab mobil boros bahan bakar karena tidak ada saringan yang mengatur jumlah bahan bakar. Oleh karenanya, Anda perlu mengecek kondisi filter. Bersihkan jika filter memang kotor serta lakukan penggantian jika filter lama sudah tidak layak digunakan. 4. Mesin Mobil Terlalu Panas Suhu mesin kendaraan yang terlalu tinggi terutama ketika mengendarai mobil dalam jarak yang cukup jauh juga bisa menyebabkan mesin mobil bersuara aneh saat digas. Fakta ini sekaligus membantah pendapat bahwa mesin yang sudah panas cenderung bebas dari masalah mesin yang brebet dan tersendat. Terkait masalah ini, mesin mobil yang overheating akan menurunkan performa mobil secara keseluruhan. Ketika gas diinjak, mesin pun hanya akan meraung dan tersendat seolah tidak punya tenaga untuk melaju. Masalah overheating sebenarnya tidak hanya terjadi karena mobil yang terlalu lama dikendarai. Kondisi ini bisa juga terjadi karena adanya masalah pada radiator, seperti kebocoran ataupun air radiator yang habis.  Untuk mengatasinya, Anda bisa menghentikan mobil sementara guna menurunkan suhu mesin. Selain itu, cek pula kondisi radiator mesin. Apabila air radiator ternyata habis, maka lakukan pengisian ulang dengan segera. 5. Masalah pada Sistem Injeksi Satu lagi penyebab mesin mobil brebet saat digas adalah adanya permasalahan pada sistem injeksi. Sebenarnya, mobil dengan mesin injeksi memerlukan perawatan yang lebih mudah, yakni menjaga agar tidak kehabisan bahan bakar dan juga mengganti filter udara secara teratur. Namun, terkadang ada kondisi lain yang membuat sistem injeksi bermasalah. Misalnya saja, adanya kerusakan sensor mesin. Kerusakan ini membuat perhitungan ECU menjadi tidak akurat sehingga membuat mesin mobil tidak bekerja secara optimal. Akibatnya, mesin mobil pun cenderung brebet saat digas. Beberapa poin di atas adalah sebab umum terkait masalah mesin mobil brebet saat digas. Sebagai tambahan, masalah ini juga bisa terjadi karena ruang bakar mesin mobil yang kotor. Ya, seiring penggunaan, sisa-sisa pembakaran akan mengendap di ruang bakar yang nantinya akan berdampak pada kinerja mesin mobil. Lakukan Perawatan Mobil Hanya di OJC Auto Service Masalah mesin mobil brebet saat digas tentu tidak bisa dianggap sepele. Bukan hanya membuat berkendara menjadi tidak nyaman, jika masalah ini diabaikan, maka kerusakan akan menjalar serta semakin parah. Terkait cara mengatasi mobil brebet, Bengkel Mobil OJC menyediakan layanan perbaikan yang bisa diandalkan. Tidak hanya melakukan scanning menyeluruh untuk mengetahui sumber masalah mesin mobil, kami juga akan melakukan perbaikan dengan tepat dan cermat. Lebih dari itu, sebagai salah satu penyedia layanan tune up mobil Jogja terbaik, kami senantiasa menggunakan komponen original sesuai standar pabrik untuk memastikan kepuasan pelanggan. Tertarik? Segera hubungi CS OJC Auto Service dan dapatkan layanan perbaikan mobil profesional dengan harga terjangkau!

Penyebab Indikator Oli Mobil Menyala dan Cara Mengatasinya

Indikator oli, Sumber: evalube.com

Seperti diketahui, umumnya, semua lampu indikator termasuk indikator oli mobil akan menyala saat kunci kontak berada dalam posisi ON. Setelah beberapa detik, lampu indikator akan mati kecuali indikator lampu jika lampu dinyalakan. Lantas, kenapa indikator oli mobil menyala bahkan ketika mobil sudah dinyalakan? Bagi beberapa kalangan, menemukan adanya lampu indikator oli mobil yang terus menyala akan menimbulkan kekhawatiran. Memang, umumnya, pengendara mengetahui bahwa hal tersebut adalah tanda adanya ketidakberesan pada komponen oli mobil. Namun, apa yang sebenarnya terjadi tentu memerlukan waktu untuk menelaahnya. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas apa yang menjadi sebab kenapa lampu indikator oli mobil menyala saat seharusnya lampu indikator tersebut mati. Simak ulasannya! Sebab Umum Indikator Oli Mobil Menyala Memang, indikator oli yang menyala adalah tanda adanya masalah pada sistem dari kendaraan tersebut. Tentu, kondisi ini sebenarnya merupakan sebuah warning agar Anda sebagai pengendara segera melakukan tindakan yang diperlukan agar tingkat kerusakan tidak semakin parah. Terkait masalah ini, ada beberapa hal umum yang kerap menjadi sumber permasalahan dan sebaiknya dipahami dengan baik. Adapun beberapa penyebab lampu indikator oli menyala tersebut diantaranya adalah: 1. Oli Mobil yang Berkurang Salah satu sumber masalah yang menyebabkan indikator oli menyala terus-terusan adalah kondisi volume oli yang berkurang. Perlu dicermati bahwa volume oli akan cenderung berkurang seiring waktu penggunaan. Meskipun, tingkat berkurangnya volume oli bisa jadi berbeda-beda tergantung bagaimana mobil digunakan. Misalnya, ketika Anda telat ganti oli mobil, maka bisa jadi volume oli ada di bawah batas normal. Jika kondisi ini terjadi, sensor oli yang ada di dalam carter akan mengirim sinyal ke ECM dan memberi tanda bahwa jumlah oli terlalu sedikit. Nantinya, ECM akan mengolah perintah ini. Sensor kemudian akan mengaktifkan sistem peringatan yang tersedia berbentuk lampu indikator oli mobil yang menyala di bagian dashboard. Perlu juga diketahui bahwa oli mobil yang berkurang bisa juga terjadi karena sebab yang lain. Tidak hanya karena waktu penggantian yang telat saja, tetapi adanya kebocoran pada komponen mobil juga bisa membuat oli terbuang. 2. Adanya Kerusakan pada Pompa Oli Adanya kerusakan yang terjadi pada bagian pompa oli juga menjadi biang kenapa indikator oli mobil menyala. Sebagaimana diketahui, pompa oli adalah komponen yang cukup krusial. Selain berfungsi untuk menyalurkan oli ke komponen mesin mobil, pompa oli juga berperan untuk mengatur tekanan serta sirkulasi oli mobil. Pompa oli biasanya bekerja dengan adanya sensor tekanan oli. Nantinya, ketika pompa mendorong oli, maka oli akan mengalir menuju ke komponen mobil yang bergesekan untuk melumasi dan meredam getaran serta menjaga suhu agar tidak terlalu panas.  Nah, saat pompa bekerja, gaya dorong yang ada akan membuat saklar sensor terbuka. Secara otomatis, lampu indikator yang tadinya menyala pun akan mati. Namun, ketika sensor mendeteksi adanya masalah pada tekanan aliran oli, maka sensor akan mengirim sinyal warning yang ditunjukkan dengan indikator oli mobil menyala terus-menerus. 3. Mesin Mobil Terlalu Panas Sebagaimana telah dibahas sebelumnya, oli memiliki fungsi untuk melumasi mesin mobil saat mesin bekerja. Proses pelumasan ini cukup efektif untuk menjaga suhu pada komponen mesin mobil agar tetap stabil dan tidak terlalu panas. Namun, kondisi oli mobil yang sudah buruk serta penggunaan mobil dalam jarak yang cukup jauh bisa menyebabkan mesin mobil terlalu panas atau overheating. Kondisi ini selain akan menurunkan performa kendaraan, juga akan menyebabkan indikator oli mobil menyala. Ya, perlu diketahui bahwa mesin mobil yang terlalu panas berarti oli tidak melumasi secara optimal. Bisa jadi, suhu panas pada mesin mobil akan ‘membakar’ oli sehingga jumlahnya pun berkurang secara signifikan. Beberapa poin di atas adalah apa yang menyebabkan indikator oli kendaan jadi menyala. Sebagai tambahan, adanya sumbatan pada saluran oli yang biasanya dikarenakan kerak yang terlalu pekat juga menjadi sebab masalah ini. Mengatasi Indikator Oli Mobil Menyala Ketika Anda menemukan lampu indikator oli mobil yang terus menyala, sadari bahwa hal tersebut merupakan tanda adanya masalah pada komponen mobil. Artinya, ada baiknya jika Anda segera melakukan tindakan untuk mengatasinya. Nah, beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah indikator oli mobil menyala ini diantaranya adalah: 1. Mematikan Mesin Mobil Terlebih Dahulu Ketika mendapati lampu indikator oli mobil yang terus menyala, ada baiknya jika Anda menepi dan mematikan mesin mobil terlebih dahulu. Ini adalah opsi cara mengatasi lampu indikator oli menyala yang disarankan terutama ketika Anda sedang berkendara di jalanan.  Seperti dibahas sebelumnya, masalah ini salah satunya disebabkan karena mesin mobil yang terlalu panas. Dengan menepi dan mematikan mesin mobil, bisa jadi suhu mesin nantinya akan turun dan pelumasan mesin membaik sehingga lampu indikator oli mobil akan mati. 2. Melakukan Pemeriksaan Kondisi Oli Mesin Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi indikator oli yang menyala adalah mengecek kondisi oli kendaraan Anda. Terkait hal ini, Anda bisa menggunakan dipstick sebagai alat bantu. Terkait hal ini, pastikan mesin mobil sudah mendingin terlebih dahulu. Setelahnya, Anda bisa membuka bagian kap mobil dan memeriksa kondisi oli mesin tadi.  Caranya pun cukup mudah. Anda hanya perlu menggunakan dipstick sebagai alat bantu untuk mengetahui volume oli mobil. Jika ternyata oli tampak kurang dari indikator normal, maka Anda perlu melakukan pengisian atau bahkan penggantian. Masalah ini sebenarnya tidak akan terjadi jika Anda melakukan servis mobil berkala. Pasalnya, saat servis, mekanik akan melakukan pemeriksaan pada oli dan melakukan penanganan jika volume oli dirasa kurang. 3. Mengecek Adanya Kebocoran Oli Jika Anda merasa bahwa Anda belum lama melakukan penggantian oli mesin tetapi indikator oli tetap menyala, maka cobalah cek kemungkinan adanya kebocoran oli. Pasalnya, masalah kebocoran juga menjadi sebab masalah ini. Untuk pemeriksaan awal, Anda bisa melihat ke bawah mobil. Cek dan cari tahu apakah ada tetesan oli di bagian bawah mobil. Anda tentu bisa menggunakan senter sebagai alat bantu. Biasanya, kebocoran oli ini terjadi karena kerusakan pada filter oli ataupun adanya komponen yang tidak terpasang dengan sempurna. Beberapa poin di atas merupakan langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah indikator oli mobil menyala. Namun, untuk langkah lanjutan, ada baiknya jika Anda menghubungi bengkel terpercaya untuk mengatasi masalah ini, terutama jika ternyata ada kerusakan komponen yang terjadi. Bengkel Mobil OJC, Solusi Segala Kerusakan Mobil Anda Jika kendaraan roda empat Anda mengalami masalah indikator oli menyala, Bengkel Mobil OJC hadir memberikan solusi. Tentu, dengan penanganan yang tepat dan cermat, … Read more