AC Double Blower, Bisa Bikin Kabin Lebih Sejuk?

AC double blower, Sumber: garasi.id

Kabin yang sejuk memang menjadi dambaan bagi setiap pengendara. Pasalnya, dengan kondisi kabin yang nyaman, mereka bisa menikmati perjalanan tanpa terganggu suhu panas yang merepotkan. Inilah kenapa banyak pemilik mobil yang memasang AC double blower untuk menggantikan AC single blower yang sebelumnya dimiliki. Cukup banyak pemilik mobil yang berpikir jika mobil dengan AC double blower akan memiliki kabin yang lebih sejuk dan nyaman. Namun, sebenarnya, di kalangan pecinta otomotif masih terdapat perbedaan terkait AC dengan berapa blower yang lebih baik. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal mendasar terkait AC double blower termasuk keunggulannya. Penasaran? Cek ulasan selengkapnya! Sekilas Tentang AC Double Blower Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan AC double blower tersebut? Dalam pengertian singkat, AC double blower adalah variasi AC mobil yang hadir dengan jumlah kipas atau putaran ganda. Dikarenakan jumlah kipas yang lebih banyak, secara umum jenis AC ini bisa menghasilkan udara yang lebih sejuk untuk meningkatkan kenyamanan kabin terutama saat cuaca yang lebih panas. Hanya saja, perlu diketahui bahwa sebenarnya secara default, kebanyakan mobil hanya menggunakan AC single blower. Itulah kenapa pemasaran AC blower ganda ini biasanya dilakukan secara mandiri atau dengan melakukan modifikasi pada mobil yang dimiliki.  Kelebihan AC Double Blower Bisa dikatakan AC double blower kini menjadi tren di kalangan pemilik mobil. Pasalnya, variasi AC ini menghadirkan lebih banyak kelebihan yang berhubungan langsung dengan kenyamanan saat berkendara. Adapun beberapa kelebihan dari variasi AC mobil ini diantaranya adalah: 1. Kesejukan Kabin akan Lebih Merata Ketika menggunakan AC single blower, hawa yang sejuk cenderung hanya dirasakan penumpang yang berada di kabin depan. Dengan demikian, mereka yang berada di bagian kabin belakang pun akan merasa panas dan gerah sepanjang perjalanan. Nah, AC double blower bisa menjadi solusi masalah ini. Dengan blower ganda yang digunakan, kesejukan di dalam kabin pun akan cenderung lebih rata. Artinya, semua penumpang yang berada baik di kabin depan atau belakang pun akan merasakan kesejukan yang sama. Sebuah hal yang tidak dirasakan pada mobil dengan AC single blower.  2. Memudahkan Pengaturan AC Sebenarnya, AC double blower bukan lagi inovasi terkini dalam dunia otomotif. Pasalnya, saat ini sudah cukup banyak unit mobil yang diproduksi dengan tambahan fitur ini. Nah, terkait kelebihan, AC dengan blower ganda juga akan memudahkan pengaturan saat digunakan. Meskipun fitur AC ini menempel di bagian langit-langit mobil, namun pengaturan AC tidak harus dilakukan terpusat dari dashboard mobil. Ya, ada fitur pengaturan AC yang ditambahkan. Dengan fitur ini, penumpang yang ada di baris belakang kabin pun bisa mengatur suhu AC sesuai keinginan mereka. Masalah seperti suhu yang terlalu dingin pun bisa dihindari. 3. Perawatan AC yang Lebih Mudah Sebagaimana komponen lainnya, AC mobil juga memerlukan perawatan berkala. Jika perawatan tidak dilakukan, masalah seperti AC mobil bau atau AC double blower tidak dingin bisa saja terjadi. Hal ini tentu saja merepotkan dan membuat kenyamanan saat berkendara berkurang. Terkait perawatan, apa yang menjadi kelebihan AC double blower adalah kemudahan perihal perawatannya. Perlu diketahui bahwa dengan blower ganda, intensitas kerja masing-masing blower akan cenderung lebih ringan. Dengan intensitas kerja yang lebih rendah, AC dengan blower ganda justru lebih jarang rusak. Selain itu, penggantian pun akan lebih terjangkau karena Anda hanya perlu melakukan penggantian pada unit yang bermasalah, bukan pada unit pusat. Bisa dikatakan bahwa AC dengan blower ganda ini sangat menarik dengan berbagai kelebihan yang dimiliki. Sebagai tambahan, AC ini juga lebih efektif untuk menetralkan bau yang ada di kabin. Dengan blower yang lebih banyak, udara dingin yang dihasilkan pun lebih maksimal untuk menetralkan bau yang tidak sedap selama perjalanan.  Memasang AC Double Blower, Bahayakah? Seperti yang disinggung sebelumnya, sebenarnya sudah ada banyak mobil baru yang mengaplikasikan fitur AC double ganda sebagai bawaan. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana dengan pemilik mobil yang masih menggunakan fitur AC dengan hanya satu blower, apakah berbahaya jika kemudian ia memasang AC blower ganda? Jika secara default Anda memiliki mobil dengan AC single blower dan ingin memasang blower tambahan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terlebih dahulu. Meskipun, jika ditanya bisa atau tidak, jawabannya tentu saja bisa. AC blower ganda yang dipasang dengan cara modifikasi mobil AC blower single bisa membuat tarikan mesin mobil lebih berat. Hal ini dikarenakan AC dengan blower ganda akan memberikan beban yang lebih besar pada mesin sehingga kinerja mesin akan lebih berat. Hal ini umumnya lebih terasa ketika mobil berada di jalan menanjak. Efek dari tarikan mesin mobil yang lebih berat adalah performa kendaraan yang cenderung berkurang. Bisa jadi, Anda nantinya akan lebih susah untuk melakukan manuver meskipun biasanya, saat menggunakan AC blower single, manuver dan akselerasi bisa dilakukan dengan lebih mudah. Selain itu, memasang AC blower ganda dengan cara modifikasi akan membuat mesin lebih boros bahan bakar. Hal ini karena setting awal mobil adalah untuk AC blower single. Oleh karenanya, ketika mendapatkan beban tambahan, mesin akan memerlukan tambahan bahan bakar untuk beroperasi dengan optimal.  Dengan dampak yang ditimbulkan, sebenarnya memasang AC double blower dengan cara modifikasi cenderung tidak disarankan. Pasalnya, selain beberapa dampak yang disebutkan di atas, mobil pun akan memerlukan perawatan ekstra. Terlebih ketika permasalahan klasik seperti AC mobil berembun terjadi. Rawat AC Mobil Anda di OJC Auto Service! Jika dilihat dari aspek kelebihan, AC double blower memang memberikan kenyamanan lebih untuk setiap pengendara. Hanya saja, perlu diingat bahwa sebaiknya jika Anda ingin merasakan fitur ini, pastikan Anda membeli mobil yang sudah menyertakan fitur AC blower ganda di dalamnya. Selain itu, jangan lupa bahwa AC juga perlu perawatan secara berkala. Dengan perawatan yang tepat, umur penggunaan AC akan jauh lebih panjang dan kerusakan parah AC mobil bisa dihindari. Nah, sebagai penyedia layanan service AC mobil Jogja terpercaya, kami siap membantu Anda perihal perawatan AC mobil. Berbekal pengalaman bertahun di bidang yang sama serta dukungan peralatan modern dan mekanik yang berdedikasi tinggi, kami percaya diri bisa menyelesaikan setiap permasalahan AC mobil Anda dengan tepat dan cepat. Tak hanya itu, untuk jaminan kepuasan, ada garansi yang akan diberikan pada setiap pengerjaan. Dengan garansi yang diberikan, Anda bisa melakukan klaim apabila terjadi kesalahan dalam penanganan. Jadi, tunggu apalagi, segera hubungi CS OJC Auto Service dan dapatkan pelayanan perbaikan mobil terbaik dengan harga terjangkau!

Ganti Oli Gardan Mobil, Kapan Dilakukan?

Ganti oli gardan mobil, Sumber: kompas.com

Tidak hanya oli mesin, oli gardan juga memiliki fungsi yang cukup vital dalam rangkaian komponen mobil. Gardan sendiri adalah komponen yang akan meneruskan tenaga putar dari mesin ke poros penggerak serta membedakan gerakan putar poros ban saat berbelok. Fungsi inilah yang menjadi alasan pentingnya ganti oli gardan mobil. Beberapa pengendara barangkali tidak menyadari pentingnya mengganti oli gardan. Pasalnya, mereka lebih familiar dengan oli mesin sehingga penggantian hanya pada oli mesin dianggap sudah cukup.  Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal terkait oli gardan mobil serta akibat jika oli gardan tak kunjung diganti. Simak ulasannya! Masalah Jika Oli Gardan Tidak Diganti Sebagaimana disinggung sebelumnya, oli gardan adalah bagian sistem penggerak yang penting. Selain itu, seperti oli mesin, seiring berjalannya waktu, kualitas oli akan menurun sehingga ganti oli gardan mobil perlu dilakukan. Pertanyaannya, apa yang akan terjadi jika oli gardan ini tidak diganti meskipun sudah waktunya? Suhu mesin yang terlalu panas hingga menyebabkan overheating menjadi dampak pertama yang akan terjadi. Dengan kualitas oli yang sudah menurun, pelumasan tidak bisa dilakukan dengan maksimal. Ketika komponen gardan terus bergesek, maka suhu akan meningkat dan lambat laun suhu akan terlalu tinggi yang menjadi sebab mesin mobil overheat. Tidak hanya itu, penggantian oli gardan mobil yang urung dilakukan juga akan menimbulkan suara bising. Seperti yang diketahui, gardan berisi rangkaian gear yang bergesekan. Nah, jika pelumasan tidak maksimal, suara gesekan akan terdengar dan selain merusak komponen, bunyi yang muncul juga membuat kenyamanan berkendara berkurang.  Ciri Oli Gardan Mobil Harus Segera Diganti Sebenarnya, ada semacam alarm yang bisa dijadikan patokan terkait waktu ganti oli gardan mobil. Beberapa tanda umum yang menjadi ciri oli gardan harus segera diganti agar performa mobil kembali optimal diantaranya adalah: 1. Roda Mobil Susah Dikendalikan Fungsi utama gardan adalah membantu pengendalian mobil, terutama ketika berbelok. Nah, ketika Anda menemukan kasus di mana roda mobil lebih susah dikendalikan, maka Anda perlu peka sekaligus waspada. Bisa jadi, masalah ini muncul karena adanya ketidakberesan di bagian gardan, termasuk oli. Pasalnya, oli dengan kualitas yang buruk tidak bisa melumasi komponen gardan dengan maksimal sehingga poros penggerak tidak optimal dalam bekerja. 2. Muncul Suara Bising Adanya suara bising yang muncul dari kotak gardan juga menjadi ciri-ciri oli gardan mobil harus diganti dengan segera. Suara bising ini muncul dari gesekan gear dan komponen lain di dalam gardan. Perlu diketahui bahwa selain menjaga suhu yang muncul karena gesekan komponen, oli juga berfungsi untuk meredam suara gesekan. Nah, ketika oli yang berfungsi meredam tadi sudah buruk dan encer, maka suara gesekan komponen transmisi manual mobil tidak teredam dengan baik sehingga terdengar oleh pengendara. 3. Muncul Aroma seperti Terbakar Ciri lain dari oli gardan yang harus segera diganti adalah adanya aroma seperti terbakar yang muncul dari bagian gardan. Bisa jadi, awalnya, aroma yang tercium hanya sesaat saja. Namun, jika tidak segera ditindaklanjuti, aroma terbakar yang muncul akan semakin pekat dengan bau yang tidak enak. Sebenarnya, aroma terbakar ini adalah efek dari suhu yang meningkat di box gardan akibat gesekan komponen poros putar. Dikarenakan oli sudah tidak bisa menurunkan suhu dengan optimal, maka suhu gardan cenderung tinggi dan menyebabkan aroma terbakar muncul. Kondisi ini harus segera ditangani agar komponen gardan nantinya tidak memuai. 4. Stabilitas Mobil Berkurang Dikarenakan pelumasan pada bagian gardan tidak maksimal, stabilitas mobil pun akan berkurang. Ini adalah kondisi yang harus diperhatikan dengan seksama dan harus segera disadari.  Nantinya, ketika stabilitas berkurang, mobil bisa saja berbelok sendiri ketika dikendarai. Alih-alih mendapatkan kenyamanan ketika berkendara, resiko terjadinya masalah saat berkendara termasuk terjadinya kecelakaan pun malah justru meningkat.  Oleh karenanya, ketika Anda merasa stabilitas mobil berkurang terutama mobil yang susah atau sering belok sendiri, segera cek bagian gardan. Bisa jadi, oli gardan yang digunakan sudah tidak layak, berwarna hitam kelam dan cenderung lebih encer.  Beberapa poin di atas adalah ciri umum oli gardan mobil harus segera diganti. Sebagai tambahan, Anda juga sebaiknya segera melakukan ganti oli gardan mobil ketika menemukan gear ratio yang tidak bekerja sebagaimana mestinya terutama untuk mobil dengan transmisi otomatis.  Tips Memilih Oli Gardan Mobil Ketika permasalahan gardan muncul, Anda sebaiknya segera melakukan cek oli gardan mobil kemudian melakukan penggantian. Hanya saja, terkait penggantian, bukan hanya memilih bengkel tune up mobil Jogja yang bisa diandalkan untuk mengembalikan performa mobil, Anda juga harus memilih oli gardan yang tepat. Ada beberapa tips mendasar yang perlu dipertimbangkan ketika hendak memilih oli gardan. Beberapa diantaranya adalah: Dengan beberapa tips di atas, memilih oli gardan akan cenderung lebih mudah. Sebagai tambahan, hindari tergiur dengan harga oli gardan yang terlalu murah. Bisa saja, dengan harga murah yang tidak masuk akal, Anda akan mendapatkan oli yang tidak berkualitas dan bisa merusak komponen gardan.  OJC Auto Service, Solusi Masalah Mobil Anda! Dengan fungsinya yang penting, penggantian oli gardan mutlak perlu dilakukan secara berkala. Hanya saja, karena posisi gardan yang berada di kolong mobil dan perlunya kunci khusus untuk membukanya, tidak setiap pemilik mobil bisa melakukan penggantian oli gardan sendiri. Nah, tak perlu bingung, OJC Auto Service hadir memberikan solusi yang tepat untuk Anda. Kami adalah penyedia layanan servis mobil yang siap membantu berbagai masalah terkait mobil. Tidak hanya melakukan penggantian oli gardan saja, kami pun juga siap untuk memperbaiki berbagai kerusakan pada mobil yang terjadi. Dengan biaya ganti oli gardan mobil serta perbaikan yang terjangkau, Anda tidak perlu menyiapkan budget yang terlalu banyak. Selain itu, ditunjang dengan mekanik berpengalaman yang bisa diandalkan, tentu saja, kami bisa menyelesaikan berbagai pekerjaan terkait perbaikan mobil dengan lebih cepat. Anda pun akan mendapatkan garansi pada setiap pengerjaan untuk memastikan kepuasan. Jadi, tunggu apalagi, segera hubungi CS kami dan mobil Anda akan langsung digarap dengan cermat!

Wajib Tahu! Ini Ciri Busi Mobil Lemah dan Harus Segera Diganti

Ciri busi mobil lemah, Sumber: hondaanugerahsejahtera.co.id

Sedang bingung kenapa mobil yang biasanya mudah di-starter tiba-tiba susah nyala terutama di pagi hari saat hendak menghidupkan pertama kali? Bisa jadi, itu adalah ciri busi mobil lemah dan menjadi biang masalah kenapa mesin mobil tak kunjung nyala. Anda tentu sudah tahu bahwa busi menjadi salah satu komponen penting terkait mesin mobil. Tanpa adanya komponen ini, mesin tidak akan menyala dan mobil pun tidak bisa dikendarai. Hanya saja, seiring waktu pemakaian, busi akan mulai aus dan fungsinya pun akan melemah. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa ciri busi mobil lemah. Dengan mengetahui ciri yang dimaksud, tentu Anda nantinya akan terhindar dari masalah mesin mobil brebet saat digas ataupun mesin mobil yang susah dinyalakan. Pentingnya Fungsi Busi pada Mobil Pengendara awam mungkin hanya mengetahui fungsi busi sekadar untuk menyalakan mesin mobil saja. Padahal, lebih dari itu, busi sebenarnya memiliki fungsi lain yang tidak kalah penting serta berpengaruh pada bagaimana performa mobil akan tercipta. Salah satu fungsi penting busi terkait performa adalah menjaga kestabilan mesin mobil. Ketika busi masih berfungsi baik, maka laju mobil pun akan cenderung lebih stabil. Misalnya, ketika mesin mobil dihidupkan, maka deru mesin pun akan langsung terdengar. Ini juga umumnya berlaku pada mesin motor hingga mesin bus. Tak hanya itu, ketika mobil dijalankan, maka mesin bisa berfungsi dengan sangat baik. Berbagai masalah mesin mobil seperti mesin yang tersendat ataupun mesin yang brebet ketika digas tidak akan terjadi. Anda sebagai pengendara pun bisa mengendarai mobil dengan lebih nyaman.  Ciri Busi Mobil Lemah yang Perlu Diketahui Seperti disinggung sebelumnya, ketika busi sudah digunakan dalam waktu yang cukup lama, maka secara umum kondisinya pun akan menurun dan busi akan melemah. Hanya saja, terkadang, pengendara tidak mengindahkan ciri busi mobil lemah dan ketika sadar, permasalahan yang terjadi jauh lebih rumit. Ada beberapa hal yang sebenarnya menjadi ciri umum busi mobil mulai melemah. Beberapa diantaranya adalah: 1. Akselerasi yang Terhambat Ciri busi mobil lemah yang pertama adalah akselerasi yang terhambat. Bahkan, tak hanya itu, jalannya mobil pun terasa lebih lambat terutama ketika Anda mengendarai mobil kesayangan melewati jalanan yang cenderung menanjak. Akselerasi yang terasa berat meskipun Anda tidak memiliki muatan yang terlalu banyak harus dijadikan patokan. Apabila kondisi ini terus saja berulang dan tenaga mobil ngempos saat digas, maka Anda harus melakukan pengecekan terutama pada busi. Sebelumnya sudah dibahas bahwa busi berpengaruh pada performa mobil secara umum. Nah, efek busi lemah pada mobil ini bisa terjadi karena kondisi busi yang memang sudah tidak prima karena termakan usia pemakaian. 2. Bahan Bakar yang Lebih Boros Ciri lain dari busi mobil yang melemah adalah bahan bakar yang lebih boros. Memang, secara langsung, busi tidak menjadi sebab utama masalah bahan bakar yang lebih cepat habis ini. Pasalnya, ada sebab lain yang lebih umum seperti filter udara yang sudah kotor, mesin yang bermasalah atau bahkan adanya kebocoran pada sistem bahan bakar. Nah, kondisi inilah yang terkadang membuat pengendara tidak sadar akan kondisi busi yang ada di dalam kap mobil mereka. Atau, bisa jadi, pengendara juga menganggap masalah busi mobil mati satu bukanlah hal yang urgen. Padahal, apabila kondisi ini tidak segera ditangani, efek yang lebih buruk bisa terjadi. Bukan hanya bahan bakar yang akan jauh lebih boros, performa mobil pun akan menurun dan efeknya komponen mesin mobil bisa terkena imbas. 3. Mobil Susah Dihidupkan Mobil yang susah dihidupkan juga menjadi tanda busi mobil harus diganti. Terlebih, ketika Anda hendak menghidupkan mobil pertama kali di pagi hari. Kondisi mesin yang lebih dingin karena semalaman tidak dipakai juga menjadi sebab kenapa mesin mobil lebih susah menyala. Seperti diketahui, fungsi busi adalah menghasilkan percikan api yang akan bercampur dengan bahan bakar sehingga pembakaran di bagian mesin mobil akan terjadi. Tentu, terjadinya pembakaran inilah yang membuat mesin mobil menyala dan mobil siap untuk dikendarai. Ketika busi mobil lemah, maka bunga atau percikan api akan muncul dengan intensitas dan ukuran yang rendah. Kondisi inilah yang membuat pembakaran urung terjadi dan mesin lebih susah menyala.  Selain beberapa poin di atas, ciri busi mobil lemah lainnya adalah mobil yang kurang responsif sehingga tarikan mobil pun akan terasa lebih berat. Juga, warna busi yang cenderung lebih gelap merupakan tanda jika busi harus segera diganti.  Memilih Busi yang Tepat, Apa Pertimbangannya? Ketika menemukan ciri busi mobil lemah dan mengganggu performa mesin mobil, tak ada cara lain yang bisa dilakukan kecuali melakukan penggantian busi. Dengan penggantian yang dilakukan, permasalahan pengapian mobil akan teratasi dan performa mobil pun akan kembali lancar. Hanya saja, Anda perlu selektif dalam memilih busi yang tepat agar manfaat yang didapatkan pun juga optimal.  Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika hendak memilih produk busi yang tepat untuk mobil kesayangan. Beberapa diantaranya adalah: Sebagai tambahan, ada baiknya jika Anda juga memilih produk busi dengan brand yang terkenal untuk mendapatkan jaminan kualitas. Serta, terkait penggantian, ada baiknya jika Anda melakukan penggantian busi sekaligus, bukan satu per satu. Perbaikan Mobil Berkualitas Hanya di OJC Auto Service Masalah busi yang lemah tidak bisa dianggap sepele. Jika Anda tidak mengindahkan kondisi ini, bisa jadi kerusakan mobil akan menjalar dan Anda pun nantinya harus mempersiapkan dana perbaikan yang jauh lebih banyak. Bahkan, perbaikan pun mungkin akan selesai dalam waktu berhari-hari. Nah, berbincang tentang masalah mobil, OJC Auto Service hadir sebagai solusi yang tepat. Kami adalah penyedia layanan perbaikan kerusakan mobil yang bisa diandalkan. Tak hanya membantu Anda mengganti busi yang aus, kami juga siap melakukan berbagai kerusakan mobil lainnya tanpa terkecuali. Dikenal sebagai penyedia layanan tune up mobil Jogja terpercaya, kami senantiasa mengutamakan kepuasan pelanggan dalam setiap pelayanan. Selain menawarkan layanan perbaikan mobil dengan harga terjangkau, kami juga memberikan garansi yang mudah diklaim pada setiap pelanggan. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi CS kami dan lakukan perbaikan mobil sesegera mungkin sebelum kerusakan semakin parah!

Mesin Injeksi Mobil, Apa Kelebihannya?

Mesin mobil injeksi, Sumber: wuling.id

Berbincang tentang dunia otomotif, bisa dikatakan bahwa saat ini mesin injeksi mobil menjadi variasi yang lebih banyak ditemukan pada produk kendaraan baru. Memang, mesin ini merupakan inovasi dari mesin karburator yang sebelumnya menjadi sistem mesin mobil utama dan bertahan cukup lama. Hadirnya mesin injeksi secara langsung tentu memberikan opsi bagi Anda yang ingin membeli unit kendaraan baru. Terlebih, konon katanya, inovasi mesin ini menjanjikan performa mesin yang lebih optimal untuk berkendara yang lebih nyaman dan menyenangkan. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas apa yang sebenarnya dimaksud dengan mesin injeksi mobil serta kelebihannya jika dibandingkan dengan mesin karburator. Penasaran? Sekilas Tentang Mesin Injeksi Mobil Sebagaimana disinggung sebelumnya, mesin injeksi mobil adalah inovasi yang muncul dengan beberapa perbaikan dari mesin karburator yang ada sebelumnya. Injeksi pada mesin mobil sendiri merupakan sebuah teknologi baru yang diterapkan dalam sistem pembakaran. Dalam sistem ini, suplai bahan bakar dengan teknologi injeksi menggunakan mekanisme nozzle atau semprotan. Tidak hanya itu, pada sistem ini pun terdapat teknologi engine control module yang secara efektif akan mengatur jumlah bahan bakar yang digunakan serta mengatur sistem pengapian mesin secara otomatis.  Selain itu, teknologi injeksi akan memungkinkan terjadinya pencampuran bahan bakar dengan udara sebelum proses pembakaran selesai. Pencampuran inilah yang membuat mesin mobil nantinya lebih bertenaga jika dibandingkan dengan mesin mobil yang menggunakan teknologi karburator.  Kelebihan Mesin Injeksi Mobil Dibandingkan Mesin Karburator Dibandingkan dengan mesin mobil yang menggunakan karburator, bisa dikatakan ada beberapa kelebihan yang akan didapatkan pada mesin injeksi mobil. Adapun beberapa kelebihan mobil injeksi diantaranya adalah: 1. Emisi Gas Buang yang Lebih Rendah Kelebihan sistem injeksi yang pertama adalah menghasilkan emisi gas buang yang jauh lebih rendah. Hal ini dikarenakan pembakaran pada mesin berteknologi injeksi cenderung lebih optimal dan bahan bakar terbakar dengan lebih sempurna. Dengan cara kerja sistem injeksi mobil seperti ini, tidak banyak bahan bakar yang akan terbuang sia-sia. Hasilnya, emisi gas buang akan lebih rendah. Inilah kenapa mobil yang menggunakan mesin injeksi lebih banyak diproduksi sejalan dengan kampanye go green yang saat ini terus meluas dan digalakkan.  2. Penggunaan Bahan Bakar yang Lebih Irit Pembakaran bahan bakar yang lebih sempurna pada mesin injeksi membuat pemakaian bahan bakar cenderung lebih hemat. Sebagaimana disinggung sebelumnya, mesin injeksi memiliki teknologi terbaru yang akan mengatur suplai bahan bakar dan pembakaran di ruang bakar.  Dengan bahan bakar yang lebih irit, tentu saja kendaraan dengan mesin injeksi cenderung lebih bisa diandalkan untuk melakukan perjalanan jauh. Tanpa perlu menggunakan alat penghemat bensin mobil, Anda bisa menghemat pengeluaran untuk membeli bahan bakar yang diperlukan selama perjalanan. 3. Performa Mobil yang Lebih Optimal Hal lain yang juga menjadi kelebihan dari sistem mesin injeksi adalah performa yang bisa dikatakan jauh lebih optimal dibandingkan mesin karburator. Ya, dengan inovasi yang dilakukan terutama perihal pembakaran, mesin mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar. Beberapa pakar mengatakan bahwa dengan spesifikasi mobil yang mirip, mesin injeksi akan menghasilkan tenaga yang lebih optimal dibandingkan dengan mesin karburator. Inilah alasan kenapa kendaraan dengan mesin injeksi cenderung lebih tangguh di jalanan dan bisa melakukan akselerasi dengan lebih baik.  4. Perawatan yang Jauh Lebih Mudah Perawatan menjadi hal yang krusial terkait mesin mobil. Pasalnya, mesin mobil yang tidak mendapatkan perawatan secara optimal cenderung tidak bisa bekerja dengan maksimal. Bahkan, tidak menutup kemungkinan terjadi masalah tenaga mobil ngempos ketika mobil dikendarai. Nah, berbincang tentang perawatan, mobil yang menggunakan sistem injeksi cenderung memerlukan perawatan yang lebih mudah. Pasalnya, ketika melakukan servis rutin, mekanik nantinya tidak perlu melakukan pembongkaran pada komponen karburator. Tidak hanya itu, mesin injeksi pun cenderung tidak akan rewel asalkan Anda tidak telat mengganti oli. Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi kelebihan dari mesin injeksi di mana bisa dijadikan acuan untuk memilih unit kendaraan yang diinginkan. Dengan fungsi injeksi mobil yang meningkatkan kinerja mesin semakin optimal, berkendara pun akan jauh lebih nyaman dan menyenangkan.  Perawatan pada Mesin Mobil Injeksi, Apa yang Perlu Dilakukan? Meskipun secara umum mesin injeksi memerlukan perawatan yang lebih mudah dibandingkan dengan mesin berbasis karburator, namun tetap saja, ada perawatan yang perlu dilakukan secara rutin. Ya, perawatan ini cukup krusial karena pada dasarnya kondisi mesin mobil akan cenderung menurun seiring waktu penggunaan. Terkait perawatan, beberapa bentuk perawatan yang perlu dilakukan agar performa mesin injeksi tetap optimal diantaranya adalah: 1. Menjaga Kebersihan Komponen Injeksi Komponen yang kotor karena debu merupakan masalah yang cukup serius pada mesin injeksi. Pasalnya, debu yang menempel bisa jadi membuat sistem injeksi yang berbasis sensor akan bermasalah dan tidak menutup kemungkinan kinerja mesin akan menurun. Oleh karenanya, Anda perlu menjaga kebersihan setiap komponen dari mesin injeksi. Beberapa komponen mesin injeksi seperti throttle body, sensor, filter udara dan filter bahan bakar perlu dibersihkan secara berkala. 2. Merawat Nozzle Injector Perawatan lain yang perlu diperhatikan adalah merawat nozzle injector. Perlu diketahui bahwa nozzle injector merupakan komponen yang begitu krusial dan berpengaruh pada kinerja mesin injeksi.  Terkait hal ini, perlu disadari bahwa penggunaan bahan bakar dengan kualitas rendah bisa menyumbat lubang nozzle. Hal ini akan membuat fungsi nozzle terganggu dan proses pembakaran yang terjadi pun tidak akan maksimal. Oleh karenanya, penggunaan bahan bakar berkualitas untuk mobil dengan mesin injeksi cenderung diperlukan. Selain itu, ada baiknya jika Anda juga menyemprotkan cairan pembersih pada tangki bahan bakar untuk mengurangi resiko nozzle yang mampet. 3. Mengecek Kondisi Aki Satu lagi tips perawatan mesin injeksi mobil yang perlu dilakukan adalah mengecek kondisi aki mobil. Poin ini begitu krusial karena mesin injeksi sangat bergantung pada bagaimana kondisi aki yang Anda gunakan. Tanpa aki yang memadai, mesin injeksi tidak bisa bekerja dengan optimal. Tentu saja, seiring penggunaan, aki mobil yang terpasang akan kehilangan daya. Oleh karenanya, Anda perlu mengecek apakah aki yang dipasang masih memiliki daya yang optimal atau perlu dilakukan perawatan bahkan penggantian dengan aki yang baru. Dengan perawatan yang optimal, kondisi mesin injeksi mobil akan cenderung terjaga. Hanya saja, jika Anda tidak melakukan perawatan sendiri, terutama untuk membongkar beberapa komponen, menggunakan layanan bengkel mobil injeksi Jogja bisa menjadi opsi. Ya, OJC Auto Service hadir sebagai solusi untuk membantu Anda melakukan perawatan dan perbaikan mesin injeksi mobil dengan optimal. Tak hanya itu, kami senantiasa memberikan garansi pengerjaan untuk memastikan kepuasan pelanggan!

AC Mobil Berembun, Apa Sebabnya?

AC mobil berembun, Sumber: cekpremi.com

Masalah AC mobil berembun memang menjadi salah satu permasalahan AC mobil yang kerap terjadi. Kondisi ini tentu akan mengganggu perjalanan. Bahkan, bukan tidak mungkin, masalah AC yang berembun menjadi sebab munculnya rentetan kerusakan di komponen mobil lainnya. Sebagaimana diketahui, AC menjadi salah satu fitur mobil yang cukup krusial. Hadirnya AC akan membuat kondisi kabin mobil senantiasa sejuk selama perjalanan. Tidak mengherankan jika tak sedikit pengemudi yang merasa susah ketika AC mobil mereka rusak. Lantas, apa yang sebenarnya menjadi sebab AC mobil berembun tersebut? Simak ulasannya! Sebab Umum AC Mobil Berembun Kondisi AC mobil yang berembun terkadang cukup merepotkan. Embun yang menempel di beberapa bagian mobil tentu akan mengganggu karena membuat kabin lebih lembab dan basah. Tidak hanya itu, embun yang menempel di bagian kaca pun akan membuat penglihatan terganggu. Terkait masalah ini, ada beberapa sebab umum kenapa AC pada mobil Anda berembun. Beberapa sebab yang dimaksud diantaranya adalah: 1. Adanya Kebocoran pada Sistem AC Kebocoran yang terjadi pada sistem AC merupakan sebab pertama kenapa AC mobil berembun. Perlu diketahui bahwa AC mobil memiliki rangkaian sistem yang cukup panjang dan rumit. Serta, setiap komponen dalam sistem tersebut saling berkaitan sehingga jika terjadi permasalahan pada satu komponen, ada efek yang akan muncul. Terkait hal ini, kebocoran yang terjadi pada sistem AC akan mengakibatkan cairan refrigeran. Padahal, cairan ini memiliki fungsi yang cukup krusial berkaitan dengan kinerja AC untuk mendinginkan kabin mobil. Apabila kondisi ini terjadi, maka AC tidak bisa berfungsi dengan optimal. Suhu di dalam mobil pun tidak bisa dipertahankan di level yang ditentukan sehingga kondensasi pada permukaan yang lebih dingin akan terjadi dan pengembunan muncul. 2. Filter AC yang Kotor atau Tersumbat Hal lain yang menjadi penyebab kaca mobil berembun adalah filter AC yang kotor atau berembun. Sebagaimana diketahui, filter menjadi komponen AC yang cukup penting karena berfungsi untuk menyaring udara kotor dari dalam kabin mobil. Ketika filter AC rusak, maka udara tidak bisa tersaring dengan optimal. Tidak hanya itu, aliran udara yang keluar dari sistem pendingin pun akan bermasalah. Kondisi ini nantinya akan menciptakan ketidakstabilan suhu di dalam kabin mobil dan bisa jadi menyebabkan munculnya embun.  Oleh karenanya, pengecekan kondisi filter AC mutlak diperlukan. Selain itu, Anda juga perlu menyadari bahwa ada kalanya filter AC memang harus diganti seiring waktu pemakaian yang sudah lama. Jika tidak, masalah seperti AC mobil bau pun bisa terjadi.  3. Pengaturan AC yang Tidak Tepat Pengaturan AC yang tidak tepat juga menjadi biang kenapa AC mobil berembun. Dalam penggunaan AC, tidak sedikit pengemudi yang ingin langsung merasakan efek dingin AC sehingga ia mengatur AC pada suhu yang sangat rendah. Di sisi lain, ia juga tidak memperhitungkan bagaimana penggunaan mode sirkulasi AC. Nah, suhu AC yang terlalu rendah nantinya akan membuat perbedaan suhu antara udara luar dan di dalam mobil menjadi terlalu ekstrem. Kondisi inilah yang bisa memicu terjadinya kondensasi yang memunculkan embun. Tidak hanya itu, penggunaan mode sirkulasi udara yang salah juga menjadi sumber masalah. Oleh karenanya, Anda perlu memperhatikan lebih lanjut bagaimana pengaturan AC mobil agar tidak berembun dan memastikan memilih mode sirkulasi yang tepat. 4. Sistem Ventilasi Udara yang Buruk Satu lagi penyebab AC mobil berembun adalah sistem ventilasi mobil yang cenderung buruk. Terkait hal ini, adanya blokade pada saluran udara akan mengakibatkan pembentukan embun di dalam kabin mobil. Terlebih jika Anda menyetel suhu AC yang cenderung lebih dingin. Sama sebagaimana beberapa sebab sebelumnya, distribusi udara yang tidak merata di dalam kabin mobil akan membuat perbedaan suhu serta kelembaban semakin tinggi. Nantinya, di beberapa area di dalam mobil akan berubah menjadi lebih dingin dan berpotensi menimbulkan embun. Beberapa hal di atas adalah apa yang menjadi sebab umum kenapa AC mobil berembun. Layaknya ketika melihat adanya indikator oli menyala, ketika menyadari adanya permasalahan pada AC mobil, tentu Anda perlu segera melakukan penanganan dan perbaikan.  Tips Perawatan AC Mobil Agar Lebih Awet Memang, layaknya fitur dan komponen lain pada mobil, AC mobil pada masanya bisa rusak dan memerlukan penggantian. Hanya saja, jika Anda melakukan perawatan dengan lebih baik, masalah AC berembun tapi tidak dingin tidak akan terjadi dan AC pun akan cenderung lebih awet. Terkait perawatan pada AC mobil, ada beberapa tips dasar yang bisa Anda terapkan. Beberapa diantaranya adalah: 1. Menjaga Kebersihan Kabin  Agar AC lebih awet, Anda perlu menjaga kebersihan kabin mobil dengan baik. Pasalnya, kabin yang kotor akan membuat AC bekerja lebih keras. Tidak hanya itu, debu yang ada di dalam mobil bisa membuat filter AC lebih cepat kotor dan mengganggu kinerja AC mobil. Ada baiknya jika Anda membiasakan diri untuk membersihkan kabin setelah berkendara. Dengan cara ini, selain kebersihan kabin yang lebih terjaga, Anda pun tidak perlu repot untuk membuang sampah yang kadung menumpuk.  2. Tidak Membuka Jendela saat Menyalakan AC Perawatan AC mobil lain yang cukup mudah dilakukan adalah tidak membuka jendela ketika AC menyala. Perlu diketahui bahwa AC mobil tidak didesain untuk mendinginkan ruangan yang cenderung lebar. Oleh karenanya, ketika jendela mobil terbuka, maka AC akan bekerja lebih berat. Kondisi ini tentu akan membuat komponen AC lebih rentan rusak. Di samping itu, ketika jendela mobil terbuka, debu dan kotoran di luar akan masuk yang menyebabkan udara di dalam kabin memburuk.  3. Membersihkan Kondensor AC Secara Rutin AC mobil memiliki beberapa komponen di dalamnya. Tidak hanya itu, masing-masing komponen memiliki fungsi penting di mana nantinya akan menghasilkan udara yang sejuk di dalam kabin dan membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Salah satu komponen penting pada unit AC mobil adalah kondensor. Terkait hal ini, upayakan untuk membersihkan komponen ini secara teratur. Pasalnya, kondensor memiliki fungsi yang sangat krusial yaitu mengubah gas freon bertekanan tinggi menjadi cairan yang mendinginkan ruangan. Dengan perawatan yang tepat, tentu AC mobil bisa bekerja dengan lebih optimal dan tentu saja tidak mudah rusak. Hanya saja, jika Anda merasa kesusahan untuk melakukan perawatan dan perbaikan, menggunakan layanan service AC mobil Jogja bisa menjadi opsi yang tepat. Perbaikan AC Mobil Berkualitas Hanya di OJC Auto Service Jika Anda sedang mencari tempat service AC mobil di kawasan Jogja dan sekitarnya, OJC Auto Service adalah opsi yang tepat. Ya, kami adalah penyedia layanan service AC mobil terpercaya yang siap membantu Anda … Read more

Penting Diketahui, Ini Tanda Power Steering Bermasalah!

Power steering bermasalah, Sumber: astra.co.id

Berbincang tentang kemudi mobil. power steering menjadi komponen penting yang tidak bisa dinafikan. Hadirnya power steering akan memudahkan pengemudi memutar setir dan menggerakkan roda. Oleh karenanya, pentingnya komponen ini membuat pengetahuan tentang tanda power steering bermasalah juga menjadi penting. Layaknya komponen mobil lainnya, seiring waktu penggunaan, power steering pun akan bermasalah. Hanya saja, jika Anda sebagai pengemudi mampu membaca tanda-tanda kerusakan sejak awal, maka kerusakan power steering yang parah pun tidak akan terjadi. Anda nantinya juga terhindar dari biaya perbaikan yang membengkak. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa tanda power steering bermasalah yang perlu dicermati. Apa saja? Simak ulasannya! Tanda Umum Power Steering Mobil Bermasalah Sebagaimana disinggung sebelumnya, bisa dikatakan jika power steering cukup berpengaruh pada kenyamanan berkendara. Dengan power steering yang bekerja dengan baik, tentu Anda akan merasakan perjalanan yang lebih menyenangkan dan tak terlalu melelahkan. Terkait kerusakan pada power steering, ada beberapa tanda umum yang bisa dijadikan peringatan awal untuk melakukan pengecekan. Beberapa tanda yang dimaksud diantaranya adalah: 1. Kemudi yang Terasa Lebih Berat Salah satu tanda power steering bermasalah yang paling awal muncul adalah kemudi mobil yang terasa lebih berat. Kita tahu bahwa hadirnya power steering adalah untuk meringankan proses kemudi sehingga mobil bisa dikendalikan dengan baik.  Nah, jika suatu hari Anda mendapati kemudi yang terasa lebih berat dari biasanya, Anda perlu memperhatikan kondisi power steering. Pada sistem kemudi hidrolik, bisa jadi ada bagian dari sistem hidrolik yang bocor seperti tabung reservoir. Sedangkan pada kemudi elektrik, bisa jadi kerusakan terjadi pada bagian motor listrik.  2. Posisi Setir yang Miring Selain masalah power steering berat, tanda power steering bermasalah lainnya adalah posisi setir mobil yang lebih miring daripada sebelumnya. Tentu saja, kondisi ini akan membuat mobil cenderung lebih susah untuk dikendalikan. Bahkan, di sisi lain kondisi ini akan meningkatkan resiko terjadinya masalah termasuk kecelakaan saat berkendara.  Awalnya, bisa jadi ada kerusakan pada bagian fan belt dan pengemudi tidak menyadarinya. Komponen fan belt yang rusak dan tidak segera diganti bisa menyebabkan power steering bermasalah dan akhirnya rusak. Hanya saja, perlu diperhatikan pula bahwa posisi setir yang miring juga menjadi tanda adanya masalah pada sumbu roda atau kaki-kaki. Apabila hal ini terjadi, maka melakukan spooring ban mobil menjadi solusi yang sebaiknya dilakukan. 3. Munculnya Suara Apabila ketika berkendara Anda mendengar suara yang aneh berasal dari roda kemudi, bisa jadi hal tersebut adalah tanda adanya masalah pada power steering. Pasalnya, ketika power steering bermasalah, akan terjadi gesekan antar komponen. Hal inilah yang membuat suara aneh muncul disertai dengan decit yang semakin keras ketika roda kemudi dibelokkan.  Memang, beberapa pengemudi kerap tidak mempersoalkan hal ini. Pasalnya, mereka mengira bahwa hal tersebut adalah rem mobil bunyi dikarenakan kondisi sistem roda yang basah karena air hujan. Padahal, keduanya merupakan hal yang berbeda. Oleh karenanya, ada baiknya jika Anda melakukan cek dan ricek secara mendalam untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. 4. Ban Tepos Tidak Rata Hal lain yang juga menjadi tanda power steering bermasalah adalah ban mengalami tepos atau gundul dengan kondisi yang tidak rata. Memang, dikarenakan gesekan dengan jalan selama kurun waktu tertentu, pada masanya ban akan terkikis dan gundul. Hanya saja, jika kerusakan ban terjadi hanya pada satu sisi atau tidak rata, maka hal tersebut perlu diteliti. Kondisi ban yang tepos dan tidak rata ini adalah indikasi adanya ketidakseimbangan pada tekanan roda yang tidak seimbang. Nah, tekanan yang tidak rata ini bisa terjadi karena adanya kerusakan pada power steering. Biasanya, bagian ban yang akan habis duluan adalah bagian tepi luar ban. 5. Adanya Kebocoran Oli di Ruang Mesin Satu lagi tanda power steering bermasalah yang perlu diperhatikan adalah adanya kebocoran oli power steering yang terjadi di ruang mesin. Kondisi ini tentu merupakan tanda yang jelas jika ada permasalahan yang cukup serius pada komponen power steering. Bisa jadi, ada salah satu komponen yang retak sehingga oli keluar dari celah-celah. Terkait hal ini, apabila Anda menemukan oli power steering yang rembes, maka segera lakukan pengecekan dan perbaikan. Pasalnya, jika tidak dilakukan, kerusakan yang terjadi akan semakin parah dan biaya perbaikan power steering yang harus dikeluarkan pun akan cenderung meningkat. Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi tanda umum power steering yang bermasalah. Sebagai tambahan, kerusakan power steering juga bisa diketahui ketika Anda merasa jika tingkat responsif kemudi cenderung menurun meskipun Anda berkendara di jalanan yang relatif lurus.  Apa yang Menyebabkan Power Steering Bermasalah? Masalah yang terjadi pada power steering tentu tidak bisa dianggap remeh. Kerusakan yang dibiarkan tidak hanya akan mengurangi kenyamanan saat berkendara saja, melainkan juga meningkatkan resiko terjadinya permasalahan di jalan.  Ada beberapa penyebab power steering rusak yang menjadi biang masalah dan terkadang tidak disadari. Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah: Selain beberapa poin di atas, masalah pada power steering terkadang juga diakibatkan oleh pembiaran yang dilakukan pada rak kemudi yang rusak. Padahal, rak kemudi merupakan bagian utama yang terhubung secara langsung dengan power steering. Lakukan Perbaikan Power Steering di OJC Auto Service Apabila tanda power steering bermasalah muncul dan diketahui, maka langkah tepat yang harus Anda ambil adalah melakukan perbaikan. Dengan perbaikan yang dilakukan sesegera mungkin, kerusakan yang terjadi tentu bisa ditanggulangi dan tidak akan semakin parah. Nah, untuk perbaikan kerusakan power steering Anda, OJC Auto Service siap memberikan bantuan dengan maksimal. Dengan peralatan lengkap dan mekanik yang berpengalaman di bidangnya, berbagai kerusakan power steering Anda bisa ditangani dengan cermat, tepat dan cepat. Tidak hanya itu, sebagai salah satu service mobil Jogja, tentu kami senantiasa berorientasi pada kepuasan pelanggan. Untuk setiap pelayanan, kami akan berusaha menyelesaikannya dalam waktu singkat. Serta, kami senantiasa berusaha menghadirkan layanan terbaik dengan harga terjangkau dan garansi kepuasan. Jadi, tunggu apalagi, segera hubungi CS OJC Auto Service dan kami siap melayani Anda sepenuh hati!

Merawat Transmisi Manual Mobil Agar Senantiasa Optimal, Ini yang Harus Dilakukan!

Transmisi manual pada mobil, Sumber: .drive.com.au

Berbincang tentang perawatan mobil, cukup banyak pakar mengatakan bahwa mobil dengan transmisi manual cenderung lebih mudah dalam perawatan dibandingkan dengan transmisi otomatis. Bisa jadi, hal tersebut dikarenakan transmisi manual mobil memiliki sistem dan juga komponen yang lebih simple. Namun, perlu diperhatikan bahwa kemudahan dalam perawatan bukan berarti Anda boleh sekenanya saja dalam perawatan. Pasalnya, transmisi merupakan salah satu komponen yang sangat krusial. Artinya, apabila komponen ini mengalami masalah, bukan tidak mungkin keseluruhan sistem mobil juga akan bermasalah. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa cara efektif untuk merawat transmisi manual mobil agar senantiasa bekerja dengan optimal. Penasaran? Simak ulasannya! Sekilas Tentang Transmisi Manual Sebelum membahas tentang perawatan transmisi manual, ada baiknya jika Anda juga memahami apa yang sebenarnya dimaksud dengan transmisi manual. Hal ini cukup beralasan agar nantinya Anda bisa melakukan perawatan dengan lebih optimal.  Dalam pengertian singkat, transmisi manual merupakan komponen pada mesin yang berfungsi untuk mengubah kecepatan serta tenaga mobil yang berasal dari mesin menuju roda. Seperti namanya, komponen ini bekerja secara manual. Bisa dikatakan bahwa transmisi manual termasuk teknologi yang sudah lama. Namun, meskipun saat ini kendaraan dengan transmisi otomatis lebih banyak diproduksi, tidak sedikit pengendara yang lebih memilih kendaraan dengan transmisi manual. Hal ini salah satunya disebabkan adanya beberapa kelebihan dari sistem transmisi ini. Adapun beberapa kelebihan dari sistem transmisi mobil manual diantaranya adalah: Selain itu, mobil dengan transmisi manual juga lebih baik perihal penggunaan oli. Artinya, oli mesin yang digunakan akan memiliki rentang pemakaian dan penggantian yang lebih lama.  Masalah yang Kerap Terjadi pada Transmisi Manual Mobil Layaknya komponen mobil pada umumnya, transmisi manual mobil pun tidak lepas dari masalah yang bisa terjadi. Tentu saja, permasalahan pada transmisi ini sedikit banyak akan berpengaruh pada performa mobil dan juga kenyamanan berkendara.  Suara mendengung menjadi salah satu masalah yang kerap muncul. Ini adalah tanda jika transmisi mobil tidak sedang baik-baik saja karena adanya komponen yang beradu. Hal ini tentu akan membuat kinerja transmisi menjadi lebih lambat dan bisa jadi ada kerusakan komponen yang muncul.  Selain itu, transmisi manual yang telat merespons juga kerap terjadi. Masalah pada transmisi manual ini biasanya muncul dikarenakan adanya komponen transmisi yang aus, terutama komponen kopling. Hal ini bisa menjadi penyebab mobil mogok mendadak saat mobil dikendarai.  Adanya bau terbakar menjadi masalah transmisi manual mobil lain yang tidak dianggap sepele. Bau yang tercium hingga ke dalam kabin ini biasanya terjadi karena transmisi yang overheating sebab kurangnya pelumasan. Bisa jadi, ada pula kebocoran oli transmisi yang membuat pelumasan tidak maksimal.  Perawatan Penting pada Transmisi Manual Mobil Seiring fungsi transmisi manual yang begitu krusial, melakukan perawatan pada bagian mobil ini tentu bisa dikatakan sangat penting. Dengan perawatan yang tepat, tentu bukan hanya masalah pada transmisi yang tidak terjadi, tetapi juga kinerja transmisi yang akan lebih optimal. Adapun beberapa perawatan penting yang bisa Anda lakukan diantaranya adalah: 1. Mengganti Oli Transmisi secara Teratur Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah melakukan penggantian oli secara teratur. Seperti yang disinggung sebelumnya, pelumasan pada transmisi berpengaruh pada bagaimana komponen transmisi akan bekerja. Selain itu, oli pun semakin lama akan semakin keruh dan menurun secara kualitas. Layaknya manfaat servis berkala yang akan membuat performa mobil stabil, penggantian oli akan membuat komponen transmisi juga bekerja secara optimal. Terkait hal ini, idealnya, oli transmisi diganti maksimal setelah menempuh jarak 50.000 kilometer. 2. Menyetel Kopling yang Tepat Agar transmisi manual mobil bekerja dengan optimal, Anda juga sebaiknya menyetel kopling mobil dengan tepat. Ini adalah langkah yang cukup penting dan akan berpengaruh pada kenyamanan ketika menginjak pedal transmisi. Perlu diketahui bahwa jarak pedal yang terlalu tinggi bisa merenggangkan jarak kopling dengan transmisi. Inilah kenapa terkadang pengendara merasakan penggantian gigi transmisi yang terasa berat dan juga kasar.  Selain itu, perlu diketahui bahwa kopling transmisi akan aus seiring waktu digunakan. Inilah kenapa penyetelan ulang kopling perlu dilakukan. Untuk Anda yang berada di Jogja, ada cukup banyak tempat service mobil Jogja yang bisa diandalkan untuk membantu penyetelan kopling ini. 3. Menggunakan Suku Cadang Asli Sebagaimana disinggung sebelumnya, semakin lama digunakan komponen transmisi akan aus dan perlu diganti. Beberapa kalangan kerap mengabaikan pemilihan suku cadang dan tak jarang mereka menggunakan suku cadang abal-abal karena alasan irit dan hemat biaya. Padahal, tentu, mutu dari suku cadang abal-abal tidak terjamin. Oleh karenanya, untuk penggantian suku cadang transmisi yang aus, pastikan jika Anda menggunakan suku cadang asli. Ya, selain cenderung lebih pas dari segi struktur, kualitas suku cadang asli tentu saja lebih baik dan bisa bertahan dalam waktu yang lebih lama.  4. Mengoper Gigi dengan Tepat Hal lain yang juga perlu diperhatikan terkait perawatan transmisi manual mobil adalah terkait pemindahan gigi. Seperti namanya, transmisi ini dikendalikan secara manual sehingga proses pemindahan gigi akan berpengaruh pada kondisi transmisi. Oleh karenanya, Anda perlu memperhatikan bagaimana Anda melakukan pemindahan gigi. Pastikan adanya suara ‘klek’ yang terdengar di mana menandakan jika gigi transmisi sudah berpindah secara tepat. Selain itu, hindari memindah gigi yang tergesa-gesa dan meloncat dari skema kecepatan gigi mobil. Beberapa hal di atas adalah apa yang bisa Anda lakukan sebagai bentuk perawatan transmisi manual pada mobil Anda. Tentu, ada baiknya jika Anda segera melakukan perbaikan ketika menemukan masalah sekecil apapun agar transmisi bisa kembali bekerja dengan baik dan kerusakan tidak menjalar. OJC Auto Service, Solusi Perbaikan Transmisi Mobil Anda Dengan struktur yang cukup rumit, perbaikan transmisi manual pada mobil memang cukup susah dilakukan sendiri. Terutama jika Anda tidak memiliki pengetahuan mendasar tentang transmisi dan juga alat yang lengkap. Tak perlu khawatir, untuk perbaikan mobil Anda, Bengkel Mobil OJC hadir sebagai solusi yang tepat. Dengan peralatan lengkap yang dimiliki serta mekanik handal di bidangnya, kami siap membantu memperbaiki berbagai masalah transmisi manual Anda dan membuat kinerjanya optimal kembali. Juga, kami menyediakan suku cadang yang cukup lengkap untuk memudahkan penggantian jika diperlukan. Tentu saja, suku cadang yang kami sediakan adalah produk asli dengan harga yang lebih terjangkau. Nah, jika Anda ingin melakukan perbaikan pada transmisi manualatau kerusakan lain pada kendaraan Anda, hubungi CS kami dan Anda bisa berkonsultasi dulu secara gratis!

Suspensi Mobil Keras, Apa Solusinya?

Suspensi mobil, Sumber: cloudinary.com

Layaknya komponen mobil pada umumnya, suspensi juga termasuk komponen mobil yang perlu perawatan. Kasus suspensi mobil keras memang termasuk hal yang umum terjadi pada mobil. Hanya saja, tentu, masalah ini harus ditangani dengan tepat dan cepat agar tidak merembet ke masalah selanjutnya. Perlu diketahui bahwa kerasnya suspensi mobil bisa berdampak pada kenyamanan berkendara. Ya, ketika suspensi yang seharusnya bekerja sebagai peredam getaran, tidak mampu berfungsi dengan baik sehingga getaran karena medan jalan terasa lebih keras. Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika mendapati masalah suspensi mobil keras ini pada mobil yang biasa kita pakai? Sekilas Tentang Suspensi Mobil Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan suspensi mobil? Dalam pengertian singkat, suspensi mobil adalah sebuah sistem yang terdiri dari berbagai komponen berbeda dan berfungsi untuk menyangga bobot mobil dan juga mengontrol gerakan roda sehingga kenyamanan berkendara akan terasa. Tidak hanya itu, suspensi juga memiliki peran penting terkait keselamatan pengendara. Pasalnya, sebagaimana disinggung sebelumnya, dengan adanya suspensi, maka getaran mobil karena medan yang tidak rata akan diredam sehingga guncangan di dalam mobil akan berkurang. Artinya, mobil bisa melaju dengan lebih stabil. Kenapa Suspensi Mobil Terasa Keras? Ketika guncangan mobil terasa lebih bergetar dari biasanya, bisa jadi hal tersebut adalah ciri dari kaki-kaki mobil bermasalah ataupun suspensi mobil keras. Tentu saja, selain kenyamanan yang berkurang, stabilitas mobil saat melaju pun tidak akan optimal. Memang, masalah ini menjadi hal umum terkait kondisi mobil. Namun, ada beberapa penyebab suspensi mobil menjadi keras yang perlu diketahui agar nantinya Anda bisa melakukan pencegahan dengan lebih baik. Beberapa penyebab tersebut diantaranya adalah: 1. Terlalu Sering Melintas di Jalan yang Rusak Berkaitan dengan masalah suspensi mobil keras, terlalu sering melintasi jalanan yang rusak adalah salah satu sebabnya. Pasalnya, ketika mobil melewati jalanan yang bergelombang, terutama tanpa mengurangi kecepatan, maka suspensi akan bekerja lebih keras untuk menahan guncangan. Hal inilah yang nantinya akan membuat komponen suspensi lebih cepat rusak dan akhirnya suspensi mobil menjadi lebih keras. Tidak hanya itu, usia pemakaian suspensi pun bisa jadi akan cenderung berkurang. 2. Suspensi Kotor Masalah kebersihan juga menjadi penyebab kenapa komponen mobil ini menjadi keras dan juga rawan rusak. Perlu diketahui bahwa suspensi yang kotor nantinya tidak akan bekerja secara optimal. Kotoran berupa debu yang menempel pun akan mengisi celah-celah suspensi yang membuatnya lebih keras. Para pakar otomotif bahkan mengatakan jika suspensi yang kotor nantinya akan memicu kerusakan pada komponen lain. Pasalnya, beberapa komponen terhubung dengan suspensi ini. 3. Muatan yang Berlebihan Hal lain yang menjadi penyebab suspensi mobil keras adalah seringnya mobil memiliki muatan yang berlebihan dari seharusnya. Biasanya, kasus ini terjadi pada mobil yang memang difungsikan sebagai mobil angkut, seperti mobil bak terbuka atau lainnya. Perlu diketahui bahwa sebenarnya setiap mobil angkut memiliki kapasitas tersendiri sebagai batasan. Hanya saja, terkadang karena urusan efisiensi, seseorang memaksakan muatan meskipun sebenarnya sudah over kapasitas. Kondisi ini akan membuat suspensi bekerja lebih keras. Pada titik tertentu, bisa jadi komponen suspensi menjadi aus dan suspensi menjadi keras. Bahkan, muatan berlebihan bisa membuat umur ban lebih pendek dan ban harus diganti karena sudah rusak.  Beberapa poin di atas adalah sebab umum suspensi mobil keras yang kerap terjadi. Sebagai tambahan, umur suspensi yang sudah uzur dan juga pemasangan upper mounting yang tidak pas juga menjadi penyebab dari masalah ini. Suspensi Mobil Keras, Apa yang Bisa Dilakukan? Seperti yang dibahas sebelumnya, efek suspensi mobil keras yang muncul adalah mobil terasa berguncang dan berkendara menjadi tidak nyaman. Oleh karenanya, untuk mengembalikan kenyamanan berkendara, Anda harus segera melakukan tindakan pada suspensi mobil tersebut. Adapun beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini diantaranya adalah: 1. Mengganti Komponen Suspensi Melakukan penggantian komponen adalah salah satu cara mengatasi suspensi mobil keras yang bisa Anda lakukan. Terutama, untuk komponen suspensi yang memang sudah lama digunakan atau kadaluwarsa.  Beberapa komponen seperti peredam kejut, per, bushing dan lainnya memang memiliki masa pakai tertentu. Pada waktunya, komponen tersebut harus diganti dengan komponen baru. Nah, jika Anda berada di Jogja, ada cukup banyak layanan service mobil Jogja yang siap membantu. 2. Membersihkan Bagian Komponen Suspensi Apabila penyebab suspensi mobil keras adalah karena komponen suspensi yang kotor, maka solusinya adalah Anda harus membersihkannya. Kotoran yang menempel terlalu lama akan menjadi kerak hingga nantinya menghambat gerakan suspensi dan suspensi pun akan mengeras. Hanya saja, terkait pembersihan komponen suspensi, Anda harus berhati-hati. Selain memastikan tidak ada air yang masuk ke dalam komponen suspensi, hindari penggunaan alat seperti jet air yang justru bisa merusak bagian suspensi yang cenderung lunak. Oleh karenanya, sebelum melakukan pembersihan komponen suspensi, ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari terlebih dahulu. Termasuk, memilih sabun atau alat pembersih yang tepat dan aman untuk berbagai komponen suspensi tersebut. 3. Mengganti Oli Suspensi Meskipun memiliki pegas sebagai komponen, namun perlu dipahami bahwa suspensi juga bekerja dengan pelumas atau oli. Tentu saja, oli menjadi komponen yang cukup penting untuk diperhatikan agar suspensi bisa bekerja dengan baik. Nah, jika Anda mendapati masalah suspensi mobil keras, melakukan penggantian oli suspensi bisa dijadikan solusi yang tepat. Seperti diketahui, seiring waktu berjalan, oli yang digunakan akan semakin keruh dan tidak bisa bekerja secara optimal. Dengan mengganti oli suspensi, maka suspensi bisa kembali optimal dan terasa empuk lagi. Selain beberapa solusi di atas, mengurangi kecepatan mobil saat melalui jalanan berlubang juga bisa dilakukan untuk menjaga kondisi suspensi. Juga, ada baiknya jika Anda secara rutin melakukan balancing dan spooring mobil terutama saat penggantian komponen suspensi untuk menyetel ulang suspensi agar lebih stabil. Perbaikan Suspensi Mobil Terpercaya Hanya di OJC Auto Service Kondisi suspensi yang keras tentu menjadi biang berkendara yang tidak nyaman dan kestabilan mobil yang tidak optimal. Oleh karenanya, mengecek dan melakukan perbaikan suspensi perlu dilakukan dengan maksimal agar masalah berkendara tak lagi terjadi. Terkait perbaikan pada suspensi mobil, Bengkel Mobil OJC siap menjadi mitra Anda yang terpercaya. Dengan mekanik yang berdedikasi dan berpengalaman, segala jenis kerusakan suspensi mobil bisa ditangani dengan optimal.  Tidak hanya itu, kami juga memiliki layanan balancing dan spooring mobil dengan peralatan modern untuk memastikan setiap suspensi tersetel dengan baik. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi OJC Auto Service untuk keperluan perbaikan mobil. Tak perlu khawatir, ada garansi yang senantiasa diberikan untuk setiap … Read more

Mesin Mobil Overheat, Apa yang Harus Dilakukan?

Mesin mobil overheat, Sumber: evalube.com

Apakah Anda pernah menemukan kondisi mesin mobil yang terlalu panas saat berkendara? Memang, kondisi ini cukup umum terjadi terutama ketika berkendara dengan jarak tempuh yang jauh. Namun, meskipun sering terjadi, masalah mesin mobil overheat tetap saja membuat pengendara panik, was-was dan juga bingung. Secara singkat, overheating sendiri adalah kondisi ketika mobil mengalami kenaikan suhu yang terlampau tinggi. Jika tidak ditanggulangi, kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab mobil mogok mendadak dan masalah mesin lainnya. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa hal termasuk penyebab overheating pada mobil dan juga apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Penasaran? Simak ulasannya! Penyebab Umum Mesin Mobil Overheat Seperti dibahas sebelumnya, mesin mobil overheat sebenarnya memang merupakan hal yang umum terjadi, terutama ketika Anda berkendara dalam jarak yang jauh. Namun, tetap saja, hal ini adalah masalah yang cukup serius dan harus diatasi dengan tepat agar tidak merembet dan menjadi sebab masalah lainnya. Ada beberapa hal umum yang menyebabkan masalah mesin mobil overheating ini. Beberapa diantaranya adalah: 1. Cairan Radiator Habis Salah satu penyebab umum masalah mesin mobil overheat adalah cairan radiator atau water coolant yang habis. Seperti namanya, cairan radiator ini berfungsi untuk turut menurunkan suhu mesin saat mobil dikendarai. Jika ditelaah, sebenarnya usia cairan radiator ini cukup panjang. Dalam penggunaan standar, cairan ini mampu bertahan hingga jarak 20.000 kilometer. Hanya saja, bukan berarti tidak perlu adanya pengecekan sama sekali. Terkadang, perjalanan yang cukup jauh membuat penggunaan air radiator lebih boros. Inilah kenapa water coolant bisa lebih cepat habis. 2. Kerusakan pada Radiator Kerusakan yang terjadi pada radiator juga turut menyebabkan masalah mesin mobil overheat. Ketika radiator rusak artinya komponen ini tidak bisa berperan untuk membantu menurunkan suhu mesin mobil saat bekerja. Akhirnya, mesin mobil pun akan semakin panas dan kemungkinan besar mengalami overheating. Terkait masalah radiator, ada beberapa kerusakan yang umum terjadi. Masalah kebocoran radiator menjadi hal yang paling sering terjadi. Biasanya, kebocoran ini muncul karena kondisi selang radiator yang sudah getas ataupun penggunaan air radiator yang asal-asalan dan tidak sesuai standar.  3. Thermostat yang Rusak Hal lain yang juga menjadi penyebab mesin mobil overheat adalah kerusakan pada thermostat. Thermostat sendiri adalah inti dari radiator yang berfungsi untuk mengetahui suhu pada mesin mobil. Misalnya saja, ketika suhu mobil terbaca rendah, maka thermostat akan menahan water coolant tetap berada di radiator. Namun, ketika suhu meningkat, thermostat akan terbuka dan cairan akan mengaliri water jacket yang ada di mesin mobil. Lantas, bagaimana jika thermostat rusak? Apa yang terjadi adalah water coolant tidak akan mengalir ke water jacket meskipun mesin panas. Akibatnya, mesin mobil pun mengalami overheating. Beberapa hal di atas adalah apa yang menjadi sebab umum mesin mobil overheat. Sebagai tambahan, masalah ini juga bisa terjadi ketika pengendara menggunakan oli mesin abal-abal yang cenderung tidak berkualitas. Tanda Mesin Mobil Mengalami Overheating Ada beberapa tanda umum yang muncul ketika mesin mobil overheat. Tentu saja, ciri-ciri mobil overheat ini bisa menjadi patokan bagi pengendara untuk segera melakukan penanganan agar kondisi mesin mobil segera stabil. Adapun beberapa ciri overheating pada mesin mobil yang terjadi diantaranya adalah: Selain beberapa ciri di atas, mesin mobil overheat juga ditandai dengan adanya keretakan pada blok mesin. Hanya saja, kondisi ini terjadi terutama ketika air radiator habis dan suhu panas mesin terjadi berulang kali.  Mengatasi Mesin Mobil Overheat, Apa yang Harus Dilakukan?  Sebenarnya, masalah mesin mobil overheat bisa dicegah dari awal jika Anda secara rutin melakukan servis mesin. Ya, salah satu manfaat servis berkala adalah kondisi mesin yang lebih terjaga dan penyebab mesin overheating bisa ditangani sejak awal. Namun, ketika mesin mobil mengalami masalah ini dan Anda baru menyadarinya, ada beberapa tindakan awal yang bisa Anda lakukan, diantaranya: 1. Mematikan Mesin Mobil Jika Anda mendapati mesin mobil overheat di tengah perjalanan, maka ada baiknya jika Anda menepi dan mematikan mesin mobil terlebih dahulu. Ini adalah salah satu solusi awal yang cukup efektif untuk mengatasi masalah ini. Ketika Anda mematikan mesin mobil, maka setidaknya suhu mesin mobil akan menurun. Nah, saat suhu menurun, mesin mobil tidak lagi mengalami overheating dan risiko mobil mogok pun akan berkurang. 2. Membuka Kap Mesin Sejalan dengan poin sebelumnya, Anda juga bisa membuka kap mesin untuk menurunkan suhu mesin mobil Anda. Dengan cara ini, udara di sekitar akan masuk ke dalam kap mesin yang bisa juga menjadi senjata menurunkan suhu mesin mobil.  Poin ini sekaligus juga bisa menjadi opsi cara mengatasi mesin mobil overheat terutama ketika radiator rusak dan tidak bisa bekerja. Dengan membuka kap mesin selama beberapa waktu, bisa jadi suhu mesin mobil akan turun cukup signifikan. 3. Melakukan Pengecekan pada Radiator Untuk mengatasi masalah mesin mobil overheat, Anda juga bisa melakukan pengecekan pada radiator. Pengecekan ini cukup penting terutama untuk memastikan tidak ada kebocoran pada radiator mobil Anda. Nantinya, ketika ternyata ada kebocoran selang radiator, perbaikan bisa segera dilakukan. Pun demikian juga ketika komponen radiator seperti thermostat rusak, Anda bisa segera melakukan penggantian.  Beberapa poin di atas bisa menjadi langkah awal untuk melakukan perbaikan pada masalah mesin mobil overheat. Hanya saja, untuk langkah lanjutan, Anda bisa saja perlu melakukan tune up untuk memastikan mesin mobil tidak bermasalah. Perbaikan Mobil Profesional Hanya di Bengkel Mobil OJC Perbaikan mesin dan komponen lain perlu dilakukan terutama ketika masalah mesin mobil overheat terlalu sering terjadi sedangkan Anda harus bepergian jauh. Nah, sebagai penyedia tune up mobil Jogja, Bengkel Mobil OJC siap membantu Anda memperbaiki mesin mobil dengan maksimal.  Ditunjang dengan mekanik yang handal dan berpengalaman di bidangnya, berbagai masalah mesin mobil bisa diatasi dengan baik, termasuk mesin mobil yang kerap overheating. Tak hanya itu, Bengkel Mobil OJC pun menyediakan layanan panggilan untuk membantu Anda yang mengalami masalah mobil di tengah perjalanan. Jadi, tunggu apalagi, segera saja hubungi CS kami dan dapatkan penawaran layanan perbaikan mesin mobil berikut komponen lainnya dengan harga terjangkau dan jaminan garansi!

Rekomendasi Mobil Listrik Murah, Pilih yang Mana?

Rekomendasi mobil listrik, Sumber: earth.org

Sedang berselancar di dunia maya dan mencari rekomendasi mobil listrik murah untuk dibeli? Memang, tren mobil listrik cenderung sedang naik di Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan kampanye go green dan penggunaan kendaraan ramah lingkungan yang digalakkan. Hanya saja, sayangnya produk mobil listrik yang muncul di pasaran memiliki harga yang lebih mahal dan menjadi kendala seseorang yang ingin membelinya. Meskipun, jika ditelaah, harga mobil yang lebih mahal dikarenakan teknologi baru yang disematkan di dalamnya. Nah, berbincang tentang mobil listrik, kali ini akan dibahas beberapa mobil listrik murah terbaru yang bisa menjadi referensi dan pertimbangan memilih. Penasaran apa saja produk mobil listrik yang dimaksud? Simak ulasannya! Pertimbangan Penting Sebelum Membeli Mobil Listrik Ketika Anda berkeinginan membeli mobil listrik, jangan tergesa-gesa menentukan jenis mobil listrik yang diinginkan dan langsung melakukan pembelian. Memang, banyaknya rekomendasi mobil listrik murah terkadang membuat seseorang tergiur dan tidak berpikir panjang untuk melakukan transaksi. Padahal, demi menghindari masalah yang ada di kemudian hari, mempertimbangkan beberapa hal mendasar sebelum memilih mobil listrik adalah hal yang cukup krusial. Beberapa pertimbangan yang dimaksud diantaranya adalah: 1. Memahami Kebutuhan Saat hendak melihat rekomendasi mobil listrik murah dan memilih salah satu produk, pastikan Anda memahami kebutuhan sendiri terlebih dahulu. Poin ini akan membantu Anda menemukan produk mobil listrik yang tepat. Tentu saja ini berlaku juga untuk kasus sepeda listrik. Misalnya saja, ketika Anda hendak menggunakan mobil listrik untuk bepergian jauh ke luar kota, maka pilih mobil yang memiliki daya tempuh jauh dalam sekali pengisian. Hal ini sangat penting karena tidak sedikit pula produk mobil listrik yang ada di pasaran dan ditujukan untuk menjadi city car saja. 2. Mengetahui Titik Pengisian Daya Hal lain yang dianggap sepele namun sebenarnya penting sebagai pertimbangan pembelian mobil listrik adalah mengetahui titik pengisian daya yang tersedia. Ini adalah poin yang tidak bisa dilewatkan karena berhubungan dengan kenyamanan berkendara. Perlu dipahami bahwa karena mobil listrik yang baru saja meluncur di pasar otomotif Tanah Air, maka titik pengisian daya yang tersedia masih terbatas di kota besar saja. Tentu, akan sangat merepotkan jika ternyata tempat tinggal Anda terlalu jauh dengan titik pengisian yang tersedia terlebih jika ditambah rem mobil bunyi karena adanya masalah.  Apakah tidak bisa melakukan pengisian mobil listrik di rumah? Sebenarnya bisa saja. Hanya saja, pengisian mobil ini memerlukan daya yang besar dan bisa dikatakan listrik terutama untuk rumah keluarga cenderung memiliki keterbatasan daya.  3. Memahami Perawatan Mobil Listrik Sebelum memutuskan membeli mobil listrik, Anda sebaiknya juga memahami bagaimana perawatan yang diperlukan. Memang, tak sedikit kalangan yang mengatakan jika perawatan mobil listrik cenderung lebih mudah. Namun, bukan berarti mobil ini tidak memerlukan perawatan sama sekali. Misalnya saja, Anda perlu mengetahui tanda kelistrikan mobil bermasalah terutama kondisi baterai sebagai power supply utama. Selain itu, cari tahu pula cara pengisian baterai yang tepat agar nantinya tidak terjadi overcharged yang justru malah merusak baterai. Setidaknya, beberapa poin di atas bisa dijadikan pertimbangan awal sebelum Anda melihat rekomendasi mobil listrik murah dan memilih salah satu produk yang diinginkan. Sebagai tambahan, Anda juga perlu mencermati spesifikasi yang diusung untuk menemukan mobil listrik dengan performa yang Anda inginkan. Rekomendasi Mobil Listrik Murah Terbaik 2023 Berbincang tentang rekomendasi mobil listrik 2023, ada cukup banyak produk yang tersedia di pasaran dan bisa dijadikan opsi yang tepat terutama karena harganya yang terjangkau. Beberapa produk mobil listrik yang masuk list rekomendasi diantaranya: 1. Wuling Air EV Rekomendasi mobil listrik murah pertama adalah Wuling Air EV. Bisa dikatakan jika Wuling menjadi salah satu produsen mobil listrik paling awal dan cenderung masif dalam melakukan promosi di Indonesia.  Produk ini cukup menarik dengan desain yang ramping dan juga simple. Dibekali dengan baterai Lithium Ferro-Phosphate 17,3 kWh/15V, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian. Selain itu, produk mobil ini cukup menarik dengan adanya fitur perintah berbahasa Indonesia dan juga adanya aplikasi kendali menggunakan smartphone. Dengan harga sekitar 238 jutaan, Wuling Air EV cukup worth it untuk dimiliki.  2. Toyota C+pod Jika Anda mencari mobil listrik murah untuk keperluan jarak dekat, Toyota C+pod adalah salah satu produk terbaik yang tersedia. Terlebih, mobil ini dibuat oleh Toyota yang menjadi brand populer dalam dunia otomotif. Apa yang menarik dari Toyota C+pod adalah body yang ramping dan desain yang elegan. Mobil ini mampu melakukan akselerasi yang nyaman di jalanan sempit dan memiliki kapasitas mesin hingga 12,3 HP dengan kecepatan maksimal 60 km/jam. Dilengkapi dengan baterai Lithium Ion 51Ah/177,6 Volt/9,06 kWh, mobil ini cukup hemat dalam pemakaian daya. Untuk harga, Toyota membanderol produk ini mulai harga 233 jutaan. 3. Minicab MiEV Minicab MiEV juga masuk dalam rekomendasi mobil listrik murah yang bisa dijadikan opsi. Mobil besutan Mitsubishi ini sempat dipamerkan dalam acara IIMS pada tahun 2022 silam. Seperti namanya, Minicab MiEV hadir dengan konsep kendaraan yang ringan dan ditunjang dengan tenaga listrik sepenuhnya. Tidak mengherankan jika secara fisik, mobil ini cukup mungil namun tetap elegan. Perlu diketahui, salah satu kelebihan mobil listrik ini adalah daya listrik yang besar. Ya, Minicab MiEV memiliki daya listrik 1500W DC yang bisa menyalurkan daya AC hingga 100V. Selain itu, mobil seharga 300 jutaan ini mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer setiap sekali pengisian. 4. K-Upgrade Mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian, K-Upgrade menjadi rekomendasi mobil listrik murah selanjutnya untuk dipertimbangkan. Dari jarak tempuh yang cukup jauh, bisa dikatakan bahwa mobil ini terbilang cocok untuk Anda yang memiliki mobilitas tinggi. Seperti menjadi mobil dinas maupun mobil wisata.  Tidak hanya itu, K-Upgrade juga menarik dari sisi performa. Mobil yang diimpor dari China ini memiliki tenaga motor listrik yang mampu menghasilkan power hingga 68 PS. Lantas, bagaimana untuk harga mobil ini? Cukup mencengangkan, K-Upgrade tersedia dengan harga hanya sekitar 75 jutaan saja. Sangat terjangkau, bukan? Beberapa produk di atas adalah rekomendasi mobil listrik murah yang bisa Anda jadikan pertimbangan awal. Tentu saja, selain keempat produk tersebut masih banyak produk mobil listrik terjangkau lainnya untuk tambahan referensi. Bengkel Mobil OJC, Mitra Mobil Sehat Anda Seperti disinggung sebelumnya, selain memilih produk mobil yang sesuai kebutuhan, ada baiknya jika Anda mengetahui cara perawatan mobil listrik. Hal ini cukup penting agar kenyamanan berkendara senantiasa terjaga dan Anda pun terhindar dari keharusan … Read more