Plus Minus Modifikasi Mobil Ceper, Wajib Diketahui!

Modifikasi mobil ceper, Sumber: rumahmodifikasi.com

Diantara berbagai ide modifikasi mobil, bisa dikatakan bahwa modifikasi mobil ceper adalah salah satu ide yang cukup populer. Ya, cukup banyak pemilik mobil yang berkeinginan memodifikasi mobil mereka menjadi lebih ceper. Bahkan, tak sedikit komunitas mobil ceper yang eksis di berbagai wilayah. Tampilan mobil yang lebih pendek dan unik mungkin menjadi daya tarik utama ide modifikasi ini. Namun, bagi Anda yang memiliki keinginan untuk memodifikasi mobil bergaya ceper, penting untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan ide modifikasi ini. Setidaknya, Anda nantinya memiliki pertimbangan yang matang sehingga tidak ada sesal yang muncul. Lantas, apa saja plus dan minus dari ide modifikasi mobil ceper ini? Simak ulasannya! Kelebihan Modifikasi Mobil Ceper Seperti disinggung sebelumnya, modifikasi mobil ceper memang menjadi tren terutama di kalangan anak muda. Terlebih, bagi mereka yang ingin memiliki mobil dengan tampilan yang cenderung unik dan tak biasa. Perlu diketahui bahwa selain dari tampilan mobil ceper yang ciamik dan berbeda dari mobil kebanyakan, ide modifikasi mobil ini juga memiliki kelebihan lain cukup mengejutkan. Beberapa kelebihan mobil ceper diantaranya:  1. Kesan yang Lebih Gagah Jika Anda ingin memiliki mobil dengan tampilan yang lebih keren dan terkesan gagah, modifikasi mobil ceper bisa menjadi ide yang tepat untuk diaplikasikan. Tak salah memang karena jarak aspal dan body mobil yang lebih rendah membuat mobil terlihat lebih tangguh. Tidak hanya itu, mobil ceper pun memiliki kesan mobil dengan mesin yang lebih bertenaga. Untuk memaksimalkan tampilan mobil, Anda bisa menggunakan velg tapak lebar. Kombinasi velg yang digunakan dan body yang rendah membuat tampilan mobil begitu mengesankan dan membuat orang lain yang memandangnya kagum. 2. Mobil yang Lebih Aerodinamis Hal lain yang menjadi nilai plus dari ide modifikasi mobil ceper adalah ide modifikasi ini akan membuat mobil cenderung lebih aerodinamis. Sebelumnya, sebagaimana diketahui, mobil yang biasanya memiliki body yang aerodinamis adalah mobil sport. Tentu, harganya begitu mahal.  Terkait mobil yang lebih aerodinamis, mobil ceper memiliki ground clearance yang lebih rendah. Dengan hal ini, aliran angin ke kolong mobil pun nantinya akan menjadi lebih rendah. Sekilas, hal tersebut tidak menimbulkan efek apa-apa. Namun, jika ditelaah lebih jauh, ground clearance yang lebih rendah akan membuat mobil bisa mencengkram aspal dengan lebih baik sehingga performa mobil secara tidak langsung akan lebih optimal.  3. Stabilitas Mobil yang Lebih Baik Sejalan dengan poin sebelumnya, kondisi ground clearance yang lebih rendah akan membuat stabilitas mobil cenderung lebih baik. Ya, hal ini dikarenakan posisi body mobil yang lebih dekat dengan jalan atau tanah. Dengan stabilitas mobil yang lebih baik, laju mobil akan lebih optimal. Ketika Anda mengendarai mobil di jalan yang halus dan cenderung lurus, kecepatan mobil pun bisa lebih dimaksimalkan. Juga, mobil cenderung lebih kuat sehingga tidak mudah terguling. Setidaknya, beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi nilai plus dari ide modifikasi mobil ceper. Sebagai tambahan, ide modifikasi ini juga cukup efektif untuk mengurangi hambatan udara saat mobil melaju.  Hasilnya, selain performa mobil meningkat, penggunaan bahan bakar selama perjalanan pun akan lebih efisien. Hanya saja, Anda perlu mencari tahu terkait tips modifikasi mobil agar hasil pengerjaan lebih maksimal.  Kekurangan Modifikasi Mobil Ceper Meskipun memiliki cukup banyak kelebihan dan juga menjadi tren modifikasi mobil saat ini, perlu diperhatikan bahwa ide modifikasi mobil ceper juga memiliki kekurangan. Tentu saja, kekurangan ini penting untuk dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk menerapkannya. Beberapa kekurangan mobil ceper ini diantaranya adalah: 1. Lebih Susah untuk Didongkrak Hal pertama yang menjadi kekurangan dari ide modifikasi mobil ceper adalah mobil yang cenderung lebih susah didongkrak. Seperti diketahui, mobil ceper memiliki jarak body dan tanah yang lebih rendah daripada mobil pada umumnya. Di sisi lain ukuran dongkrak pun memiliki standar sendiri. Dengan kondisi tersebut, menemukan titik tumpu untuk melakukan dongkrak seperti ketika mobil pecah ban atau rem mobil bunyi menjadi lebih susah. Inilah kenapa diperlukan setidaknya dongkrak khusus untuk memudahkan pengerjaan perbaikan mobil jika diperlukan. 2. Risiko Mobil Lebih Rawan Rusak Dari segi tampilan, ground clearance yang lebih rendah memang menyajikan tampilan mobil yang lebih gagah dan menarik. Namun, dari sisi yang lain kondisi ini juga meningkatkan risiko kerusakan pada bagian body mobil. Ya, jika pengendara tidak berhati-hati saat mengendarai mobil mereka, terutama ketika berada di jalan yang berlubang atau memiliki polisi tidur, maka body mobil lebih rawan terkena gesekan, terutama bagian bumper depan dan juga side skirt. Juga, tanda kelistrikan mobil bermasalah akan lebih sering muncul karena gesekan komponen kelistrikan dengan komponen lainnya.  Kondisi ini tentu perlu diperhatikan dengan saksama. Alih-alih memiliki mobil yang istimewa, bisa jadi Anda justru harus lebih sering merogoh kocek untuk melakukan perbaikan body mobil.  3. Mobil yang Kurang Nyaman Jika Anda mendambakan mobil yang nyaman untuk dikendarai dalam jarak yang jauh dan medan yang beragam, bisa jadi modifikasi mobil ceper bukanlah ide yang tepat. Ya, kenyamanan memang menjadi isu dari ide modifikasi ini. Memang,mobil ceper akan terasa nyaman dikendarai di jalanan yang rata, terlebih mobil ini memiliki stabilitas yang lebih baik. Namun, ketika ‘diajak’ berpetualang ke jalanan yang kurang rata, mobil akan jauh lebih sensitif terhadap guncangan yang diakibatkan suspensi mobil yang lebih pendek.  Selain itu, bisa jadi, Anda tidak bisa menggunakan suspensi bawaan mobil melainkan harus custom. Hal ini tentu mengharuskan Anda untuk menyiapkan budget tambahan untuk proses pengerjaan modifikasi.  Dengan beberapa kekurangan di atas, tentu Anda perlu mempertimbangkan lagi keinginan Anda untuk melakukan modifikasi mobil ceper. Sebagai tambahan, banyak mekanik yang mengatakan jika ide modifikasi ini akan memperpendek usia suspensi. Bengkel Mobil OJC, Sobat Modifikasi Mobil Terpercaya! Modifikasi memang menjadi jalan untuk memiliki mobil yang lebih keren dan tangguh. Hanya saja, terkait modifikasi mobil ceper, tentu Anda perlu menyerahkannya pada ahlinya untuk mendapatkan hasil pengerjaan yang maksimal dan mobil ceper yang tetap nyaman. Untuk pengerjaan modifikasi, Bengkel Mobil OJC menyediakan layanan modifikasi yang bisa Anda jadikan opsi. Tak hanya mengerjakan mobil ceper saja, kami juga siap melakukan berbagai ide modifikasi lain sesuai permintaan pelanggan. Tidak hanya itu, sebagai salah satu tempat service mobil Jogja terbaik, kami pun siap mengatasi berbagai permasalahan mobil dan mengembalikan performa mobil yang optimal. Dengan mekanik handal dan berpengalaman, segala kerusakan pada mobil bisa diatasi dengan baik. Tertarik dengan layanan kami? Chat CS kami segera dan dapatkan tawaran perbaikan mobil … Read more

Tak Perlu Panik! Ini Penyebab Mesin Mobil Brebet saat Digas dan Solusinya

Mesin mobil brebet saat digas, Sumber: hyundai.com

Apakah Anda pernah menemukan kondisi mesin mobil brebet saat digas baik di RPM rendah maupun tinggi? Memang, mesin yang terkesan tersendat saat mobil melaju merupakan hal yang kerap terjadi pada mobil. Namun, bukan berarti kondisi ini bisa dibiarkan karena secara langsung akan mengganggu kenyamanan berkendara.  Beberapa pengendara mungkin menganggap enteng permasalahan ini. Mereka berpikir bahwa mesin mobil yang brebet terjadi karena mesin yang belum panas. Nantinya, ketika mesin mobil sudah panas, maka masalah ini akan hilang sendirinya. Tentu saja, pendapat tersebut adalah pernyataan yang salah. Meskipun mobil brebet saat baru dinyalakan, kondisi ini bisa jadi akan tetap bertahan saat mesin mobil sudah panas. Bahkan, bisa jadi mesin mobil justru akan mengalami kerusakan yang tidak bisa dianggap sepele. Sebab Umum Mesin Mobil Brebet saat Digas dan Solusinya  Beberapa pengendara mungkin merasa panik ketika mendapati mesin mobil mereka tersendat terutama saat melaju dalam kecepatan cukup tinggi. Alasannya pun sebenarnya masuk akal bahwa ada kekhawatiran mesin yang brebet menjadi penyebab mobil mogok mendadak. Sebenarnya, Anda tak perlu panik ketika mendapati mesin mobil brebet saat digas. Hanya saja, memang, Anda perlu mengetahui penyebabnya agar bisa melakukan penanganan sesuai yang diperlukan. Ada beberapa sebab umum kenapa mesin mobil cenderung brebet saat digas. Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah: 1. Kondisi Busi yang Mulai Rusak Salah satu penyebab masalah mesin mobil brebet saat digas adalah kondisi busi yang mulai aus dan juga rusak. Seperti diketahui, busi menjadi salah satu komponen yang sangat penting dalam pengapian.  Hanya saja, seiring penggunaan, kondisi busi akan terus menurun. Bahkan, bisa jadi, busi tidak akan berfungsi ketika pemercik api habis dan memang sudah masuk waktu penggantian. Tentu, efeknya, pengapian mesin mobil tidak akan optimal yang efeknya mesin mobil akan cenderung brebet saat digas. Terkait masalah ini, penggantian busi menjadi hal pokok yang harus dilakukan. Tentu, pastikan Anda menggunakan busi baru sesuai standar pabrikan agar kinerjanya juga optimal. Jika memang diperlukan, Anda bisa saja melakukan penggantian busi secara keseluruhan. 2. Bahan Bakar yang Hampir Habis Volume bahan bakar yang minim atau bahkan hampir habis juga menjadi sebab mesin mobil brebet saat digas. Umumnya, masalah ini terjadi ketika pengendara lupa mengisi bahan bakar sebelum bepergian. Atau, pengendara menyadari bahan bakar hampir habis tetapi masih mencari SPBU untuk melakukan pengisian ulang. Anda tentu paham bahwa volume bahan bakar sangat krusial terkait performa mesin. Adanya suplai bahan bakar yang cukup akan membuat mesin mobil bisa bekerja maksimal. Sebaliknya, bahan bakar yang minim membuat mesin tidak bisa bekerja optimal sehingga masalah mesin brebet pun bisa terjadi. Untuk mengatasinya, tentu Anda perlu segera melakukan pengisian ulang terutama jika Anda mengendarai mobil dengan mesin injeksi. Selain itu, Anda bisa juga menyediakan bahan bakar cadangan jika hendak melakukan perjalanan jauh ke tempat yang minim SPBU. 3. Kerusakan pada Filter Bahan Bakar Hal lain yang menjadi biang masalahnya adalah kerusakan pada filter bahan bakar. Secara umum, filter bahan bakar berfungsi untuk menyaring bahan bakar agar bahan bakar yang mengalir ke ruang bakar bebas dari kotoran. Perlu dipahami bahwa bahan bakar yang terkontaminasi dengan kotoran sehingga kurang bersih akan membuat pembakaran di ruang bakar mesin mobil kurang optimal. Inilah sumber masalah kenapa mesin mobil tidak bekerja maksimal sehingga mesin brebet saat digas. Selain itu, perlu diketahui pula bahwa filter bahan bakar yang rusak juga menjadi penyebab mobil boros bahan bakar karena tidak ada saringan yang mengatur jumlah bahan bakar. Oleh karenanya, Anda perlu mengecek kondisi filter. Bersihkan jika filter memang kotor serta lakukan penggantian jika filter lama sudah tidak layak digunakan. 4. Mesin Mobil Terlalu Panas Suhu mesin kendaraan yang terlalu tinggi terutama ketika mengendarai mobil dalam jarak yang cukup jauh juga bisa menyebabkan mesin mobil bersuara aneh saat digas. Fakta ini sekaligus membantah pendapat bahwa mesin yang sudah panas cenderung bebas dari masalah mesin yang brebet dan tersendat. Terkait masalah ini, mesin mobil yang overheating akan menurunkan performa mobil secara keseluruhan. Ketika gas diinjak, mesin pun hanya akan meraung dan tersendat seolah tidak punya tenaga untuk melaju. Masalah overheating sebenarnya tidak hanya terjadi karena mobil yang terlalu lama dikendarai. Kondisi ini bisa juga terjadi karena adanya masalah pada radiator, seperti kebocoran ataupun air radiator yang habis.  Untuk mengatasinya, Anda bisa menghentikan mobil sementara guna menurunkan suhu mesin. Selain itu, cek pula kondisi radiator mesin. Apabila air radiator ternyata habis, maka lakukan pengisian ulang dengan segera. 5. Masalah pada Sistem Injeksi Satu lagi penyebab mesin mobil brebet saat digas adalah adanya permasalahan pada sistem injeksi. Sebenarnya, mobil dengan mesin injeksi memerlukan perawatan yang lebih mudah, yakni menjaga agar tidak kehabisan bahan bakar dan juga mengganti filter udara secara teratur. Namun, terkadang ada kondisi lain yang membuat sistem injeksi bermasalah. Misalnya saja, adanya kerusakan sensor mesin. Kerusakan ini membuat perhitungan ECU menjadi tidak akurat sehingga membuat mesin mobil tidak bekerja secara optimal. Akibatnya, mesin mobil pun cenderung brebet saat digas. Beberapa poin di atas adalah sebab umum terkait masalah mesin mobil brebet saat digas. Sebagai tambahan, masalah ini juga bisa terjadi karena ruang bakar mesin mobil yang kotor. Ya, seiring penggunaan, sisa-sisa pembakaran akan mengendap di ruang bakar yang nantinya akan berdampak pada kinerja mesin mobil. Lakukan Perawatan Mobil Hanya di OJC Auto Service Masalah mesin mobil brebet saat digas tentu tidak bisa dianggap sepele. Bukan hanya membuat berkendara menjadi tidak nyaman, jika masalah ini diabaikan, maka kerusakan akan menjalar serta semakin parah. Terkait cara mengatasi mobil brebet, Bengkel Mobil OJC menyediakan layanan perbaikan yang bisa diandalkan. Tidak hanya melakukan scanning menyeluruh untuk mengetahui sumber masalah mesin mobil, kami juga akan melakukan perbaikan dengan tepat dan cermat. Lebih dari itu, sebagai salah satu penyedia layanan tune up mobil Jogja terbaik, kami senantiasa menggunakan komponen original sesuai standar pabrik untuk memastikan kepuasan pelanggan. Tertarik? Segera hubungi CS OJC Auto Service dan dapatkan layanan perbaikan mobil profesional dengan harga terjangkau!

Penyebab Indikator Oli Mobil Menyala dan Cara Mengatasinya

Indikator oli, Sumber: evalube.com

Seperti diketahui, umumnya, semua lampu indikator termasuk indikator oli mobil akan menyala saat kunci kontak berada dalam posisi ON. Setelah beberapa detik, lampu indikator akan mati kecuali indikator lampu jika lampu dinyalakan. Lantas, kenapa indikator oli mobil menyala bahkan ketika mobil sudah dinyalakan? Bagi beberapa kalangan, menemukan adanya lampu indikator oli mobil yang terus menyala akan menimbulkan kekhawatiran. Memang, umumnya, pengendara mengetahui bahwa hal tersebut adalah tanda adanya ketidakberesan pada komponen oli mobil. Namun, apa yang sebenarnya terjadi tentu memerlukan waktu untuk menelaahnya. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas apa yang menjadi sebab kenapa lampu indikator oli mobil menyala saat seharusnya lampu indikator tersebut mati. Simak ulasannya! Sebab Umum Indikator Oli Mobil Menyala Memang, indikator oli yang menyala adalah tanda adanya masalah pada sistem dari kendaraan tersebut. Tentu, kondisi ini sebenarnya merupakan sebuah warning agar Anda sebagai pengendara segera melakukan tindakan yang diperlukan agar tingkat kerusakan tidak semakin parah. Terkait masalah ini, ada beberapa hal umum yang kerap menjadi sumber permasalahan dan sebaiknya dipahami dengan baik. Adapun beberapa penyebab lampu indikator oli menyala tersebut diantaranya adalah: 1. Oli Mobil yang Berkurang Salah satu sumber masalah yang menyebabkan indikator oli menyala terus-terusan adalah kondisi volume oli yang berkurang. Perlu dicermati bahwa volume oli akan cenderung berkurang seiring waktu penggunaan. Meskipun, tingkat berkurangnya volume oli bisa jadi berbeda-beda tergantung bagaimana mobil digunakan. Misalnya, ketika Anda telat ganti oli mobil, maka bisa jadi volume oli ada di bawah batas normal. Jika kondisi ini terjadi, sensor oli yang ada di dalam carter akan mengirim sinyal ke ECM dan memberi tanda bahwa jumlah oli terlalu sedikit. Nantinya, ECM akan mengolah perintah ini. Sensor kemudian akan mengaktifkan sistem peringatan yang tersedia berbentuk lampu indikator oli mobil yang menyala di bagian dashboard. Perlu juga diketahui bahwa oli mobil yang berkurang bisa juga terjadi karena sebab yang lain. Tidak hanya karena waktu penggantian yang telat saja, tetapi adanya kebocoran pada komponen mobil juga bisa membuat oli terbuang. 2. Adanya Kerusakan pada Pompa Oli Adanya kerusakan yang terjadi pada bagian pompa oli juga menjadi biang kenapa indikator oli mobil menyala. Sebagaimana diketahui, pompa oli adalah komponen yang cukup krusial. Selain berfungsi untuk menyalurkan oli ke komponen mesin mobil, pompa oli juga berperan untuk mengatur tekanan serta sirkulasi oli mobil. Pompa oli biasanya bekerja dengan adanya sensor tekanan oli. Nantinya, ketika pompa mendorong oli, maka oli akan mengalir menuju ke komponen mobil yang bergesekan untuk melumasi dan meredam getaran serta menjaga suhu agar tidak terlalu panas.  Nah, saat pompa bekerja, gaya dorong yang ada akan membuat saklar sensor terbuka. Secara otomatis, lampu indikator yang tadinya menyala pun akan mati. Namun, ketika sensor mendeteksi adanya masalah pada tekanan aliran oli, maka sensor akan mengirim sinyal warning yang ditunjukkan dengan indikator oli mobil menyala terus-menerus. 3. Mesin Mobil Terlalu Panas Sebagaimana telah dibahas sebelumnya, oli memiliki fungsi untuk melumasi mesin mobil saat mesin bekerja. Proses pelumasan ini cukup efektif untuk menjaga suhu pada komponen mesin mobil agar tetap stabil dan tidak terlalu panas. Namun, kondisi oli mobil yang sudah buruk serta penggunaan mobil dalam jarak yang cukup jauh bisa menyebabkan mesin mobil terlalu panas atau overheating. Kondisi ini selain akan menurunkan performa kendaraan, juga akan menyebabkan indikator oli mobil menyala. Ya, perlu diketahui bahwa mesin mobil yang terlalu panas berarti oli tidak melumasi secara optimal. Bisa jadi, suhu panas pada mesin mobil akan ‘membakar’ oli sehingga jumlahnya pun berkurang secara signifikan. Beberapa poin di atas adalah apa yang menyebabkan indikator oli kendaan jadi menyala. Sebagai tambahan, adanya sumbatan pada saluran oli yang biasanya dikarenakan kerak yang terlalu pekat juga menjadi sebab masalah ini. Mengatasi Indikator Oli Mobil Menyala Ketika Anda menemukan lampu indikator oli mobil yang terus menyala, sadari bahwa hal tersebut merupakan tanda adanya masalah pada komponen mobil. Artinya, ada baiknya jika Anda segera melakukan tindakan untuk mengatasinya. Nah, beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah indikator oli mobil menyala ini diantaranya adalah: 1. Mematikan Mesin Mobil Terlebih Dahulu Ketika mendapati lampu indikator oli mobil yang terus menyala, ada baiknya jika Anda menepi dan mematikan mesin mobil terlebih dahulu. Ini adalah opsi cara mengatasi lampu indikator oli menyala yang disarankan terutama ketika Anda sedang berkendara di jalanan.  Seperti dibahas sebelumnya, masalah ini salah satunya disebabkan karena mesin mobil yang terlalu panas. Dengan menepi dan mematikan mesin mobil, bisa jadi suhu mesin nantinya akan turun dan pelumasan mesin membaik sehingga lampu indikator oli mobil akan mati. 2. Melakukan Pemeriksaan Kondisi Oli Mesin Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi indikator oli yang menyala adalah mengecek kondisi oli kendaraan Anda. Terkait hal ini, Anda bisa menggunakan dipstick sebagai alat bantu. Terkait hal ini, pastikan mesin mobil sudah mendingin terlebih dahulu. Setelahnya, Anda bisa membuka bagian kap mobil dan memeriksa kondisi oli mesin tadi.  Caranya pun cukup mudah. Anda hanya perlu menggunakan dipstick sebagai alat bantu untuk mengetahui volume oli mobil. Jika ternyata oli tampak kurang dari indikator normal, maka Anda perlu melakukan pengisian atau bahkan penggantian. Masalah ini sebenarnya tidak akan terjadi jika Anda melakukan servis mobil berkala. Pasalnya, saat servis, mekanik akan melakukan pemeriksaan pada oli dan melakukan penanganan jika volume oli dirasa kurang. 3. Mengecek Adanya Kebocoran Oli Jika Anda merasa bahwa Anda belum lama melakukan penggantian oli mesin tetapi indikator oli tetap menyala, maka cobalah cek kemungkinan adanya kebocoran oli. Pasalnya, masalah kebocoran juga menjadi sebab masalah ini. Untuk pemeriksaan awal, Anda bisa melihat ke bawah mobil. Cek dan cari tahu apakah ada tetesan oli di bagian bawah mobil. Anda tentu bisa menggunakan senter sebagai alat bantu. Biasanya, kebocoran oli ini terjadi karena kerusakan pada filter oli ataupun adanya komponen yang tidak terpasang dengan sempurna. Beberapa poin di atas merupakan langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah indikator oli mobil menyala. Namun, untuk langkah lanjutan, ada baiknya jika Anda menghubungi bengkel terpercaya untuk mengatasi masalah ini, terutama jika ternyata ada kerusakan komponen yang terjadi. Bengkel Mobil OJC, Solusi Segala Kerusakan Mobil Anda Jika kendaraan roda empat Anda mengalami masalah indikator oli menyala, Bengkel Mobil OJC hadir memberikan solusi. Tentu, dengan penanganan yang tepat dan cermat, … Read more

Asap Knalpot Hitam, Kira-kira Apa Penyebabnya?

Asap knalpot mobil, Sumber: autos.id

Berbincang tentang kerusakan pada mobil, keluarnya asap knalpot hitam menjadi salah satu permasalahan yang cukup umum ditanyakan. Cukup banyak pengendara yang merasa kaget ketika melihat asap knalpot mobil mereka yang biasanya tak berwarna, tiba-tiba terlihat berwarna hitam bahkan pekat. Tak jarang, kejadian ini membuat banyak pengendara khawatir terjadi kerusakan fatal pada mobil mereka. Bisa jadi, ada gambaran tentang biaya mahal yang harus segera dikeluarkan demi mengatasi masalah asap knalpot berwarna hitam tersebut. Namun, sebelum berpikir macam-macam, tentu Anda perlu mengetahui penyebab knalpot keluar asap hitam sehingga nantinya Anda bisa melakukan langkah tepat. Termasuk, tak perlu melakukan perbaikan dengan biaya yang mahal. Penyebab Asap Mobil Berwarna Hitam Tidak dimungkiri memang bahwa asap hitam yang keluar dari knalpot mobil merupakan tanda bahwa mobil bermasalah. Hanya saja, untuk mengetahui apa masalah pada mobil tersebut tentu perlu mengetahui penyebab dari keluarnya asap hitam tersebut. Adapun beberapa sebab umum kenapa muncul asap knalpot hitam diantaranya adalah: 1. Masalah pada Karburator Salah satu sebab umum kenapa asap knalpot mobil berwarna hitam adalah masalah yang terjadi pada karburator. Biasanya, jika setelan udara dan bahan bakar di karburator tidak pas, terutama pada mesin mobil yang belum injeksi, permasalahan knalpot ini akan terjadi. Seperti diketahui, pada karburator terdapat dua baut yang memiliki fungsi berbeda. Satu baut digunakan untuk mengatur kecepatan idle, sedangkan baut satunya digunakan untuk mengatur bensin yang disuplai. Nah, ketika setelan jumlah bensin berlebihan, maka yang terjadi adalah campuran menjadi lebih kaya. Inilah kenapa masalah knalpot mobil muncul dan asap yang berwarna hitam akan keluar.  Lalu, apa solusi dari masalah ini? Mengatur ulang setelan karburator adalah hal utama yang harus dilakukan. Terkait hal ini, cobalah untuk mengencangkan baut penyetel suplai bensin. Dengan cara ini, jumlah bensin akan berkurang sehingga campuran udara dan bensin lebih seimbang. 2. Busi yang Kotor Busi merupakan komponen penting dalam sistem pengapian mobil. Oleh karenanya, melakukan perawatan busi, termasuk penggantian secara berkala perlu dilakukan utamanya untuk menjaga performa mobil agar tetap stabil.  Berkaitan dengan asap knalpot hitam, masalah ini juga bisa terjadi karena kondisi busi mobil yang kotor. Memang, dikarenakan berhubungan langsung dengan kompresi serta suhu pembakaran pada mesin mobil, busi cenderung lebih rawan kotor dan berkerak. Kondisi busi yang kotor akan menghambat pengapian pada mesin. Api yang seharusnya besar akan mengecil dan menyebabkan pembakaran kurang sempurna. Hal inilah yang membuat mesin cenderung brebet dan asap menjadi hitam. Membersihkan busi atau melakukan penggantian adalah solusi yang bisa dilakukan. Sebenarnya, masalah ini tidak akan terjadi jika Anda secara teratur melakukan servis berkala. Ya, salah satu manfaat servis berkala adalah kondisi busi yang terjaga.  3. Ruang Bakar yang Berkerak Hal lain yang menjadi sebab kenapa asap mobil berwarna hitam adalah kondisi ruang bakar mesin mobil yang berkerak. Coba bayangkan, ketika ruang mobil berkerak, maka kerak akan terbakar dan hasil pembakaran keluar dalam bentuk asap yang berwarna hitam. Masalah ini umumnya terjadi karena telat ganti oli mobil. Oli mesin mobil yang sudah terlalu lama dipakai akan berwarna pekat dan tidak bisa melumasi dengan maksimal. Akhirnya, pembakaran pada mesin mobil tidak akan sempurna dan proses pembuangan udara pun akan bermasalah. Jika ternyata hal ini yang menjadi biang masalah asap mobil berwarna hitam, maka pembongkaran pada bagian head cylinder mesin diperlukan. Setelah dibongkar, perlu dilakukan pembersihan secara menyeluruh terutama dari kerak yang telah menempel.  4. Kerusakan pada Sensor Mesin EFI Pada mesin dengan teknologi EFI, memang bahan bakar tidak lagi disuplai melalui nozzle jet sebagaimana mesin karburator melainkan menggunakan injektor. Inilah kenapa pada mekanisme mesin ini sensor memiliki peran yang begitu penting, terutama sensor MAF yang berfungsi menghitung massa udara dan IAT yang berfungsi menghitung suhu udara. Nah, apabila kedua sensor ini memiliki masalah, maka campuran bahan bakar menjadi tidak akurat. Efek yang terjadi adalah pembakaran menjadi tidak sempurna. Selain performa mesin mobil yang cenderung tidak maksimal, asap yang keluar dari knalpot pun akan berwarna hitam. Lalu, bagaimana cara mengatasi knalpot keluar asap hitam karena sebab ini? Bisa dikatakan terlalu riskan untuk mencoba melakukan perbaikan sendiri karena kerusakan sensor yang bisa merembet jika salah penanganan. Oleh karenanya, membawa mobil ke bengkel terpercaya untuk melakukan tune up mobil cenderung lebih disarankan. 5. Sensor Air Flow yang Cenderung Buruk  Masalah asap knalpot hitam juga bisa terjadi pada mobil dengan mesin diesel. Meskipun, beberapa kalangan menganggap bahwa asap hitam yang keluar dari mesin diesel cenderung normal. Padahal, anggapan ini tentu saja salah. Pada mobil bermesin diesel, asap knalpot berwarna hitam muncul dikarenakan adanya masalah pada sensor mass air flow. Perlu diketahui bahwa sensor ini memiliki fungsi utama untuk mengatur campuran bahan bakar sehingga nantinya udara yang masuk ke dalam mesin pun sudah sesuai.  Nah, apabila sensor air flow ini bermasalah, maka sensor tidak bisa mendeteksi jumlah campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar. Hasilnya, selain pembakaran yang tidak sempurna, knalpot akan mengeluarkan asap berwarna hitam karena ada bahan bakar yang tidak terbakar dengan baik.   Beberapa poin di atas adalah apa yang secara umum menjadi biang masalah asap knalpot hitam keluar dari mobil Anda. Sebagai tambahan, masalah ini juga bisa terjadi karena filter udara yang sudah terlalu kotor dan tidak kunjung diganti.  Perlu diingat bahwa semakin awal Anda melakukan deteksi kerusakan dan perbaikan, maka masalah mesin mobil ini bisa diatasi dengan tepat dan lebih mudah. Sebaliknya, menunda melakukan perbaikan hanya akan membuat kerusakan bertambah parah. Bisa jadi, biaya perbaikan yang diperlukan pun juga akan membengkak.  Perbaikan Masalah Mesin Hanya di Bengkel Mobil OJC Jika Anda mengalami masalah asap knalpot hitam dan tidak memiliki pengetahuan memadai tentang mesin mobil, mempercayakan perbaikan pada bengkel profesional adalah langkah yang tepat. Nah, Bengkel Mobil OJC bisa menjadi salah satu opsi untuk dipertimbangkan. Berbekal pengalaman selama bertahun-tahun dan tenaga kerja yang berpengalaman, kami siap mengatasi masalah mesin mobil Anda dengan cermat, tepat dan juga cepat. Tidak hanya mengatasi masalah asap knalpot hitam saja. mesin mobil Anda pun nantinya akan dikembalikan pada performa terbaik dan prima untuk berkendara. Kami pun menyediakan layanan penjemputan. Dengan layanan ini, Anda tidak perlu repot memanggil mobil derek untuk membawa mobil Anda ke bengkel kami.  Tertarik dengan layanan perbaikan kami? Segera hubungi CS kami dan dapatkan penawaran layanan perbaikan mobil … Read more

Tenaga Mobil Ngempos Saat RPM Tinggi, Jangan Anggap Sepele!

Tenaga mobil ngempos, Sumber: domotransmisi.com

Apa yang akan Anda rasakan ketika tiba-tiba tenaga mobil ngempos padahal RPM sedang tinggi? Panik tentu menjadi apa yang biasanya akan dirasakan oleh pengendara. Pasalnya, mobil yang tadinya baik-baik saja, tiba-tiba berubah seketika menjadi tidak bertenaga. Memang, tenaga mobil yang ngempos merupakan masalah yang tidak bisa diprediksi sebelumnya. Terlebih, jika Anda merasa sudah melakukan perawatan mobil secara berkala dan mobil tidak mengalami masalah yang parah. Lantas, apa yang sebenarnya menjadi penyebab dari masalah mobil ngempos di RPM tinggi dan apa upaya perbaikan yang bisa dilakukan? Simak ulasannya! Sebab Umum Tenaga Mobil Ngempos di RPM Tinggi Seperti disinggung sebelumnya bahwa masalah tenaga mobil ngempos tidak bisa diprediksi sebelumnya. Oleh karenanya, mengetahui apa yang menjadi penyebab masalah ini menjadi penting agar nantinya Anda bisa melakukan pencegahan yang lebih efektif. Diambil dari beberapa sumber, beberapa hal yang menjadi penyebab tenaga mobil yang ngempos meskipun sedang dipacu dengan RPM tinggi diantaranya adalah: 1. Busi yang Cenderung Kurang Terawat Masalah pengapian mobil menjadi salah satu biang kenapa tenaga mobil ngempos terjadi. Perlu diketahui bahwa pengapian pada mesin akan sangat berpengaruh pada terciptanya tenaga untuk menggerakkan mobil. Nah, terkait hal ini, busi yang cenderung kurang terawat menjadi sebab umum yang kerap terjadi. Fungsi busi pada sistem pengapian adalah untuk memantik api selama proses pembakaran bahan bakar di mesin. Tentu, kondisi busi yang cenderung buruk dan kurang terawat akan membuat proses pemantikan api terkendala. Akhirnya, proses pembakaran pun tidak akan maksimal sehingga tenaga mesin yang dihasilkan juga akan berkurang. 2. Adanya Kerusakan pada Ring Piston Ring piston merupakan salah satu komponen penting dalam mesin mobil. Fungsi utama dari komponen ini adalah memaksimalkan piston untuk memompa ketika proses pengapian di mesin mobil sehingga tenaga mobil yang dihasilkan pun akan lebih maksimal. Nah, ketika Anda mengalami masalah tenaga mobil ngempos, bisa jadi hal ini disebabkan karena adanya kerusakan pada ring piston. Pasalnya, ketika ring piston rusak, kinerja piston tidak akan maksimal. Hal inilah yang nantinya membuat tenaga mobil kurang optimal dan mobil pun akan ngempos saat dipacu. 3. Kerusakan pada Blok Silinder Hal lain yang juga menjadi penyebab mobil ngempos adalah adanya kerusakan pada blok silinder. Bisa dikatakan bahwa kerusakan ini juga menjadi penyebab mobil boros bahan bakar dan akan lebih terasa boros ketika Anda memacu mobil dengan RPM tinggi saat perjalanan jauh. Apa yang sebenarnya menjadi sebab kerusakan blok silinder? Perlu dipahami bahwa blok silinder adalah lajur ring piston ketika bergerak saat proses pembakaran di ruang bakar mobil terjadi. Nah, saat proses inilah terjadi gesekan antara ring piston dengan blok silinder. Kondisi blok silinder yang tidak memiliki pelumasan yang baik menjadi biang kerusakan. Semakin lama, kerusakan pada blok silinder bisa jadi akan semakin parah. Oleh karenanya, memastikan pelumasan pada blok silinder optimal adalah langkah penting yang harus dilakukan. 4. Overheating Pernah mendengar istilah ini? Ya, overheating sebenarnya adalah istilah yang banyak didengar terkait kondisi mobil. Dalam pengertian singkat, overheating merupakan kondisi di mana mesin mobil terlalu panas. Hal ini kerap terjadi ketika mobil dikendarai secara terus menerus dalam kurun waktu yang cukup lama. Nah, ketika mobil terlalu panas, maka mesin mobil tidak akan bekerja secara optimal. Bahkan, bisa jadi, piston mobil akan terkunci sehingga proses pembakaran di mesin mobil pun tidak akan berjalan sempurna. Kondisi ini juga menjadi biang masalah hilangnya tenaga mobil. Oleh karenanya, ketika berkendara, cek bagaimana suhu mesin mobil. Apabila mesin mobil terlalu panas, ada baiknya jika Anda menepi dan beristirahat terlebih dahulu sembari mendinginkan mesin mobil. Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi penyebab tenaga mobil ngempos terutama saat dipacu dengan RPM tinggi.  Untuk tambahan, masalah mobil kehilangan tenaga ini juga bisa terjadi karena adanya kebocoran pada klep mobil yang berfungsi sebagai jalur masuk bensin. Juga, adanya sumbatan pada filter bahan bakar pun bisa membuat mobil kehilangan tenaga saat dipacu. Tenaga Mobil Ngempos, Bagaimana Mengatasinya? Seperti disinggung sebelumnya, tenaga yang ngempos termasuk masalah pada mobil yang cukup sering terjadi, terutama pada mobil yang sudah lama digunakan serta jarang mendapatkan perawatan berkala. Inilah kenapa Anda sebaiknya melakukan perawatan mobil secara berkala. Pasalnya, salah satu manfaat servis berkala adalah kondisi mobil yang cenderung lebih prima dan siap dikendarai dalam jangka waktu yang lebih lama. Tentu, masalah tenaga mobil ngempos pun tidak akan terjadi. Namun, ketika tenaga mobil tetap saja ngempos, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya. Mengganti komponen yang rusak menjadi hal awal yang perlu Anda perhatikan. Terkait hal ini, cek bagaimana kondisi komponen terutama komponen pengapian mesin mobil, seperti busi, ring piston, sensor, blok silinder dan lainnya. Jika ternyata ada kerusakan yang terjadi, lakukan perbaikan dan penggantian apabila diperlukan. Selain itu, Anda juga perlu mengecek filter udara dan filter bahan bakar secara rutin. Hal ini dikarenakan kebersihan filter berpengaruh pada proses pembakaran bahan bakar. Apabila Anda menemukan filter yang kotor, maka segera bersihkan atau lakukan penggantian jika filter terlihat sudah tidak layak. Agar tenaga mobil tidak ngempos, Anda sebaiknya menggunakan bahan bakar yang sesuai spesifikasi mesin. Cek detail spesifikasi oktan bahan bakar yang disarankan. Dengan demikian, pembakaran di mesin mobil pun akan lebih optimal. Memang, bisa jadi, bahan bakar yang sesuai spesifikasi mobil cenderung lebih mahal. Hal ini sebenarnya tidak mengapa karena ketika mesin mobil rusak, biaya penanganan yang diperlukan bisa jadi berkali lipat lebih mahal. Perbaikan Mobil Terpercaya Hanya di Bengkel Mobil OJC Jika masalah tenaga mobil ngempos tetap terjadi, maka Anda perlu melakukan tune up. Ya, tune up adalah langkah penanganan untuk mengatasi masalah pada mesin mobil dan mengembalikannya pada performa yang optimal. Untuk masalah ini, Bengkel Mobil OJC menyediakan layanan tune up mobil yang bisa Anda jadikan opsi. Tentu saja, dengan layanan ini, Anda bisa melakukan perbaikan mobil secara detail dan mendapati mobil Anda dalam performa yang optimal dan bebas dari masalah tenaga ngempos saat di RPM tinggi. Tidak hanya itu, selain dikenal sebagai salah satu bengkel tune up mobil Jogja terbaik, Bengkel Mobil OJC juga menyediakan layanan perbaikan mobil lainnya. Misalnya saja, Anda yang memiliki mobil injeksi namun boros, kami siap memperbaikinya dan mengembalikan mesin injeksi yang lebih irit. Tertarik dengan layanan kami? Segera hubungi CS Bengkel Mobil OJC dan dapatkan layanan perbaikan mobil terbaik dengan harga terjangkau!

Power Window Mobil Macet, Berapa Biaya Perbaikannya?

Power window mobil macet, Sumber: autos.id

Apakah Anda pernah menemukan kasus di mana kaca mobil tidak bisa turun secara otomatis meskipun fitur elektrik sudah digunakan? Nah, bisa jadi, hal tersebut terjadi karena masalah power window mobil macet. Memang, masalah power window ini cukup meresahkan. Ketika power window bermasalah, maka kaca tidak bisa diturunkan dengan cara apapun. Anda pun nantinya bisa kesusahan untuk sekedar membayar pintu tol ataupun menikmati suasana perjalanan sembari menghemat AC. Lantas, apa yang sebenarnya membuat power window mobil macet dan berapa biaya yang diperlukan untuk memperbaikinya? Sekilas Tentang Power Window Apa sih yang sebenarnya dimaksud dengan power window pada mobil? Power window merupakan teknologi dan fitur mobil yang tidak berhubungan dengan mesin mobil. Hanya saja, fitur ini sangat penting untuk mobil, terutama untuk memberikan kenyamanan lebih pada pengendara. Nah, dalam pengertian singkat, power window adalah rangkaian mechatronic yang merupakan gabungan dari teknologi mekanik dan juga elektronik. Keduanya akan menciptakan fungsi yang bisa menggerakkan kaca jendela mobil secara otomatis hanya dengan menekan tombol yang tersedia. Kenapa Power Window Mobil Macet? Layaknya rangkaian sistem pada umumnya, power window pun terkadang bermasalah dan macet. Ketika hal ini terjadi, maka jendela mobil tidak bisa dibuka secara otomatis meskipun pengendara sudah menekan tombol switch berkali-kali. Lantas, apa yang menjadi sebab masalah power window mobil macet ini? Ada beberapa hal yang menjadi biang dari masalah power window yang macet ini. Beberapa diantaranya adalah: 1. Kerusakan pada Saklar Salah satu penyebab power window mobil yang macet adalah adanya kerusakan pada saklar. Perlu diketahui bahwa saklar untuk power window ini berbeda dengan saklar yang digunakan pada lampu atau perangkat elektronik lainnya. Misalnya saja, saklar pada perangkat elektronik memiliki dua perintah, yakni on dan off saja. Sementara saklar power window memiliki tiga perintah, yaitu down, up dan off. Ketika power window macet, bisa jadi ada kerusakan pada saklar tersebut. Umumnya, kerusakan terjadi karena masa pakai yang terus berkurang seiring pemakaian yang berulang. 2. Motor Penggerak yang Aus Kondisi motor penggerak yang aus juga kerap menjadi penyebab power window mobil macet. Pasalnya, perlu disadari bahwa seiring pemakaian power window yang lama, komponen yang ada pun mulai aus dan berefek pada kinerja yang tidak optimal. Terkait motor penggerak, salah satu komponen yang kerap mengalami kerusakan adalah brush. Bagian ini berfungsi untuk menyalurkan arus listrik dari sumber daya menuju ke rotor. Nah, adanya gesekan rotor dengan brush inilah yang dalam periode tertentu membuat brush menjadi aus dan rusak. 3. Rel Kaca yang Kotor Satu lagi penyebab power window mobil macet yang cukup umum adalah rel kotor yang macet. Kondisi ini sebenarnya sepele. Namun, apabila terjadi, maka kaca mobil tidak bisa bergerak naik dengan lancar sehingga macet. Perlu disadari bahwa kaca mobil termasuk bagian power window yang cenderung rawan terkena kotoran. Terlebih, kotoran yang disebabkan oleh debu ataupun percikan air hujan. Beberapa hal di atas adalah apa yang secara umum menjadi sebab power window mobil macet. Sebagai tambahan, masalah power window ini terkadang juga diakibatkan oleh sekring yang putus. Putusnya sekring nantinya akan menyebabkan aliran listrik terhenti. Tips Agar Power Window Mobil Tidak Cepat Rusak Seperti disinggung sebelumnya, mekanisme power window nantinya bisa terkendala seiring waktu pemakaian yang lama. Namun, sebenarnya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat fitur mobil ini tidak cepat rusak dan memiliki usia pemakaian yang lebih lama. Nah, adapun beberapa tips yang bisa Anda aplikasikan agar masalah power window mobil macet tidak terjadi diantaranya adalah: 1. Menggunakan Seperlunya Berbincang tentang penggunaan power window, ada baiknya jika Anda menggunakannya hanya seperlunya saja. Artinya, gunakan ketika Anda memang benar-benar ingin membuka jendela mobil untuk keperluan tertentu. Banyak kasus kerusakan pada power window mobil terjadi karena penggunaan yang berlebihan. Terlebih, anak-anak biasanya suka memainkan saklar power window mobil. 2. Bersihkan Kaca Mobil Telah diketahui bersama bahwa masalah power window macet bisa terjadi karena kaca mobil yang kotor, terutama debu yang menempel. Oleh karenanya, agar power window mobil tidak cepat rusak, bersihkan kaca mobil secara berkala. Terkait hal ini, Anda bisa menggunakan cairan pembersih khusus kaca mobil dan lap yang lembut. Dengan pembersihan yang teratur, terlebih setiap pagi, kaca mobil akan cenderung bersih dan masalah power window yang tertahan debu dan kotoran lainnya tidak akan terjadi. Hal ini juga termasuk manfaat servis berkala yang Anda akan dapatkan. 3. Lakukan Pemeriksaan Berkala Layaknya servis berkala untuk menjaga performa mesin mobil, Anda sebaiknya juga menerapkannya pada power window. Ya, dengan pemeriksaan berkala, maka kerusakan power window bisa dideteksi dengan lebih cepat sehingga kerusakan yang lebih parah tidak akan terjadi. Hanya saja, terkait pemeriksaan berkala, ada baiknya jika Anda berusaha memilih bengkel mobil terpercaya. Ini adalah hal yang sangat krusial karena pemilihan bengkel akan berdampak pada pengerjaan perbaikan power window mobil yang dilakukan. Dengan beberapa poin di atas, Anda setidaknya bisa memperpanjang masa pakai power window dan masalah power window yang macet tidak akan terjadi. Hanya saja, Anda harus menyadari bahwa ada masa pakai pada komponen tersebut. Oleh karenanya, menggunakan power window yang sama dalam waktu yang terlalu lama juga tidak disarankan. Artinya, ketika waktu penggantian tiba, maka Anda juga sebaiknya melakukan penggantian sesuai keperluan. Besaran Biaya Perbaikan Power Window Mobil Macet Salah satu pertanyaan yang kerap muncul dari pengemudi adalah besaran biaya yang diperlukan untuk memperbaiki power window mobil yang macet. Bisa jadi, anggapan biaya yang cukup mahal membuat beberapa pengemudi merasa enggan untuk melakukan perbaikan. Terlebih, power window juga tidak memberikan efek pada performa mesin mobil. Lantas, sebenarnya berapa biaya perbaikan power window macet tersebut? Bisa dikatakan bahwa besaran biaya untuk perbaikan power window mobil macet bervariasi. Artinya, biaya tersebut tergantung jenis kerusakan yang terjadi pada power window. Tentu saja, kerusakan yang parah akan memerlukan biaya penanganan yang besar. Sebaliknya, biaya yang lebih murah diperlukan untuk kerusakan yang lebih ringan. Nantinya, bengkel akan melakukan pengecekan secara menyeluruh untuk menilai kerusakan yang terjadi. Biasanya, jika tidak terlalu parah, maka tidak ada penggantian komponen yang dilakukan. Dalam hal ini, biaya penanganan yang diperlukan hanya sekitar Rp 100.000 hingga Rp 350.000. Perbaikan Power Window Terjangkau Hanya di Bengkel Mobil OJC Jika Anda sedang mencari bengkel mobil untuk perbaikan power window yang macet, Bengkel Mobil OJC bisa dijadikan opsi yang tepat. Dikenal sebagai … Read more

Spooring Ban Mobil, Kenapa Perlu Dilakukan?

Spooring ban mobil, Sumber: otoklix.com

Pernah mendengar tentang spooring ban mobil sebelumnya? Bisa dikatakan, spooring adalah salah satu jenis perawatan mobil yang cukup banyak disarankan. Hal ini dikarenakan secara langsung, spooring cukup berpengaruh pada kenyamanan mobil saat dikendarai. Namun, tidak sedikit pemilik mobil yang belum memahami jenis perawatan ini dan kenapa mereka perlu melakukannya. Hal inilah yang kerap dijadikan alasan kenapa pemilik mobil terkesan cuek dengan kondisi mobil mereka meskipun sebenarnya kenyamanan mobil cenderung berkurang. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas seluk beluk spooring ban mobil dan berbagai alasan kenapa perawatan ini sebenarnya perlu untuk dilakukan. Penasaran? Simak ulasannya! Sekilas Tentang Spooring Apa sih yang sebenarnya dimaksud dengan spooring? Dalam pengertian singkat, spooring ban mobil merupakan upaya dan proses untuk meluruskan kembali empat roda mobil seperti semula. Perlu diketahui bahwa seiring penggunaan, posisi ban mobil bisa bergeser dikarenakan berbagai alasan. Nah, ketika posisi ban tidak center, maka kendali mobil akan terganggu. Hal inilah yang akan menyebabkan ketidaknyamanan dalam berkendara. Lebih dari itu, dengan kondisi kemudi yang tidak stabil, risiko terjadinya masalah hingga kecelakaan di jalan pun nantinya akan semakin besar. Kenapa Spooring Perlu Dilakukan? Ada beberapa manfaat spooring ban mobil yang akan didapatkan sekaligus menjadi alasan kenapa perawatan mobil ini perlu dilakukan. Nah, beberapa alasan kenapa spooring ban mobil perlu dilakukan diantaranya adalah: 1. Meningkatkan Kenyamanan dalam Berkendara Salah satu alasan kenapa spooring perlu dilakukan adalah untuk meningkatkan kenyamanan dalam berkendara. Telah diketahui bersama bahwa kondisi ban mobil yang tidak center kerap menjadi biang kenapa berkendara menjadi tidak nyaman. Nah, dengan melakukan spooring ban mobil, maka posisi ban akan dikembalikan seperti semula. Nantinya, kemudi mobil akan terasa lebih ringan dan Anda pun bisa berkendara dengan lebih nyaman. 2. Stabilitas Kemudi Meningkat Kemudi yang terasa berat merupakan salah satu ciri kaki-kaki mobil bermasalah. Kondisi ini tentu saja bisa mendatangkan bahaya, terlebih karena stabilitas kemudi dan mobil yang cenderung terganggu. Perlu diketahui bahwa ketika stabilitas kemudi tidak maksimal, mobil pun bisa belok kiri atau kanan ketika jalan lurus sehingga lebih susah dikendalikan. Nah, dengan spooring, masalah ini bisa diatasi. Dengan stabilitas kemudi yang meningkat, keamanan perjalanan pun akan meningkat pula. 3. Lebih Hemat Bahan Bakar Tahukah Anda bahwa spooring ban mobil yang dilakukan bisa menghemat pemakaian bahan bakar saat berkendara? Ketika kondisi kaki-kaki mobil stabil, maka kendaraan bisa dikendalikan dengan lebih mudah. Artinya, mobil bisa melaju dengan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti. Sebaliknya, kondisi kaki-kaki mobil yang buruk nantinya akan membuat laju kendaraan cenderung terhambat. Kondisi ini akan membuat pengendara menekan gas lebih dalam. Efeknya, pemakaian bahan bakar pun cenderung lebih banyak dan lebih boros. Beberapa poin di atas adalah alasan pentingnya spooring ban mobil untuk dilakukan. Sebagai tambahan, spooring juga bermanfaat untuk memperpanjang usia pakai ban. Dengan melakukan spooring, secara tidak langsung Anda bisa menghemat keharusan membeli ban baru. Kapan Spooring Perlu Dilakukan? Pertanyaan yang kerap muncul dari para pemilik mobil adalah kapan sebenarnya spooring ban mobil tersebut perlu dilakukan? Tentu saja, pertanyaan ini sebenarnya wajar saja karena spooring berbeda dengan servis berkala. Artinya, dari segi waktu, tidak ada pelaksanaan dalam periode tertentu. Ada beberapa kondisi yang bisa dijadikan acuan kapan Anda harus melakukan spooring pada mobil, diantaranya: 1. Kemudi Terasa Bergetar Ketika kemudi terasa bergetar, itu adalah tanda bahwa Anda sebaiknya segera melakukan spooring ban mobil. Ya, getaran yang muncul pada kemudi umumnya diakibatkan oleh masalah yang ada di ban depan mobil. Coba bayangkan, apa yang akan Anda rasakan ketika mengemudikan mobil dalam jarak yang cukup jauh dengan kondisi kemudi yang bergetar. Tentu tidak nyaman, bukan? Nah, dengan spooring, masalah ini bisa diatasi dengan cepat. 2. Adanya Guncangan saat Membelokkan Kendaraan Tanda lain dari mobil yang perlu diperbaiki dengan spooring adalah adanya guncangan ketika Anda membelokkan kendaraan. Guncangan ini bisa saja tetap terjadi meskipun Anda sedang berkendara di jalan yang baik dan mulus. Nah, ketika guncangan terasa terus menerus, bisa jadi kerusakan yang terjadi sudah semakin parah. Oleh karenanya, segera lakukan spooring ban mobil untuk mengatasi guncangan tersebut dan membuat laju kemudi menjadi lebih lancar. 3. Kemudi Terasa Berat Barangkali, Anda menemukan masalah kenapa kemudi terasa berat suatu hari. Padahal, mobil yang Anda gunakan sudah dilengkapi dengan power steering yang membuat kemudi terasa ringan. Kira-kira, apa penyebabnya? Bisa jadi, balancing mobil Anda cenderung bermasalah. Hal ini ditandai dengan kemudi yang terasa berat dan ketika dibelokkan, kemudi tidak kembali seperti semula. Jika hal ini terjadi, segera lakukan spooring sebagai solusi. Nantinya, kemudi akan kembali terasa ringan dan Anda bisa berkendara dengan nyaman. Hal lain yang juga menjadi tanda Anda perlu melakukan spooring pada mobil adalah hilangnya keseimbangan. Memang, mobil yang cenderung tidak seimbang juga menjadi ciri ban mobil harus diganti. Namun, ketika ternyata kondisi ban masih bagus, ada kerusakan lain yang perlu diwaspadai. Spooring Mobil, Berapa Biayanya? Masalah biaya spooring ban mobil juga kerap menjadi pertanyaan banyak pengendara. Bisa dikatakan cukup banyak pengendara yang enggan melakukan perawatan ini karena menebak biaya spooring yang mahal. Padahal, sebenarnya biaya spooring cenderung terjangkau. Perlu diketahui bahwa biaya spooring cukup bervariasi tergantung dari detail kerusakan dan juga jenis mobil Anda. Misalnya saja, untuk spooring mobil kecil seperti sedan atau hatchback, biaya spooring yang diperlukan sekitar Rp 150.000 hingga Rp 175.000 per roda. Sedangkan untuk mobil yang lebih besar seperti MPV atau SUV, biayanya sekitar Rp 200.000 per roda. Tentu, besaran biaya tersebut bukanlah hitungan yang mutlak. Artinya, Anda bisa jadi akan menemukan harga yang berbeda di bengkel setelah melalui pengecekan. Inilah kenapa Anda perlu mencari bengkel mobil yang tepat untuk melakukan spooring. Nah, Bengkel Mobil OJC bisa dijadikan opsi yang tepat untuk melakukan spooring ban mobil. Dengan berbagai alat spooring yang lengkap dan tim yang berpengalaman, proses spooring bisa dilakukan dengan lebih cepat dan tepat. Anda pun akan terhindar dari masalah mobil yang oleng ataupun kemudi yang tidak stabil. Tidak hanya itu, sebagai salah satu jasa service mobil Jogja terbaik, kami juga menyediakan layanan perbaikan mobil lainnya, termasuk perbaikan pada mesin mobil injeksi. Anda tidak perlu khawatir dengan biaya perbaikan karena kami senantiasa memberikan biaya yang lebih terjangkau. Pun, kami juga menyediakan layanan jika Anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu. Tertarik dengan layanan kami? Segera saja hubungi CS Bengkel Mobil OJC dan dapatkan … Read more